Hampir 2.000 Sekolah Jatim Ajukan Revitalisasi, DPD RI Lia Istifhama Nilai Percepat Pemerataan

- Redaksi

Kamis, 29 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI Lia Istifhama, Selasa (27/1/2026). (Foto Dok Ho/Nul- RadarBangsa.co.id)

Anggota DPD RI Lia Istifhama, Selasa (27/1/2026). (Foto Dok Ho/Nul- RadarBangsa.co.id)

JAKARTA, RadarBangsa.co.id – Jawa Timur menjadi provinsi dengan jumlah pengusul terbanyak dalam Program Revitalisasi Satuan Pendidikan melalui jalur Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI. Hingga akhir Januari 2026, tercatat 1.981 sekolah dari berbagai jenjang pendidikan di Jawa Timur mengajukan usulan revitalisasi, menjadikannya kontributor terbesar secara nasional.

Capaian tersebut disampaikan Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, usai mengikuti rapat kerja Komite III DPD RI bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) di Jakarta, Selasa (27/1/2026). Rapat dihadiri Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, Ketua Komite III DPD RI Filep Wamafma, serta para senator dari berbagai daerah.

“Jawa Timur tercatat sebagai provinsi dengan jumlah pengusulan revitalisasi satuan pendidikan tertinggi melalui DPD RI, yakni 1.981 lembaga pendidikan. Ini menunjukkan kesadaran dan partisipasi sekolah serta pemerintah daerah yang sangat tinggi,” ujar Lia Istifhama, yang akrab disapa Ning Lia.

Menurut Ning Lia, Program Revitalisasi Satuan Pendidikan tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas sarana dan prasarana belajar, tetapi juga memberikan dampak ekonomi langsung bagi daerah. Aliran anggaran pembangunan sekolah, terutama melalui sektor konstruksi, dinilai mampu menggerakkan ekonomi lokal.

“Dalam sektor infrastruktur, efek pengganda ekonomi di Indonesia diperkirakan berada pada kisaran 1,5 hingga 2,0. Karena proyek revitalisasi tersebar di berbagai wilayah, program ini berpotensi mendorong pemerataan pertumbuhan ekonomi antarwilayah,” jelasnya.

Secara nasional, Kemendikdasmen mencatat hingga saat ini terdapat 62.629 usulan revitalisasi sekolah yang masuk ke dalam sistem. Dari jumlah tersebut, 12.326 satuan pendidikan telah mengunggah dokumen persyaratan secara lengkap, dengan mayoritas berasal dari jenjang Sekolah Dasar (SD) yang selama ini menjadi tulang punggung layanan pendidikan dasar.

Melalui mekanisme swakelola, jumlah sekolah yang berhasil direvitalisasi juga mengalami peningkatan signifikan. Tercatat terjadi kenaikan sebesar 54,9 persen, dari semula 10.440 sekolah menjadi 16.167 sekolah yang tersebar di 38 provinsi, 514 kabupaten/kota, dan 5.273 kecamatan, atau mencakup sekitar 73 persen kecamatan di Indonesia.

Ning Lia mengapresiasi sistem pengusulan revitalisasi satuan pendidikan yang kini dilakukan secara digital dan terintegrasi. Menurutnya, digitalisasi tersebut meningkatkan transparansi, mempercepat proses seleksi, serta meminimalkan kesalahan administratif yang selama ini kerap menjadi kendala.

“Program ini diusulkan oleh pemerintah daerah, sementara pemerintah pusat memberikan kepercayaan dan dukungan penuh. Ini menunjukkan kolaborasi yang sehat antara pusat dan daerah,” kata Putri KH Maskur Hasyim tersebut.

Ia menekankan, peran pemerintah daerah sangat krusial untuk memastikan program berjalan tepat sasaran. Mulai dari penyusunan skala prioritas berdasarkan tingkat kerusakan sekolah, pelaksanaan asesmen dan verifikasi lapangan, hingga pendampingan satuan pendidikan dalam melengkapi dokumen administrasi.

Program revitalisasi, lanjut Ning Lia, kini semakin responsif terhadap kebutuhan riil sekolah. Cakupannya meliputi pembangunan ruang kelas baru, rehabilitasi ruang rusak sedang dan berat, penataan lingkungan sekolah seperti pagar dan akses masuk, peningkatan estetika sekolah, hingga penyediaan air bersih dan sanitasi layak untuk mendukung kesehatan peserta didik.

Program ini menyasar sekolah negeri dan swasta dengan prinsip pemerataan, keberpihakan pada wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta prioritas bagi satuan pendidikan dengan tingkat kerusakan paling parah.

Sementara itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti mengakui bahwa Jawa Timur menjadi provinsi paling aktif dalam mengajukan usulan revitalisasi sekolah. Bahkan, sebagian besar pengajuan tersebut dikawal langsung oleh bupati dan wali kota sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah.

“Jawa Timur paling banyak mengajukan usulan revitalisasi sekolah. Banyak yang dikawal langsung oleh kepala daerah agar sekolah-sekolah di wilayahnya bisa segera dibantu,” ujar Abdul Mu’ti.

Ia juga mengungkapkan tantangan besar yang masih dihadapi Indonesia dalam pemerataan akses pendidikan. Saat ini, terdapat sekitar 1,2 juta ruang kelas dalam kondisi rusak sedang hingga berat yang tersebar di sekitar 195 ribu sekolah di seluruh Indonesia.

“Jumlah itu tidak mungkin diselesaikan dalam satu atau dua tahun. Namun, melalui program ini, kita bisa menuntaskan sekolah-sekolah prioritas agar anak-anak belajar dengan aman, nyaman, dan gembira,” katanya.

Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 diperkuat melalui Instruksi Presiden (Inpres) serta komitmen bersama antara pemerintah daerah, Kemendikdasmen, Kantor Staf Presiden, DPR RI, dan Kementerian Dalam Negeri.

“Landasan hukumnya sangat kuat. Ini menjadi bukti keseriusan negara dalam memperbaiki kualitas pendidikan nasional secara bertahap dan berkelanjutan,” tutup Abdul Mu’ti.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Peran Polisi di Lamongan Saat Banjir, Antar Pelajar di Kalitengah
Lia Istifhama Hadiri Raker DPD RI dan Kemendikdasmen Bahas Sarana Pendidikan
Kodim 0801 Pacitan Latih Disiplin dan Wawasan Kebangsaan Pelajar SMPN 5
Gubernur Khofifah Resmikan SMAN 2 Taruna Pamong Praja dan Revitalisasi 52 Sekolah di Bojonegoro–Tuban
DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama Tegaskan Polri Harus Tetap di Bawah Presiden Sesuai Konstitusi
Kapolda Kalbar Hadiri Upacara HUT ke-69 Pemprov Kalbar, Tegaskan Sinergi Jaga Stabilitas
Anak Nelayan Bangkalan Berpeluang Dapat Beasiswa Penuh di PKP
Pemkab Bangkalan Raih Penghargaan UHC Pratama, Perkuat Akses Layanan Kesehatan Warga

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 10:26 WIB

Peran Polisi di Lamongan Saat Banjir, Antar Pelajar di Kalitengah

Kamis, 29 Januari 2026 - 10:40 WIB

Lia Istifhama Hadiri Raker DPD RI dan Kemendikdasmen Bahas Sarana Pendidikan

Kamis, 29 Januari 2026 - 10:28 WIB

Hampir 2.000 Sekolah Jatim Ajukan Revitalisasi, DPD RI Lia Istifhama Nilai Percepat Pemerataan

Kamis, 29 Januari 2026 - 09:40 WIB

Kodim 0801 Pacitan Latih Disiplin dan Wawasan Kebangsaan Pelajar SMPN 5

Kamis, 29 Januari 2026 - 09:33 WIB

Gubernur Khofifah Resmikan SMAN 2 Taruna Pamong Praja dan Revitalisasi 52 Sekolah di Bojonegoro–Tuban

Berita Terbaru

Kapolsek Tikung AKP Anang Purwo Widodo memimpin olahraga bersama anggota di halaman Mapolsek Tikung, Jumat (29/1/2026). (Foto Dok Ho/Nul-RadarBangsa.co.id)

Polri

Kapolsek Tikung Tekankan Disiplin Lewat Kegiatan Olahraga

Jumat, 30 Jan 2026 - 10:48 WIB

Audiensi Pemkab Lumajang bersama Yayasan Megamind Project dan Yayasan IIF terkait program mitigasi bencana di Kantor Bappeda Lumajang, Kamis (29/1/2026). (Foto Dok Ho/Nul-RadarBangsa.co.id)

Fokus

Program Benteng Mitigasi Bencana Dijalankan di Lumajang

Jumat, 30 Jan 2026 - 08:57 WIB

Tim Kecamatan Kedungjajang saat melaksanakan Monitoring dan Evaluasi penyelenggaraan pemerintahan Desa Wonorejo, Rabu (28/1/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Politik - Pemerintahan

Monev Desa di Lumajang Fokus Transparansi dan Akuntabilitas Anggaran

Jumat, 30 Jan 2026 - 08:50 WIB