Gubernur Khofifah Hadiri Entry Meeting BPK RI di Jakarta, Targetkan WTP Jatim 2025 Tetap Terjaga di Tengah Tantangan Global

Kamis, 2 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, RadarBangsa.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri entry meeting pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2025 di Badan Pemeriksa Keuangan RI di Jakarta, Kamis (2/4). Agenda ini menjadi langkah awal pemeriksaan untuk memastikan kualitas tata kelola keuangan daerah tetap akuntabel.

Dalam forum tersebut, Khofifah menyatakan optimisme Jawa Timur mampu mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang telah diraih selama 10 tahun berturut-turut sejak 2015 hingga 2024.

Khofifah menegaskan, capaian WTP bukan sekadar prestasi administratif, melainkan hasil dari komitmen kolektif seluruh jajaran pemerintah daerah. Ia menilai, konsistensi dalam pengelolaan keuangan harus terus diperkuat, terutama melalui sinergi dengan pemerintah kabupaten/kota.

Upaya peningkatan kualitas pelaporan juga dilakukan melalui optimalisasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD). Sistem ini dinilai krusial dalam memastikan ketepatan pencatatan serta transparansi laporan keuangan daerah.

Selain fokus pada tata kelola, Khofifah turut memaparkan kinerja ekonomi Jawa Timur tahun 2025. Pertumbuhan ekonomi tercatat mencapai 5,33%, dengan kontribusi terhadap perekonomian nasional sebesar 14,40% dan terhadap Pulau Jawa mencapai 25,29%.

Di sisi fiskal, realisasi pendapatan daerah mencapai Rp29,88 triliun atau 104,65% dari target. Sementara itu, investasi menembus Rp147,7 triliun—tertinggi dalam enam tahun terakhir—dan ekspor tumbuh 16,61%.
“Capaian ini tentu kita syukuri bersama. Namun yang lebih penting adalah bagaimana kita terus menindaklanjuti seluruh rekomendasi yang diberikan agar kualitas tata kelola keuangan semakin baik,” ujar Khofifah.

Pimpinan Pemeriksaan Keuangan Negara V, Bobby Adhityo Rizaldi, juga menyoroti pentingnya ketepatan pencatatan aset dalam laporan keuangan. Ia mengingatkan bahwa kesalahan pencatatan dapat berdampak pada opini audit.

“Pencatatan aset yang tidak tepat bisa menjadi salah satu hal yang menghambat bahkan menurunkan opini. Karena itu kami minta agar dilakukan identifikasi dan mitigasi secara serius,” tegasnya.

Di tengah capaian positif tersebut, Khofifah mengingatkan adanya tantangan global seperti tekanan geopolitik serta fluktuasi harga pangan dan energi. Kondisi ini menuntut pemerintah daerah lebih cermat dalam mengelola anggaran.

Penguatan belanja produktif dan fokus pada sektor prioritas seperti ketahanan pangan, pengentasan kemiskinan ekstrem, serta perlindungan sosial menjadi strategi utama. Tingkat kemiskinan Jatim yang berada di kisaran 9,3% juga masih menjadi perhatian serius pemerintah.

Khofifah menegaskan bahwa ke depan, kualitas belanja daerah harus mengedepankan prinsip manfaat nyata bagi masyarakat. “Tantangan ke depan bukan hanya pada kemampuan membelanjakan anggaran, tetapi memastikan value for money,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru