LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Kondisi jalan licin akibat lumut pascagenangan air selama empat bulan di Dusun Glumo, Desa Jelakcatur, Kecamatan Kalitengah, akhirnya ditangani. Polsek Kalitengah bersama Muspika dan BPBD Kabupaten Lamongan menggelar kerja bakti untuk membersihkan jalan poros yang membahayakan pengguna.
Langkah ini dilakukan sebagai respons cepat atas potensi kecelakaan lalu lintas yang meningkat akibat permukaan jalan yang licin dan tidak aman dilalui warga.
Kegiatan kerja bakti dipimpin langsung Kapolsek Kalitengah AKP Heri P.W dengan melibatkan lintas instansi. Pembersihan difokuskan pada sisa genangan air serta lumut yang menempel di sepanjang jalan utama Dusun Glumo.
Sebelumnya, ruas jalan tersebut tergenang air selama kurang lebih empat bulan. Meski air telah surut, dampak yang ditinggalkan cukup serius karena lumut yang tumbuh membuat jalan menjadi sangat licin, terutama saat dilalui kendaraan roda dua.
Proses pembersihan dilakukan secara manual dan menggunakan peralatan sederhana. Personel gabungan tampak membersihkan permukaan jalan hingga kembali layak dilintasi.
Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap keselamatan masyarakat.
“Ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap keselamatan masyarakat. Jalan yang licin akibat lumut sangat berbahaya, sehingga perlu segera dilakukan pembersihan agar aman dilalui,” ujarnya.
Kondisi jalan licin akibat lumut bukan hanya mengganggu mobilitas warga, tetapi juga berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas. Terlebih, jalan poros tersebut merupakan akses utama aktivitas masyarakat setempat.
Sinergi antara Polsek, Muspika, dan BPBD menjadi contoh kolaborasi cepat dalam menangani dampak pascabencana genangan. Upaya ini juga dinilai penting dalam menjaga keselamatan pengguna jalan dan mencegah risiko kecelakaan yang lebih besar.
Dengan pembersihan ini, kondisi jalan diharapkan kembali aman dan nyaman dilalui warga. “Kami berharap masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan aman tanpa khawatir risiko kecelakaan,” pungkas IPDA Hamzaid.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar