Gubernur Khofifah Borong Penghargaan Adinata Syariah Jatim

Minggu, 1 Juni 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dok Foto Humas Permprov Jatim

Dok Foto Humas Permprov Jatim

SURABAYA,RadarBangsa.co.id – Pemerintah Provinsi Jawa Timur berhasil meraih sepuluh penghargaan dari dua belas kategori dalam Anugerah Adinata Syariah 2025 yang digelar Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) di Hotel Le Meridien, Jakarta, Senin (26/5/2025).

Jatim meraih juara 1 pada kategori Keuangan Mikro Syariah dan Pendidikan serta Pemberdayaan Ekonomi Pesantren. Selain itu, Jawa Timur memperoleh juara 2 untuk Inkubasi Usaha Syariah dan Zona KHAS (Zona Kuliner Halal, Aman, dan Sehat), serta juara 3 kategori Industri Halal.

Keberhasilan ini merupakan cerminan kinerja lembaga keuangan mikro syariah di Jawa Timur seperti BMT, KPPS, LKMS, dan BWM yang terus tumbuh pesat dengan pengelolaan aset triliunan rupiah. Penguatan ekosistem perbankan syariah juga berlangsung melalui 14 Unit Bank Umum Syariah, 16 Unit Usaha Syariah, dan 25 BPRS di wilayah ini.

Selain itu, Jawa Timur meraih juara 4 kategori Kelembagaan Pengembangan Ekonomi Syariah serta juara 5 untuk Inovasi Sektor Ekonomi Syariah, Literasi Ekonomi Syariah, Ekonomi Hijau dan Berkelanjutan, dan Keuangan Sosial Syariah.

Keberhasilan ini tak lepas dari peran strategis pondok pesantren (PONPES) yang tersebar luas di Jatim. Dari 7.334 PONPES berizin Kemenag, sebanyak 1.210 mengembangkan 1.743 unit usaha dan menjalankan program kewirausahaan. Selain itu, 74 PONPES telah mendapatkan sertifikat halal, 4.494 memiliki rekening syariah, 5.790 telah menerapkan digitalisasi, dan 291 menjadi agen laku pandai.

Jumlah santri yang bermukim di Jawa Timur mencapai lebih dari 923 ribu jiwa, didukung kemitraan strategis antara akademisi, pelaku bisnis, dan komunitas. Sinergi ini menciptakan ekosistem ekonomi syariah inklusif dan berdaya saing global, dengan fondasi kuat berupa infrastruktur keagamaan, lembaga pendidikan, dan komitmen kolaboratif.

Penghargaan diterima oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jatim, Iwan, yang mewakili Gubernur Khofifah Indar Parawansa. Gubernur Khofifah yang tengah menjalankan ibadah haji di Makkah menyampaikan rasa syukur dan motivasi agar penghargaan tersebut menjadi semangat untuk terus memperkuat pondasi ekonomi syariah di Jawa Timur.

“Alhamdulillah, Pemprov Jatim berhasil memborong 10 penghargaan dari 12 kategori. Penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus memperkuat pondasi ekonomi syariah di Jawa Timur,” ujarnya, Senin (1/6/2025).

Lebih lanjut, Khofifah menegaskan ekonomi syariah bukan hanya alternatif sistem keuangan, tetapi juga strategi pembangunan daerah yang inklusif, adil, dan berorientasi kesejahteraan masyarakat. Oleh sebab itu, ia mendorong semua pihak konsisten membangun ekosistem ekonomi syariah yang komprehensif.

“Komitmen dan konsistensi harus terus dijaga untuk pengembangan ekonomi syariah yang lebih luas dan berkelanjutan,” tambahnya.

Anugerah Adinata Syariah merupakan apresiasi nasional atas dedikasi dan kontribusi berbagai pihak dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia. Penilaian mencakup inovasi, dampak program, serta konsistensi penerapan prinsip syariah dalam aktivitas ekonomi dan keuangan oleh lembaga, pemerintah daerah, dan komunitas masyarakat.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi
RSUD H. Moh. Ruslan Mataram Siapkan One Stop Service Pemeriksaan Calon Jemaah Haji 2027
Bahas RUU Pertanahan, Lia Istifhama Cairkan Suasana Rapat Komite I DPD RI dengan Pantun
Senator Anggota DPD RI Lia Istifhama Dorong RUU Pertanahan Lindungi Masyarakat dari Sengketa dan Mafia Tanah
Bukan Sekadar Soal Panggilan, Kemnaker Tekankan Kepastian Hak Pekerja Rumah Tangga

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:38

Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Rabu, 16 September 2026 - 09:32

Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya

Rabu, 16 September 2026 - 09:03

Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi

Selasa, 15 September 2026 - 23:41

RSUD H. Moh. Ruslan Mataram Siapkan One Stop Service Pemeriksaan Calon Jemaah Haji 2027

Berita Terbaru