JEMBER, RadarBangsa.co.id – Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait menghadiri kegiatan Ngaji Bareng yang digelar Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) di Pendopo Wahyawibawagraha, Minggu malam (27/7/2026). Kegiatan keagamaan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi strategis antara pemerintah daerah dan komunitas pesantren di Kabupaten Jember.
Sejak awal acara, masyarakat, santri, dan jemaah telah memadati lokasi kegiatan. Suasana berlangsung khusyuk dengan rangkaian pengajian yang menghadirkan sejumlah ulama dan tokoh pesantren dari berbagai wilayah di Jawa Timur.
Ngaji Bareng FKPP semakin istimewa dengan hadirnya Gus Kautsar dari Ploso, Gus Ahmad Kafabihi dari Lirboyo, serta Gus Fahim. Kehadiran para ulama tersebut menyedot antusiasme ribuan santri dan alumni pondok pesantren yang memadati Aula Pendopo Wahyawibawagraha untuk menimba ilmu dan mempererat tali silaturahmi.
Dalam sambutannya, Gus Fawait menegaskan bahwa majelis ilmu memiliki peran penting dalam memperkuat harmoni sosial dan menjaga kondusivitas daerah. Menurutnya, tradisi ngaji yang hidup di tengah masyarakat menjadi modal sosial yang sangat berharga dalam membangun Kabupaten Jember yang religius dan berkemajuan.
“Majelis seperti ini bukan sekadar forum silaturahmi, tetapi juga ruang untuk memperkuat kebersamaan antara pemerintah daerah, para ulama, santri, dan masyarakat dalam menjaga Jember tetap kondusif dan harmonis,” ujarnya.
Ia menilai kolaborasi antara ulama dan umara perlu terus diperkuat melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Sinergi tersebut menjadi fondasi penting dalam menghadirkan pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada kemajuan daerah, tetapi juga penguatan nilai-nilai keagamaan dan sosial kemasyarakatan.
“Pesantren adalah salah satu pilar penting dalam membangun peradaban dan menjaga harmoni sosial di Kabupaten Jember. Sinergi antara ulama dan umara harus terus dirawat agar mampu menghadirkan keberkahan, memperkuat persatuan, serta melahirkan pembangunan yang membawa manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Gus Fawait juga berharap kegiatan keagamaan seperti Ngaji Bareng FKPP dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Semakin banyak ruang untuk menuntut ilmu dan mempererat silaturahmi, semakin besar pula peluang untuk menjaga kerukunan dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat.
“Melalui majelis ilmu seperti Ngaji Bareng FKPP ini, kami berharap semangat menuntut ilmu, menjaga kerukunan, dan menghidupkan nilai-nilai keagamaan semakin tumbuh di tengah masyarakat Jember. Semoga kebersamaan yang terbangun dalam majelis ini menjadi energi positif untuk terus menjaga persaudaraan, memperkuat nilai keagamaan, dan mewujudkan Jember yang religius serta berkemajuan,” pungkasnya.
Penulis : Herry
Editor : Zainul Arifin


















Komentar