Ibu Kunci Masa Depan Bangsa, DPD RI Lia Istifhama : Literasi Anak Harus Dimulai dari Rumah

Kamis, 30 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lia Istifhama saat podcast Hari Kartini di Surabaya, Rabu (29/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Lia Istifhama saat podcast Hari Kartini di Surabaya, Rabu (29/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Pembangunan kualitas generasi Indonesia dinilai tidak bisa hanya bergantung pada sekolah formal. Peran keluarga, terutama ibu, menjadi faktor penentu dalam membangun budaya literasi sejak dini.

Hal itu disampaikan anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, dalam podcast peringatan Hari Kartini di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jawa Timur, Rabu (29/4). Ia menegaskan, rumah adalah sekolah pertama dan ibu merupakan guru utama bagi anak.

“Ibu adalah pintu pertama pendidikan. Dari rumah, anak belajar berpikir, membaca, dan memahami dunia,” ujarnya.

Menurut Lia, literasi bukan sekadar kemampuan membaca, tetapi proses membangun cara berpikir kritis dan karakter. Kedekatan emosional antara ibu dan anak menjadi fondasi penting agar proses belajar berjalan efektif.

“Ketika anak merasa nyaman, muncul kepercayaan. Dari situ tumbuh semangat belajar dan kebiasaan membaca,” katanya.

Ia menilai, tantangan terbesar saat ini adalah rendahnya minat baca di tengah gempuran konten digital. Tanpa pendampingan keluarga, anak berisiko lebih banyak menjadi konsumen informasi pasif dibanding pembelajar aktif.

Karena itu, Lia mendorong langkah sederhana namun konsisten di rumah, seperti membiasakan membaca bersama, membacakan cerita, hingga membuka ruang diskusi keluarga.

“Budaya literasi tidak lahir instan. Harus dibangun dari kebiasaan kecil yang dilakukan terus-menerus,” tegasnya.

Dari sisi dampak, penguatan literasi keluarga dinilai berpengaruh langsung terhadap kualitas pendidikan, daya saing generasi muda, hingga ketahanan sosial masyarakat. Ini menjadi fondasi penting menuju target Indonesia Emas 2045.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jawa Timur, Tiat S. Suwardi, menegaskan bahwa keluarga adalah basis utama pembentukan budaya membaca.

“Ibu memiliki posisi sentral. Bahkan literasi bisa dikenalkan sejak anak dalam kandungan melalui stimulasi bahasa dan kebiasaan orang tua,” ujarnya.

Ia menambahkan, tingginya partisipasi perempuan di ruang literasi menjadi modal penting bagi pembangunan manusia. Pemerintah pun terus mendorong penyediaan ruang baca ramah keluarga.

Dengan penguatan literasi berbasis keluarga, diharapkan lahir generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter dan siap menghadapi tantangan global.

“Ibu adalah kunci. Dari rumah, masa depan bangsa ditentukan,” pungkas Lia.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi
RSUD H. Moh. Ruslan Mataram Siapkan One Stop Service Pemeriksaan Calon Jemaah Haji 2027
Bahas RUU Pertanahan, Lia Istifhama Cairkan Suasana Rapat Komite I DPD RI dengan Pantun
Senator Anggota DPD RI Lia Istifhama Dorong RUU Pertanahan Lindungi Masyarakat dari Sengketa dan Mafia Tanah
Bukan Sekadar Soal Panggilan, Kemnaker Tekankan Kepastian Hak Pekerja Rumah Tangga

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:38

Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Rabu, 16 September 2026 - 09:32

Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya

Rabu, 16 September 2026 - 09:03

Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi

Selasa, 15 September 2026 - 23:41

RSUD H. Moh. Ruslan Mataram Siapkan One Stop Service Pemeriksaan Calon Jemaah Haji 2027

Berita Terbaru