Gubernur Khofifah Jalan Sehat 1 Muharram 1448 Hijriah Bersama Puluhan Ribu Warga di Masjid Al-Akbar Surabaya

Selasa, 16 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA,RadarBangsa.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama puluhan ribu masyarakat mengikuti Jalan Sehat 1 Muharram 1448 Hijriah di kawasan Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Selasa (16/6) pagi. Kegiatan tersebut berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan serta persaudaraan.

Kehadiran Gubernur Khofifah yang membaur di tengah peserta mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Ia menyapa warga, melayani permintaan foto bersama, hingga bersalaman dengan peserta yang hadir dari berbagai daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah mengajak masyarakat menjadikan Tahun Baru Islam sebagai momentum hijrah menuju kehidupan yang lebih damai, produktif, sehat, dan berkualitas.

“Tahun Baru Muharram menjadi ruang refleksi bagi setiap insan untuk melakukan muhasabah, mengevaluasi perjalanan hidup, sekaligus memperbarui tekad menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya.

Menurut Khofifah, hijrah yang dicontohkan Rasulullah SAW tidak sekadar bermakna perpindahan fisik, tetapi transformasi menuju kualitas kehidupan yang lebih mulia.

“Hijrah dari pesimisme menuju optimisme, dari sikap individualistis menuju kepedulian sosial, dari kemalasan menuju produktivitas, serta dari pola hidup yang kurang sehat menuju gaya hidup yang lebih berkualitas,” katanya.

Ia menilai semangat hijrah sangat relevan dengan pelaksanaan jalan sehat dalam peringatan 1 Muharram. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana olahraga, tetapi juga simbol perjalanan bersama menuju masyarakat yang lebih sehat, kuat, dan produktif.

“Setiap langkah yang kita ayunkan hari ini adalah bentuk syukur atas nikmat kesehatan yang Allah SWT anugerahkan kepada kita. Sebab kesehatan adalah modal utama dalam beribadah, berkarya, belajar, bekerja, serta membangun keluarga dan bangsa,” tuturnya.

Khofifah menegaskan, pembangunan Jawa Timur tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, pembangunan infrastruktur, maupun peningkatan investasi. Menurutnya, pembangunan yang sesungguhnya adalah pembangunan manusia.

“Pembangunan Jawa Timur tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, pembangunan infrastruktur maupun peningkatan investasi. Pembangunan yang sesungguhnya adalah pembangunan manusia,” tegasnya.

Ia menjelaskan, kualitas sumber daya manusia menjadi fondasi utama dalam mewujudkan Jawa Timur yang maju, berdaya saing, dan sejahtera. Masyarakat yang sehat dinilai lebih produktif, kreatif, adaptif, serta siap menghadapi berbagai tantangan zaman.

Karena itu, Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus memperkuat berbagai program pembangunan manusia, mulai dari peningkatan akses layanan kesehatan, penguatan upaya promotif dan preventif, percepatan penurunan stunting, peningkatan kualitas gizi masyarakat, hingga pembudayaan perilaku hidup bersih dan sehat.

Meski demikian, Khofifah mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan kesehatan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Dibutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat agar budaya hidup sehat benar-benar menjadi gerakan bersama.

“Keluarga harus menjadi garda terdepan dalam membangun budaya hidup sehat. Lingkungan harus menjadi ruang yang mendukung aktivitas fisik dan interaksi sosial yang positif. Dan masyarakat harus terus menjaga semangat gotong royong sebagai kekuatan utama bangsa Indonesia,” ujarnya.

Tingginya antusiasme masyarakat yang mengikuti jalan sehat, lanjut Khofifah, menunjukkan kuatnya modal sosial yang dimiliki Jawa Timur. Semangat kebersamaan yang tumbuh di tengah masyarakat menjadi energi penting dalam mendukung pembangunan daerah.

“Dari kegiatan sederhana seperti jalan sehat, kita belajar tentang kebersamaan, kedisiplinan, persaudaraan, dan pentingnya menjaga kesehatan secara berkelanjutan,” katanya.

Ia menambahkan, keterlibatan masyarakat dari berbagai latar belakang dalam kegiatan terbuka tersebut membuktikan bahwa semangat hijrah dapat diwujudkan sebagai gerakan kolektif menuju masyarakat yang sehat, produktif, rukun, dan berakhlakul karimah.

Pada momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah ini, Khofifah juga mengajak seluruh masyarakat memperkuat tekad menjadi pribadi yang lebih baik, keluarga yang lebih harmonis, masyarakat yang lebih peduli, serta bangsa yang semakin maju.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Timur berharap semangat Tahun Baru Islam tidak hanya diperingati secara seremonial, tetapi menjadi energi kolektif untuk membangun masyarakat yang sehat, religius, produktif, dan berdaya saing dalam mewujudkan Jawa Timur sebagai Gerbang Baru Nusantara.

“Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah Lebih Baik, Hidup Lebih Sehat, Umat Lebih Kuat, Jawa Timur Semakin Hebat,” pungkasnya.

Pada kesempatan itu juga diumumkan 10 peserta dengan kostum terbaik. Sebanyak enam peserta memperoleh hadiah televisi, sedangkan empat peserta lainnya menerima hadiah hiburan berupa telepon genggam.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi
RSUD H. Moh. Ruslan Mataram Siapkan One Stop Service Pemeriksaan Calon Jemaah Haji 2027

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Rabu, 16 September 2026 - 17:58

95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:38

Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Berita Terbaru