Inovasi Hebat, Bayar Sampah di Semarang Kini Lebih Mudah dan Transparan, Ini Caranya

Rabu, 21 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Peserta Focus Group Discussion pengelolaan sampah dan sosialisasi pembayaran retribusi kebersihan non tunai di aula Kelurahan Muktiharjo Kidul, Semarang. (Dok foto Bandi)

Peserta Focus Group Discussion pengelolaan sampah dan sosialisasi pembayaran retribusi kebersihan non tunai di aula Kelurahan Muktiharjo Kidul, Semarang. (Dok foto Bandi)

SEMARANG, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kota Semarang terus menggenjot pelayanan kebersihan sekaligus memperkenalkan sistem pembayaran retribusi yang lebih efisien dan modern. Salah satu langkah strategis dilakukan melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Pengelolaan Sampah dan Sosialisasi Pembayaran Retribusi Kebersihan Secara Non Tunai” yang digelar di aula Kelurahan Muktiharjo Kidul, Kecamatan Pedurungan, Rabu (21/5/2025).

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber penting dari DPRD Kota Semarang, antara lain Ir. Wachid Nurmiyanto dan Nunung Sriyanto dari Fraksi Gerindra Komisi C, serta Irwan Loekita Wiharto Kurnia dari Fraksi PSI Komisi C. Hadir pula Lurah Muktiharjo Kidul Sofia Ernawati, SE., MM, Ketua LPMK Moh Muslim, Ketua TP PKK Kelurahan Saniatun, serta para ketua PKK RT/RW, tokoh masyarakat, dan warga sekitar.

Ir. Wachid Nurmiyanto menegaskan bahwa kesuksesan pengelolaan sampah tidak cukup hanya mengandalkan petugas kebersihan, melainkan juga membutuhkan peran aktif masyarakat.

“Kesadaran warga menjadi kunci utama dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat,” ujarnya.

Nunung Sriyanto menyoroti pentingnya digitalisasi sistem pembayaran retribusi. Menurutnya, metode non tunai membawa transparansi, kecepatan, dan keamanan yang lebih baik dalam proses pembayaran.

“Kami dorong penggunaan pembayaran digital agar lebih praktis dan dapat dipertanggungjawabkan,” tambahnya.

Sementara itu, Irwan Loekita Wiharto Kurnia menyatakan bahwa langkah ini juga merupakan bentuk akuntabilitas pemerintah dalam mengelola dana kebersihan secara profesional.

“Ini adalah kemajuan pelayanan publik yang patut diapresiasi,” ujarnya.

Lurah Muktiharjo Kidul, Sofia Ernawati, SE., MM, menyampaikan rasa bangganya atas antusiasme warga yang mengikuti FGD ini. “Kami berkomitmen mendampingi masyarakat agar terbiasa menggunakan sistem pembayaran non tunai,” katanya.

Ketua LPMK, Moh Muslim, juga menyambut positif inovasi tersebut. Ia berharap partisipasi warga terus meningkat seiring dengan penerapan sistem baru ini.

Ketua TP PKK Kelurahan, Saniatun, menambahkan edukasi berkelanjutan kepada ibu-ibu PKK sangat penting agar informasi dan pemahaman dapat tersebar ke seluruh keluarga.

Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap masyarakat semakin peduli terhadap pengelolaan sampah sekaligus siap beradaptasi dengan sistem pembayaran digital demi menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan bersama.

Penulis : Bandi

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Senin, 2 November 2026 - 01:29

Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung

Berita Terbaru

Komaruddin Hidayat

Opini

Mengakhiri Era Parcok

Jumat, 6 Nov 2026 - 07:30