Isra Mikraj 1447 H di Lamongan, Bupati Ajak Perkuat Iman dan Kondusifitas

Selasa, 10 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat menghadiri peringatan Isra Mikraj 1447 Hijriah di Masjid Agung Lamongan, Senin (9/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat menghadiri peringatan Isra Mikraj 1447 Hijriah di Masjid Agung Lamongan, Senin (9/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id — Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengajak masyarakat meningkatkan iman dan menjaga kondusifitas daerah saat menghadiri peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah di Masjid Agung Lamongan, Senin malam (9/2/2026).
Peringatan Isra Mikraj 1447 Hijriah digelar oleh pengurus Masjid Agung Lamongan dan dihadiri unsur pemerintah daerah, tokoh agama, serta jamaah. Dalam sambutannya, Bupati Yuhronur Efendi—akrab disapa Pak Yes—menegaskan bahwa Isra Mikraj merupakan peristiwa fundamental dalam sejarah Islam karena menjadi momen diterimanya perintah salat lima waktu.

Menurutnya, peringatan Isra Mikraj tidak berhenti pada seremoni keagamaan, melainkan harus dimaknai sebagai penguatan iman dan takwa yang tercermin dalam perilaku sosial. “Momentum Isra Mikraj menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus memperkuat keimanan dan ketakwaan, serta mengaplikasikannya dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Pak Yes.

Bupati juga menyoroti pentingnya stabilitas keamanan daerah. Ia menyampaikan bahwa koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Lamongan berjalan berkelanjutan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Sinergi tersebut dinilai krusial guna mendukung aktivitas produktif warga sekaligus memastikan kekhusyukan ibadah, terutama menjelang Ramadan 1447 Hijriah.

Konteks penguatan kondusifitas daerah, lanjut Pak Yes, menjadi bagian dari tanggung jawab bersama antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat. Stabilitas dinilai berdampak langsung pada kenyamanan beribadah dan ketenangan sosial.

Menutup sambutannya, Bupati menegaskan komitmen pemerintah daerah menjaga situasi aman. “Keamanan dan ketertiban menjadi faktor penting agar masyarakat dapat beribadah dengan tenang, terutama saat memasuki bulan Ramadan nanti,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Dari Warung hingga Bengkel, BAZNAS Kendal Ubah Zakat Jadi Modal Kemandirian
Gus Fawait Rombak Pejabat Pemkab Jember, Target Percepatan RPJMD Jadi Alasan
Harhubnas 2026, Trans Jatim Gratis Sehari di 8 Koridor, Gubernur Khofifah Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik
Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 11:42

Dari Warung hingga Bengkel, BAZNAS Kendal Ubah Zakat Jadi Modal Kemandirian

Kamis, 17 September 2026 - 09:14

Gus Fawait Rombak Pejabat Pemkab Jember, Target Percepatan RPJMD Jadi Alasan

Kamis, 17 September 2026 - 09:06

Harhubnas 2026, Trans Jatim Gratis Sehari di 8 Koridor, Gubernur Khofifah Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Berita Terbaru