Halal Bi Halal Bersama Muslimat NU Sulawesi Tenggara, Khofifah : Memperkuat Ikhtiar di Jalan NU

- Redaksi

Sabtu, 20 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KONAWE SULTRA, RadarBangsa.co.id – Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa menghadiri Halal Muslimat NU Se Sulawesi Tenggara di Ponpes Minhajut Thullab, Konawe Selatan, Sabtu (20/4/2024).

Acara ini cukup istimewa karena selain dihadiri ribuan jamaah Muslimat NU se Sulawesi Tenggara juga dihadiri oleh Bupati Konawe Selatan Surunuddin Dangga beserta Kapolres, Bupati Konawe Utara dan para Tokoh Masyarakat.

Dalam kesempatan ini, Khofifah mengajak seluruh jamaah Muslimat, Fatayat, Ansor dan juga Banser dan seluruh warga masyarakat NU untuk ikhlas berjuang di jalan NU. Ia mengajak mereka semua untuk ikhlas membangun peradaban dengan berlandaskan ahlussunnah wal jamaah.

“Dalam Quran Surat Az Zumar ayat 73 disebutkan ‘Dan orang-orang yang bertakwa kepada Tuhannya diantar ke dalam surga secara berombongan. Sehingga apabila mereka sampai kepadanya (surga) dan pintu-pintunya telah dibukakan, penjaga-penjaganya berkata kepada mereka, “Kesejahteraan (dilimpahkan) atasmu, berbahagialah kamu! Maka masuklah, kamu kekal di dalamnya,” kata Khofifah menukil ayat Alquran.

Baca Juga  Menuju Pelayanan Optimal, RSUD Grati Tambah Dua Dokter Spesialis

Dari ayat itu, Kiai Hasyim Asyari sebagai pendiri NU pernah mengatakan bahwa siapapun yang berjuang di jalan NU maka akan diakui sebagai santrinya dan keluarganya. Ditegaskan Khofifah, dari sanad keilmuannya, NU nyambung hingga Rasulullah, sehingga tidak ada yang perlu disanksikan lagi.

“Maka saya ajak yang Muslimat ikhlaskan berjuang, yang Fatayat ikhlaskan berjuang. Begitu juga yang IPPNU yang Banser juga yang Ansor, ikhlaskan berjuang di jalan NU untuk li i’lai kalimatillah,” tegas Khofifah.

Jika keikhlasan itu terbangun, maka Khofifah menegaskan bahwa Allah yang memiliki pasukan di langit dan di di bumi akan memberikan penguatan pada kehidupan seluruh jamaah yang berjuang di jalan NU.

“Barokah rizkinya, umurnya, keluarganya dan bismillah insya Allah membuka pintu surganya untuk kita semua. Amin ya Robbal Alamin,” tegasnya.

Sebelumnya, Khofifah menjelaskan bahwa halal bi halal menjadi momentum penting untuk menyatukan pemikiran, saling bermaaf maafan dan menpererat ukhuwah.

Baca Juga  Jawa Timur Optimis Capai Produksi Beras 12,7 Juta Ton, Gubernur Khofifah Pimpin Rakor Ketahanan Pangan

“Halal bi halal sudah menjadi tradisi dan budaya warga Indonesia yang dilakukan setiap hari raya Idul Fitri. Tradisi ini, awal mulanya, dikatakan Khofifah, diperkenalkan oleh ulama pendiri Nahdatul Ulama, K.H. Abdul Wahab Hasbullah,” tutur Khofifah.

Saat itu Presiden Soekarno silaturrahim pada Kiai Wahab Hasbullah dan menyampaikan tentang kondisi bangsa yang menurutnya membutuhkan forum untuk bisa saling bersapa yang meneduhkan antarpemimpin politik pada masa itu.

“Atas saran K.H. Abdul Wahab Hasbullah, kemudian di Hari Raya Idul Fitri 1948 H, Bung Karno mengundang seluruh tokoh politik untuk bersilahturahmi di Istana Negara dengan judul ‘Halalbihalal’,” kata Khofifah.

Semenjak saat itu, berbagai instansi pemerintahan di era Soekarno menggelar halalbihalal dan berkembang luas di masyarakat hingga menjadi suatu tradisi di masyarakat Indonesia.

Berita Terkait

IWO Pamekasan Hadiri HUT ke-3 Klik Madura, Tegaskan Sinergi Media dan Profesionalisme Pers
Khofifah Indar Parawansa Ajak Perkuat Toleransi di Momen Imlek Jelang Ramadhan
Khofifah Kukuhkan 413 Paralegal Muslimat NU Jatim, Perkuat Akses Keadilan dan Perlindungan Perempuan-Anak
Rakernas Pergunu–JKSN di Surabaya, Khofifah dan Menko Polkam Tegaskan Loyalitas Pesantren untuk NKRI
Groundbreaking Museum Media Siber Indonesia Dilakukan SMSI dan Dewan Pers saat HPN 2026
Menaker Yassierli Minta Anggota Serikat Pekerja Wajib Punya 1 Sertifikat, Ini Dampaknya bagi Produktivitas Nasional
Jawa Timur Perkuat Gerakan Antinarkoba Hingga Pelosok Desa, Komitmen Gubernur Khofifah Diapresiasi Pusat
PRIA 2026 di Yogyakarta: Biro Adpim Jatim Raih 4 Penghargaan Nasional, Pulung Chausar Jadi Pemimpin Kehumasan Inspiratif

Berita Terkait

Selasa, 17 Februari 2026 - 19:00 WIB

IWO Pamekasan Hadiri HUT ke-3 Klik Madura, Tegaskan Sinergi Media dan Profesionalisme Pers

Selasa, 17 Februari 2026 - 17:59 WIB

Khofifah Indar Parawansa Ajak Perkuat Toleransi di Momen Imlek Jelang Ramadhan

Senin, 16 Februari 2026 - 22:25 WIB

Khofifah Kukuhkan 413 Paralegal Muslimat NU Jatim, Perkuat Akses Keadilan dan Perlindungan Perempuan-Anak

Minggu, 15 Februari 2026 - 08:56 WIB

Rakernas Pergunu–JKSN di Surabaya, Khofifah dan Menko Polkam Tegaskan Loyalitas Pesantren untuk NKRI

Minggu, 15 Februari 2026 - 08:46 WIB

Groundbreaking Museum Media Siber Indonesia Dilakukan SMSI dan Dewan Pers saat HPN 2026

Berita Terbaru

Rekaman CCTV pelaku curanmor di Bangkalan, Selasa (17/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Hukum - Kriminal

Wartawan Korban Curanmor di Bangkalan Kecewa, SP2HP Terhenti Sejak Desember

Selasa, 17 Feb 2026 - 20:12 WIB