Istimewah, Kabupaten Ngawi Terpilih jadi Tuan Rumah Festival Budaya Agraris

NGAWI, RadarBangsa.co.id – Upaya pelestarian Seni Budaya Jawa Timur bagian utara. Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam melestarikan seni budaya tersebut, diselenggarakan di Kabupaten Ngawi Jawa Timur, yang juga ditunjuk sebagai tuan rumah dalam penyelenggaraan perdana Festival Budaya Agraris (FBA) 2019. Secara langsung digelar di Benteng Van Den Bosh oleh Dinas Kebudayaan, dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Jawa Timur, yang bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Ngawi, drngan tema “DEWI CEMARA” (Desa Cerdas Maju Sejahtera). Kamis – Sabtu (28 -30/11/2019)

Turut hadir dalam penyelenggaraan acara tersebut, Wakil Bupati, Ony Anwar, Setda Ngawi, Moh. Sodiq Triwidyanto, Kadis Budpar Provinsi Jatim beserta rombongannya, jajaran OPD pemerintahan Kabupaten Ngawi setempat, beserta para tamu undangan. Festival Budaya Agraris ini di ikuti oleh 16 peserta Kabupaten/Kota wilayah tengah se-Jawa Timur. Diantaranya, Kota Batu, Blitar, Kediri, Madiun, Mojokerto, dan Malang. Selanjutnya, Kabupaten Ngawi, Magetan, Bojonegoro, Bondowoso, Jombang, Madiun, Mojokerto, Nganjuk, dan Ponorogo.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya Wakil Bupati Ngawi, Ony Anwar menyampaikan dikatakannya,” terima kasih, kepada seluruh peserta FBA tahun 2019 ini, yang mana Kabupaten Ngawi terpilih menjadi tuan rumah dalam acara yang digelar pertama kalinya untuk pagelaran seni budaya Provinsi Jawa Timur, guna untuk memotivasi dalam menggali potensi seni budaya, dan pariwisata, sebagai penggerak ekonomi masyarakat untuk peningkatan taraf hidup, sehingga dapat mengurangi angka kemiskinan disetiap daerah Kabupaten/Kota,” ungkapnya.

Selain itu, kita berharap acara ini berdampak pada pengembangan potensi agraris di Jawa Timur. Kemudian acara ini juga dapat menjadi wadah silaturahmi dari 16 Kabupaten/ Kota se-Jawa Timur. Sehingga dapat saling bertukar ide, gagasan, dalam menginformasikan tentang kesenian, kebudayaan, tempat wisata, dan laiinya. Hal ini juga menjadi energi positif, karena semakin berkembangnya seni budaya serta destinasi wisata di Jawa Timur, mudah-mudahan, semakin hari semakin maju,” pungkasnya berharap.

Kadisbudpar Provinsi Jawa Timur, Sinarto, dalam sambutannya juga mengatakan,” bahwa, FBA ini adalah sebagai wadah untuk menggali dan mempromosikan budaya, khususnya di wilayah agraris, untuk daerah pesisir utara, kita memiliki event FKPU (Festival Kesenian Pesisir Utara). Sedangkan untuk daerah pesisir selatan, kami memiliki event FKKS (Festival Kesenian Kawasan Selatan). Sebab itu, untuk memfasilitasi daerah di luar kawasan pesisir utara pun selatan, dilaksanakanlah event Festival Agraris,” jelasnya.

Hal yang sama juga dikatakan oleh Suyanto, Kepala Bidang Kebudayaan Disparpora Kabupaten Ngawi setempat, dikatakannya,” Festival Budaya Agraris yang bertema Dewi Cemara (Desa Wisata Cerdas Maju Sejahtera, red) ini, merupakan salah satu cara untuk mengembangkan basis ekonomi masyarakat melalui kesenian, budaya, serta pariwisata, sebagai tradisi yang dimiliki dan dapat dikembangkan. Selain itu, event ini tidak hanya sebagai ajang pameran potensi daerah masing – masing, namun juga dapat dijadikan sarana untuk bertukar ide-ide kreatif,” jelas Suyanto. (Mf)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.