Guru Diminta Berinovasi, Bupati Bangkalan Tekankan Kualitas Belajar

Rabu, 12 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, meninjau salah satu stand showcase hasil karya guru peserta pelatihan pembelajaran mendalam di Pendopo Agung Bangkalan. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, meninjau salah satu stand showcase hasil karya guru peserta pelatihan pembelajaran mendalam di Pendopo Agung Bangkalan. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, membuka secara resmi kegiatan Talkshow dan Showcase Pelatihan Pembelajaran bagi Guru dan Kepala Sekolah se-Kabupaten Bangkalan di Pendopo Agung Bangkalan, Selasa (11/11/2025). Acara ini menjadi momentum penting dalam memperkuat penerapan konsep Deep Learning atau pembelajaran mendalam di lingkungan pendidikan daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Lukman menegaskan bahwa peningkatan mutu pendidikan tidak hanya ditentukan oleh fasilitas, tetapi juga oleh kemampuan guru menghadirkan proses belajar yang bermakna, menyenangkan, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Menurutnya, pembelajaran yang efektif bukan sekadar penyampaian materi, melainkan proses yang menumbuhkan rasa ingin tahu dan semangat belajar siswa.

Guru memiliki peran strategis dalam menciptakan suasana belajar yang menggembirakan dan inspiratif. Karena itu, kami berkomitmen terus mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Bangkalan, ujar Lukman Hakim.

Ia menambahkan, pemerintah daerah akan terus memberikan ruang bagi inovasi di sektor pendidikan, terutama dalam pengembangan kapasitas guru agar mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan generasi baru yang semakin akrab dengan teknologi digital.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK), Drs. Abu Khaer, M.Pd, yang turut hadir dalam acara tersebut, menekankan bahwa pembelajaran mendalam bukan sekadar metode, tetapi sebuah proses berkelanjutan yang memerlukan pendampingan serta kolaborasi lintas sektor.

Menurutnya, di tengah perkembangan teknologi yang pesat, dunia pendidikan dituntut untuk bertransformasi agar siswa mampu berpikir kritis, kreatif, dan adaptif terhadap perubahan. Pembelajaran mendalam harus dijalankan secara menyenangkan dan berkelanjutan. Anak-anak sekarang akan hidup berdampingan dengan kecerdasan buatan, maka dunia pendidikan harus mampu mengarahkan mereka untuk memanfaatkannya dengan bijak, tuturnya.

Kegiatan tersebut juga menampilkan delapan stand showcase hasil pelatihan, yang menampilkan inovasi bahan ajar dan proyek pembelajaran dari para guru peserta. Bupati Lukman berkesempatan meninjau satu per satu stand, berdialog dengan para guru, dan memberikan apresiasi atas semangat serta kreativitas yang ditunjukkan.

Ia menilai, karya-karya yang dipamerkan menjadi bukti bahwa tenaga pendidik di Bangkalan memiliki potensi besar untuk mengembangkan model pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan peserta didik masa kini.

Melalui pelaksanaan Talkshow dan Showcase ini, Pemerintah Kabupaten Bangkalan berharap agar semangat pembelajaran mendalam tidak hanya berhenti di ruang pelatihan, tetapi juga diterapkan secara nyata di sekolah-sekolah. Pendekatan ini diharapkan mampu membentuk karakter siswa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan kemampuan berpikir kritis.

Dengan dukungan berbagai pihak, konsep Deep Learning diyakini akan menjadi fondasi kuat bagi peningkatan mutu pendidikan di Bangkalan dan menjawab tantangan era digital yang terus berkembang, pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Dari Kampus ke Kampus, Anggota DPD RI Asal Jawa Timur Lia Istifhama Ajak Mahasiswa Belajar Pengabdian
Biro Adpim Jatim Raih Penghargaan, Literasi Digital Santri Jadi Perhatian
Polres Lamongan Gelar Apel Satgas Polisi Jogo Sekolah
SMPN 1 Bangsalsari Jember Kembangkan Gulat, Siapkan Atlet Pelajar ke Popda Jatim
Festival Film Santriwati Warnai Penutupan HSN 2026 di Lamongan
Program SIKAP Jatim Raih Penghargaan Nasional, 1.548 Sekolah Jadi Penggerak Ketahanan Pangan
TKA SMKN 8 Malang Diikuti 391 Murid, Khofifah Turun Langsung
Kapolres Lamongan Ajak Pelajar SMPN 1 Jauhi Narkoba Lewat POLIDIK

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:41

Dari Kampus ke Kampus, Anggota DPD RI Asal Jawa Timur Lia Istifhama Ajak Mahasiswa Belajar Pengabdian

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:14

Biro Adpim Jatim Raih Penghargaan, Literasi Digital Santri Jadi Perhatian

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:08

Polres Lamongan Gelar Apel Satgas Polisi Jogo Sekolah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:22

SMPN 1 Bangsalsari Jember Kembangkan Gulat, Siapkan Atlet Pelajar ke Popda Jatim

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:54

Festival Film Santriwati Warnai Penutupan HSN 2026 di Lamongan

Berita Terbaru