Harlah ke-80 Muslimat NU di Surabaya, Anggota DPD RI Lia Istifhama : Pentingnya Peran Strategis Perempuan

Senin, 30 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Senator Lia Istifhama saat Harlah ke-80 Muslimat NU di Surabaya, Senin (30/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Senator Lia Istifhama saat Harlah ke-80 Muslimat NU di Surabaya, Senin (30/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Anggota DPD RI, Lia Istifhama, menegaskan pentingnya peran perempuan dalam pembangunan nasional pada momentum Hari Lahir (Harlah) ke-80 Muslimat NU.

Pernyataan itu disampaikan sebagai refleksi atas kontribusi organisasi perempuan di bawah naungan Nahdlatul Ulama yang dinilai konsisten memperkuat peran sosial dan keagamaan perempuan di Indonesia.

Dalam keterangannya, Lia menyebut Muslimat NU telah menjadi pilar penting dalam membangun perempuan Indonesia yang tidak hanya berdaya, tetapi juga berakhlak mulia. Organisasi ini dinilai aktif berkontribusi melalui berbagai program sosial, pendidikan, dan keagamaan.

Ia menilai, kiprah Muslimat NU selama delapan dekade menunjukkan konsistensi dalam memperjuangkan pemberdayaan perempuan. Hal itu terlihat dari berbagai gerakan yang menyasar peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya perempuan dan keluarga.

Momentum Harlah ke-80 ini, lanjutnya, menjadi titik penting untuk memperkuat peran perempuan sebagai agen perubahan di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.

“Selamat Harlah ke-80 Muslimat NU. Semoga terus melangkah menjadi kekuatan perempuan yang berdaya, berakhlak mulia, dan memberi kontribusi nyata,” ujar Lia.

Ia menambahkan, nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah yang dipegang teguh menjadi fondasi penting dalam menjaga moderasi dan harmoni sosial di Indonesia.

Peran organisasi perempuan seperti Muslimat NU dinilai strategis dalam menjaga keseimbangan sosial di tengah keberagaman. Selain itu, kontribusinya dalam bidang pendidikan dan sosial turut mendukung program pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Penguatan peran perempuan juga dinilai menjadi faktor penting dalam mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Lia berharap, di usia ke-80 ini, Muslimat NU semakin solid dalam memperkuat kontribusi perempuan di berbagai sektor kehidupan.

“Bersama Muslimat NU, kita wujudkan Indonesia yang adil, sejahtera, dan bermartabat,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi
RSUD H. Moh. Ruslan Mataram Siapkan One Stop Service Pemeriksaan Calon Jemaah Haji 2027
Bahas RUU Pertanahan, Lia Istifhama Cairkan Suasana Rapat Komite I DPD RI dengan Pantun
Senator Anggota DPD RI Lia Istifhama Dorong RUU Pertanahan Lindungi Masyarakat dari Sengketa dan Mafia Tanah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:38

Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Rabu, 16 September 2026 - 09:32

Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya

Rabu, 16 September 2026 - 09:03

Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi

Berita Terbaru