Indonesia Emas 2045 Terancam, Dpd RI Lia Istifhama Dorong Literasi Jadi Panglima

Jumat, 1 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lia Istifhama saat podcast Hari Kartini di Surabaya membahas penguatan literasi. Rabu, 29 April 2026.  (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Lia Istifhama saat podcast Hari Kartini di Surabaya membahas penguatan literasi. Rabu, 29 April 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id — Ambisi besar menuju Indonesia Emas 2045 dinilai berisiko meleset jika fondasi literasi tidak segera diperkuat. Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, menegaskan budaya baca harus menjadi prioritas utama di tengah derasnya arus digitalisasi.

Pernyataan itu disampaikan saat podcast Hari Kartini di Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur, Surabaya, Rabu (29/4). Forum ini menyoroti peran perempuan sebagai motor penggerak literasi keluarga—isu yang dinilai krusial bagi kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Lia menilai, pembangunan tidak cukup bertumpu pada pertumbuhan ekonomi atau bonus demografi. Tanpa kemampuan mengelola pengetahuan, kemajuan teknologi justru berpotensi melahirkan generasi yang cepat mengakses informasi, namun lemah dalam menyaring dan memanfaatkannya.

“Indonesia Emas 2045 harus dibangun dari kecerdasan kolektif. Dan itu lahir dari budaya membaca, berpikir, serta belajar yang hidup di masyarakat. Karena itu, literasi harus menjadi panglima,” tegasnya.

Ia mengingatkan, rendahnya minat baca berdampak langsung pada kualitas keputusan publik, daya saing tenaga kerja, hingga ketahanan sosial di era banjir informasi. Tanpa literasi kuat, masyarakat rentan terjebak hoaks, konsumtif terhadap konten, dan minim inovasi.

Dalam konteks layanan publik, kondisi ini juga berpengaruh pada efektivitas program pemerintah. Kebijakan yang baik bisa tidak optimal jika masyarakat tidak memiliki pemahaman yang cukup untuk mengakses dan memanfaatkannya.

Lia menekankan, peran keluarga terutama ibu menjadi pintu pertama dalam membangun ekosistem literasi. Rumah harus kembali menjadi ruang belajar, diskusi, dan pembentukan karakter sejak usia dini.

“Buku bukan sekadar bacaan. Buku adalah jendela dunia dan alat membentuk karakter. Dari sana lahir gagasan besar yang bisa mengubah peradaban,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur, Tiat S. Suwardi, menilai transformasi digital justru membuka peluang memperluas akses literasi. Layanan perpustakaan kini menjangkau masyarakat lebih luas melalui platform digital.

“Perpustakaan harus menjadi pusat kreativitas dan inovasi. Teknologi adalah jembatan, tetapi budaya membaca tetap pondasi utama,” katanya.

Ia menegaskan, penguatan literasi perlu menjadi gerakan bersama lintas sector keluarga, sekolah, komunitas, dan pemerintah. Tanpa itu, visi Indonesia Emas 2045 berisiko hanya menjadi slogan tanpa dampak nyata bagi masyarakat.

“Kalau literasi kuat, masyarakat tidak hanya jadi konsumen informasi, tapi juga pencipta solusi,” pungkas Lia.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Menaker Yassierli: Indonesia Siap Jadi Mitra Dialog Pekerja ASEAN di Tengah Gejolak Global
Kapolri Tekankan Integritas Personel serta Pelayanan Humanis untuk Perkuat Kepercayaan Publik
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub hingga 30 Oktober, Ini Jadwal Seleksi Peserta
Kemnaker Buka InaSkills 2026, Bidik Talenta untuk Kompetisi Dunia
Kemnaker Umumkan Pemenang Anugerah Informasi Publik 2026
Kemnaker Perpanjang Pendaftaran Mitra MagangHub hingga 29 Oktober
Menaker Paparkan Regulasi Baru untuk Perkuat Pelindungan Pekerja
Senator Cantik Anggota DPD RI Lia Istifhama Ajak Ibu LDII Lindungi Anak di Ruang Digital

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:18

Menaker Yassierli: Indonesia Siap Jadi Mitra Dialog Pekerja ASEAN di Tengah Gejolak Global

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:02

Kapolri Tekankan Integritas Personel serta Pelayanan Humanis untuk Perkuat Kepercayaan Publik

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:39

Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub hingga 30 Oktober, Ini Jadwal Seleksi Peserta

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:23

Kemnaker Buka InaSkills 2026, Bidik Talenta untuk Kompetisi Dunia

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:08

Kemnaker Umumkan Pemenang Anugerah Informasi Publik 2026

Berita Terbaru