JAKARTA, RadarBangsa.co.id – Persaingan ketat di panggung Band Academy Indosiar kembali memanas. Grup band Gloomers asal Tangerang Selatan sukses merebut posisi juara pada babak Final Group 1 dan memastikan tiket ke grand final setelah meraih dukungan publik tertinggi.
Kemenangan ini menjadi sorotan karena Gloomers tidak hanya mengalahkan pesaing kuat, Rahardja, tetapi juga menunjukkan dominasi suara penonton. Hasil voting virtual gift mencatat Gloomers meraih 1.825.350 poin, unggul jauh atas Rahardja yang memperoleh 1.164.150 poin.
Selisih suara tersebut memperlihatkan kuatnya basis dukungan publik terhadap penampilan Gloomers sepanjang kompetisi. Dalam ajang pencarian bakat, dukungan penonton menjadi indikator penting karena mencerminkan penerimaan pasar terhadap talenta yang tampil di industri hiburan.
Salah satu faktor utama kemenangan Gloomers dinilai berasal dari peran Valen, yang tampil menonjol sebagai motor penggerak band. Energi panggung, kemampuan musikal, serta chemistry yang dibangun bersama personel lain menjadi nilai lebih yang sulit disaingi.
“Valen benar-benar membawa warna berbeda di Gloomers. Dia bukan hanya tampil, tapi mampu menghidupkan suasana dan menyatukan seluruh elemen band,” ujar salah satu juri dalam tayangan tersebut.
Tak hanya soal performa individu, kekuatan utama Gloomers terletak pada kekompakan tim. Di tengah tekanan kompetisi, mereka mampu menjaga konsistensi aransemen, ritme permainan, dan interaksi panggung yang solid.
Salah satu personel Gloomers menyebut kemenangan itu sebagai hasil kerja keras seluruh anggota. Menurutnya, persaingan dengan Rahardja berlangsung ketat hingga akhir penampilan.
“Ini hasil kerja keras kami bersama. Kami tahu Rahardja tampil luar biasa, apalagi dengan kolaborasi bersama Tasya. Tapi kami berusaha memberikan yang terbaik dari sisi kekompakan dan energi,” ungkapnya.
Di sisi lain, Rahardja tetap menuai apresiasi tinggi. Kolaborasi spesial bersama Tasya dinilai menghadirkan warna baru dan memperlihatkan keberanian bereksperimen dalam konsep musik.
“Rahardja dan Tasya memberikan penampilan yang kuat secara vokal dan konsep. Namun malam ini, Gloomers lebih unggul dalam konsistensi dan chemistry,” kata juri lainnya.
Lolosnya Gloomers ke grand final membuka persaingan baru yang dipastikan lebih berat. Seluruh finalis merupakan peserta terbaik yang telah melewati seleksi ketat, sehingga setiap penampilan akan menjadi penentu gelar juara.
Valen menegaskan timnya tidak ingin cepat puas dengan hasil saat ini. Ia memastikan Gloomers akan menyiapkan kejutan baru di babak puncak.
“Kami tidak ingin cepat puas. Grand final adalah panggung pembuktian sebenarnya. Kami akan tampil lebih maksimal dan membawa sesuatu yang lebih besar lagi,” pungkasnya.
Penulis : Aini
Editor : Zainul Arifin


















Komentar