Industri Kendal Makin Bergeliat, Sulistyo Dorong Penataan Tempat Hiburan Antisipasi Lonjakan Mobilitas

Selasa, 18 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KENDAL,RadarBangsa.co.id – Wakil Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Kendal, Sulistyo Ari Bowo, memberikan pandangannya terkait pesatnya perkembangan investasi industri yang dinilai akan membawa perubahan terhadap dinamika sosial masyarakat.

Menurut Sulistyo, meningkatnya investasi di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, akan mendorong bertambahnya mobilitas masyarakat, termasuk masuknya pekerja dari luar daerah hingga pekerja asing.

Pandangan tersebut disampaikan Sulistyo saat pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penataan dan Pengendalian Tempat Hiburan dan Rekreasi melalui public hearing atau konsultasi publik di Ruang Paripurna DPRD Kabupaten Kendal, Selasa (18/8/2026).

“Dengan meningkatnya investasi, tentu akan membuka kran datangnya pekerja dari luar daerah bahkan pekerja asing,” ujar Sulistyo.

Ia mengatakan, masuknya pekerja dari berbagai daerah dan negara ke Kendal tidak hanya berdampak pada kebutuhan tenaga kerja, tetapi juga membawa beragam latar belakang sosial, budaya, adat, dan kebiasaan.

Menurutnya, perubahan tersebut perlu diantisipasi melalui regulasi yang mampu mengikuti perkembangan Kabupaten Kendal sebagai salah satu daerah tujuan investasi industri di Jawa Tengah.

Tempat Hiburan Jadi Kebutuhan

Sulistyo menilai, salah satu kebutuhan yang perlu diperhatikan seiring bertambahnya mobilitas masyarakat adalah keberadaan tempat hiburan dan rekreasi.

“Hadirnya mereka di Kabupaten Kendal, salah satu kebutuhan yang harus dipenuhi yaitu penyediaan tempat rekreasi dan hiburan,” katanya.

Ia menyebut keberadaan tempat hiburan dan rekreasi menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perkembangan kawasan industri.

Namun, penyediaannya menurut dia tetap harus diikuti dengan aturan yang jelas. Penataan dan pengendalian diperlukan agar kebutuhan masyarakat dapat dipenuhi tanpa mengesampingkan karakter sosial budaya serta kearifan lokal masyarakat Kendal.

Investasi Kendal Terus Berkembang

Sulistyo mencontohkan perkembangan investasi di Kendal yang ditandai dengan keberadaan Kawasan Industri Kendal (KIK) di Kecamatan Kaliwungu.

Kawasan industri tersebut ke depan juga direncanakan melebar hingga Kecamatan Brangsong.

Selain KIK, perkembangan investasi juga ditandai dengan rencana pembangunan terminal peti kemas di Kecamatan Weleri serta kawasan industri eks Seafer di Kecamatan Patebon.

“Raperda ini lahir salah satunya karena menjawab tantangan perkembangan industri di Kabupaten Kendal,” kata Sulistyo.

Ia berharap regulasi mengenai penataan dan pengendalian tempat hiburan dan rekreasi nantinya mampu menjadi jembatan antara kebutuhan masyarakat dengan upaya menjaga kondisi sosial dan budaya di Kabupaten Kendal.

Jika nantinya disahkan menjadi Perda, Kabupaten Kendal akan menjadi kabupaten kedua di Jawa Tengah yang memiliki aturan khusus mengenai penataan dan pengendalian tempat hiburan dan rekreasi setelah Kabupaten Cilacap.

 

 

Penulis : Rb

Editor : Arifin Zaenul

Berita Terkait

SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah
Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan
Kemnaker-IWIP Perkuat SDM Lokal, 80 Persen Peserta Magang Masuk Kawasan Industri
Lia Istifhama Turun Langsung, Donor Darah HUT DPD RI di Jatim Tembus 100 Orang
Kemnaker Fasilitasi 100 Pekerja Musik, Dorong Kompetensi dan Pelindungan Profesi
AI Ubah Dunia Jurnalistik, Wamenaker Tekankan Kompetensi dan Perlindungan Insan Pers
Menaker Yassierli: Indonesia Siap Jadi Mitra Dialog Pekerja ASEAN di Tengah Gejolak Global
Kapolri Tekankan Integritas Personel serta Pelayanan Humanis untuk Perkuat Kepercayaan Publik

Belum Ada Komentar

  • Sek sek, seng dimaksud tempat hiburan dan rekreasi disini apa ya? Jangan bilang mau memperluas kawasan gambilangu?
    Asumsi masyarakat kalau orang luar negeri hiburannya ya diskotik, clubing dan hiburan malam.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 18:30

SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah

Selasa, 3 November 2026 - 19:42

Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan

Selasa, 3 November 2026 - 07:46

Kemnaker-IWIP Perkuat SDM Lokal, 80 Persen Peserta Magang Masuk Kawasan Industri

Selasa, 3 November 2026 - 06:46

Lia Istifhama Turun Langsung, Donor Darah HUT DPD RI di Jatim Tembus 100 Orang

Minggu, 1 November 2026 - 22:00

Kemnaker Fasilitasi 100 Pekerja Musik, Dorong Kompetensi dan Pelindungan Profesi

Berita Terbaru