Jakarta Siaga, Ribuan Polisi Kawal Aksi Ojol Damai

- Redaksi

Kamis, 17 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ribuan pengemudi ojek online memadati kawasan depan Gedung DPRD dalam aksi unjuk rasa menuntut kejelasan tarif dan regulasi yang berpihak pada mitra. Aksi ini berdampak pada kemacetan di sejumlah ruas jalan utama | Dok. Media Bisnis, dikutip RadarBangsa

Ribuan pengemudi ojek online memadati kawasan depan Gedung DPRD dalam aksi unjuk rasa menuntut kejelasan tarif dan regulasi yang berpihak pada mitra. Aksi ini berdampak pada kemacetan di sejumlah ruas jalan utama | Dok. Media Bisnis, dikutip RadarBangsa

JAKARTA, RadarBangsa.co.id – Ribuan personel gabungan disiagakan untuk mengawal aksi unjuk rasa yang digelar para pengemudi ojek online (ojol) di kawasan Silang Selatan Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (17/7/2025). Tak kurang dari 1.437 petugas diterjunkan demi memastikan aksi penyampaian pendapat berlangsung aman dan tertib.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro, menegaskan bahwa aparat akan mengawal aksi ini dengan pendekatan humanis, tanpa mengesampingkan profesionalisme dalam menjaga ketertiban umum.

“Kami harap para orator bisa menjaga kondusivitas di lapangan. Jangan sampai ada provokasi atau tindakan yang bisa memancing situasi menjadi ricuh,” ujarnya kepada awak media.

Susatyo juga mengingatkan bahwa unjuk rasa adalah bagian dari hak masyarakat, namun tetap harus disampaikan secara damai dan tidak merugikan kepentingan umum.

“Kami anggap rekan-rekan ojol ini adalah mitra dalam menjaga keamanan Jakarta. Aspirasi boleh disampaikan, tapi mari sama-sama jaga agar penyampaiannya tetap bermartabat dan tidak merusak fasilitas publik,” ucapnya.

Kepada jajaran pengamanan, ia memberi instruksi tegas agar pendekatan yang digunakan tetap persuasif dan manusiawi. Penggunaan senjata api, kata dia, dilarang keras dalam pengamanan kali ini.

“Tak satu pun petugas dibekali senpi. Kita layani para pengunjuk rasa dengan profesional, tegas tapi tetap mengedepankan sisi kemanusiaan,” tambahnya.

Untuk menghindari kepadatan lalu lintas, pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar menghindari kawasan sekitar Monas dan menggunakan jalur alternatif selama aksi berlangsung.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

May Day Jember Pecah, BPJS Ketenagakerjaan Kirim Sinyal Keras Soal Nasib Pekerja Rentan
Dewan Pers: Jurnalisme Berkualitas Jadi Pilar Masa Depan Damai dan Adil
Tak Ada Demo Ricuh, May Day Jember 2026 Berubah Jadi Panggung Harmoni Buruh dan Pengusaha
Negara Turun ke Laut, Ratifikasi ILO 188 Jadi Tameng Baru Buruh Perikanan dari Eksploitasi
Hari Kebebasan Pers Sedunia, SMSI Tegaskan Hak Dirikan Media Dijamin Konstitusi
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 09:07 WIB

May Day Jember Pecah, BPJS Ketenagakerjaan Kirim Sinyal Keras Soal Nasib Pekerja Rentan

Senin, 4 Mei 2026 - 08:14 WIB

Dewan Pers: Jurnalisme Berkualitas Jadi Pilar Masa Depan Damai dan Adil

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:50 WIB

Negara Turun ke Laut, Ratifikasi ILO 188 Jadi Tameng Baru Buruh Perikanan dari Eksploitasi

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:51 WIB

Hari Kebebasan Pers Sedunia, SMSI Tegaskan Hak Dirikan Media Dijamin Konstitusi

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Berita Terbaru