Hari Pers Nasional 2026, Senator Cantik Lia Istifhama Soroti Peran Pers di Era Informasi Cepat

- Redaksi

Jumat, 17 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama saat menerima penghargaan dalam rangka Hari Pers Nasional, Kamis (16/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Anggota DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama saat menerima penghargaan dalam rangka Hari Pers Nasional, Kamis (16/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Di tengah banjir informasi digital yang makin sulit disaring, peran pers profesional kembali jadi sorotan. Momentum Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dan HUT ke-80 PWI Jawa Timur dimanfaatkan untuk mengingatkan pentingnya media yang akurat dan bisa dipercaya publik.

Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, menilai pers punya posisi strategis sebagai penghubung antara masyarakat dan pemerintah. Terutama dalam memastikan informasi yang beredar tidak menyesatkan.

“Pers itu pilar demokrasi. Tugasnya bukan hanya menyampaikan informasi, tapi juga menjaga akurasi dan menjadi jembatan komunikasi publik,” ujar Lia, Kamis (16/4/2026).

Menurutnya, derasnya arus informasi di era digital membuat masyarakat rentan terpapar hoaks. Di sinilah peran media profesional menjadi sangat penting untuk menjaga kualitas informasi yang beredar.

Dampaknya tidak kecil. Informasi yang tidak akurat bisa memicu keresahan, memengaruhi kebijakan publik, hingga merugikan masyarakat luas.

Karena itu, Lia mendorong insan pers tetap menjaga profesionalisme dan independensi. Ia menekankan pentingnya keberpihakan pada fakta, bukan kepentingan tertentu.

“Semoga insan pers terus konsisten menjaga integritas dan keberpihakan pada kebenaran demi kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada PWI Jawa Timur yang telah memasuki usia 80 tahun. Menurutnya, organisasi ini punya peran besar dalam menjaga standar jurnalistik di daerah.

Selama ini, PWI dinilai aktif meningkatkan kompetensi wartawan sekaligus memperkuat etika profesi di tengah perubahan industri media.

Momentum HPN dan HUT PWI ini diharapkan tidak sekadar seremoni. Lebih dari itu, menjadi pengingat bahwa pers memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga ruang informasi publik tetap sehat.

“Pers harus tetap hadir memberi edukasi, kontrol sosial, dan pencerahan. Itu yang paling dibutuhkan masyarakat hari ini,” pungkas Lia.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Tak Ada Demo Ricuh, May Day Jember 2026 Berubah Jadi Panggung Harmoni Buruh dan Pengusaha
Negara Turun ke Laut, Ratifikasi ILO 188 Jadi Tameng Baru Buruh Perikanan dari Eksploitasi
Hari Kebebasan Pers Sedunia, SMSI Tegaskan Hak Dirikan Media Dijamin Konstitusi
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
May Day Asahan Memanas, Bupati Tegaskan Buruh Penopang Utama Ekonomi Daerah
NTB Resmikan Pusat Informasi Rinjani, Perkuat Status UNESCO Global Geopark

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 23:13 WIB

Tak Ada Demo Ricuh, May Day Jember 2026 Berubah Jadi Panggung Harmoni Buruh dan Pengusaha

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:50 WIB

Negara Turun ke Laut, Ratifikasi ILO 188 Jadi Tameng Baru Buruh Perikanan dari Eksploitasi

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:51 WIB

Hari Kebebasan Pers Sedunia, SMSI Tegaskan Hak Dirikan Media Dijamin Konstitusi

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Berita Terbaru