Gubernur Jawa Timur Khofifah Ajak Santri Warisi Kepemimpinan Rasulullah

Minggu, 21 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Syeikh Afeefuddin Al Jailani saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Nurul Qodim Paiton, Probolinggo, Sabtu (20/9/2025). (Foto Dok Adpim/Ho RadarBangsa.co.id)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Syeikh Afeefuddin Al Jailani saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Nurul Qodim Paiton, Probolinggo, Sabtu (20/9/2025). (Foto Dok Adpim/Ho RadarBangsa.co.id)

PROBOLINGGO, RadarBangsa.co.id – Ribuan santri Pondok Pesantren Nurul Qodim Paiton, Kabupaten Probolinggo, tumpah ruah menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada Sabtu (20/9). Acara tersebut semakin istimewa karena dihadiri langsung cicit Sulthanul Auliya’, Syeikh Abdul Qadir Al Jailani, yakni Syeikh Afeefuddin Al Jailani, serta Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Peringatan Maulid Nabi di pesantren yang dikenal sebagai salah satu pusat pendidikan Islam di Probolinggo itu berlangsung penuh khidmat. Syeikh Afeefuddin memimpin jalannya acara, sekaligus menyampaikan mauidhoh hasanah dan memberikan Ijazah Kubro Manaqib Syeikh Abdul Qadir Jaelani kepada para jamaah. Kehadirannya menjadi magnet bagi para santri yang antusias mengikuti setiap rangkaian.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Khofifah menyampaikan rasa bangga melihat semangat para santri yang hadir. Menurutnya, momentum peringatan Maulid Nabi tidak hanya sebagai ajang memperingati kelahiran Rasulullah, tetapi juga ruang pembelajaran untuk meneladani kepemimpinan beliau.

“Saya senang sekali melihat semangat santri menyambut kehadiran Syeikh Afeefuddin dan mendengarkan dengan serius pesan-pesan beliau. Ini penting untuk menjadi bekal ketika kelak mereka diberi amanah kepemimpinan,” ujar Khofifah.

Ia menegaskan, estafet kepemimpinan umat membutuhkan generasi muda yang berilmu, beriman, dan bertakwa. Khofifah bahkan mengutip QS Al-Mujadalah ayat 11 yang menyebut bahwa Allah akan mengangkat derajat orang-orang berilmu.

“Bertambahnya ilmu akan menambah ketaqwaan, dan dari sanalah lahir pemimpin yang baik. Saya percaya, para santri di sini adalah calon pewaris estafet kepemimpinan umat,” lanjutnya.

Pondok Pesantren Nurul Qodim Paiton sendiri dikenal sebagai salah satu pesantren besar di Jawa Timur dengan ribuan santri. Tradisi peringatan Maulid Nabi di pesantren ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum memperkuat ikatan keilmuan. Sejarah Islam mencatat, banyak ulama besar lahir dari majelis ilmu seperti ini.

Hal itu pula yang disampaikan Syeikh Afeefuddin. Ia mencontohkan tokoh-tokoh besar seperti Imam Junaid al-Baghdadi dan Syeikh Abdul Qadir Al-Jailani, yang tumbuh dari lingkungan majelis ilmu. Menurutnya, keikhlasan dan kesungguhan mereka menjadi kunci keberhasilan.

“Mereka besar dengan niat dan keikhlasan, sehingga derajatnya diangkat oleh Allah SWT. Allah bahagia dengan adanya santri, Rasulullah bahagia dengan santri, keluarga pun bahagia dengan santri,” tuturnya.

Selain menekankan pentingnya ilmu, Syeikh Afeefuddin juga memberi pesan motivasi agar santri memiliki keyakinan pada dirinya sendiri. Baginya, rasa percaya diri setelah bertawakal adalah modal utama untuk melangkah.

“Kami berharap para santri ini kelak bisa memimpin bangsa. Maka nasihat saya, percayalah pada diri kalian. Sebab, siapa yang tidak percaya diri, itu hanyalah godaan setan. Yakinlah, kalian akan menjadi orang yang berhasil,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Dari Kampus ke Kampus, Anggota DPD RI Asal Jawa Timur Lia Istifhama Ajak Mahasiswa Belajar Pengabdian
Biro Adpim Jatim Raih Penghargaan, Literasi Digital Santri Jadi Perhatian
Polres Lamongan Gelar Apel Satgas Polisi Jogo Sekolah
SMPN 1 Bangsalsari Jember Kembangkan Gulat, Siapkan Atlet Pelajar ke Popda Jatim
Festival Film Santriwati Warnai Penutupan HSN 2026 di Lamongan
Program SIKAP Jatim Raih Penghargaan Nasional, 1.548 Sekolah Jadi Penggerak Ketahanan Pangan
TKA SMKN 8 Malang Diikuti 391 Murid, Khofifah Turun Langsung
Kapolres Lamongan Ajak Pelajar SMPN 1 Jauhi Narkoba Lewat POLIDIK

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:41

Dari Kampus ke Kampus, Anggota DPD RI Asal Jawa Timur Lia Istifhama Ajak Mahasiswa Belajar Pengabdian

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:14

Biro Adpim Jatim Raih Penghargaan, Literasi Digital Santri Jadi Perhatian

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:08

Polres Lamongan Gelar Apel Satgas Polisi Jogo Sekolah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:22

SMPN 1 Bangsalsari Jember Kembangkan Gulat, Siapkan Atlet Pelajar ke Popda Jatim

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:54

Festival Film Santriwati Warnai Penutupan HSN 2026 di Lamongan

Berita Terbaru