Jatim Perkuat Pengawasan APIP untuk Jawab Tantangan Antikorupsi 2025, Ini Pesan Gubernur Khofifah

Selasa, 9 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025 mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Timur menegaskan kembali pentingnya pengawasan internal sebagai pondasi tata kelola pemerintahan yang bersih. Gubernur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan bahwa efektivitas Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) kini menjadi kunci dalam menjaga integritas anggaran dan memastikan setiap kebijakan berjalan sesuai aturan.

Menurut Khofifah, pengawasan internal tidak bisa dipandang sebagai proses administratif belaka. Dalam konteks tantangan birokrasi modern, APIP harus menjalankan fungsi strategis sebagai penasihat kebijakan, detektor dini risiko, sekaligus penjaga integritas organisasi pemerintah.

“APIP adalah garda terdepan dalam mencegah penyimpangan. Perannya bukan hanya memeriksa, tetapi memastikan setiap tahap pengelolaan anggaran dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya di Surabaya, Selasa (9/12).

Ia menjelaskan bahwa pembangunan daerah di Jawa Timur dapat berjalan stabil karena pengawasan yang dilakukan APIP turut memberikan kepastian pada proses perencanaan, pengalokasian, hingga pelaporan anggaran. Sistem pengawasan yang kuat, kata Khofifah, juga meningkatkan kepercayaan publik karena menunjukkan bahwa pemerintah serius menjaga integritas layanan.

Dalam kerangka nasional, KPK juga menerapkan dua instrumen untuk memetakan risiko: monitoring, surveillance, controlling, and prevention (MSCP) serta Survei Penilaian Integritas (SPI). Instrumen ini menjadi referensi penting bagi pemerintah daerah dalam menyusun langkah-langkah perbaikan.

Khofifah menyebut bahwa adaptasi digital menjadi langkah penting untuk memperkuat efektivitas pengawasan. Sistem terintegrasi memungkinkan proses pelaporan, verifikasi, dan audit dapat berjalan lebih cepat dan minim celah manipulasi.

“Digitalisasi memberi ruang kontrol yang lebih akurat. Dengan data yang terbuka, setiap prosedur bisa ditelusuri sehingga penyimpangan bisa dicegah sejak awal,” katanya.

Ia menilai bahwa kesuksesan pengawasan tidak dapat dilepaskan dari ekosistem antikorupsi yang melibatkan seluruh unsur pemerintahan. ASN, pejabat publik, hingga pemuda disebut perlu mengambil peran aktif, termasuk dalam mensosialisasikan standar integritas di lingkungannya.

Sejalan dengan itu, peringatan Hakordia 2025 di Jawa Timur juga diramaikan dengan pengukuhan 400 Patriot Integritas Muda yang diharapkan mampu membangun jejaring kampanye antikorupsi di tingkat komunitas. Keberadaan mereka dianggap memperkuat upaya pemerintah membangun budaya bersih.

Khofifah menegaskan bahwa agenda pemberantasan korupsi bukan pekerjaan singkat, melainkan perjalanan panjang yang memerlukan sinergi seluruh pihak. “Membangun pemerintahan yang bersih harus dilakukan secara kolektif. Integritas adalah komitmen bersama,” tuturnya.

Menutup pernyataannya, Khofifah mengajak masyarakat berpartisipasi aktif menjaga transparansi layanan publik. “Selamat Hari Antikorupsi Sedunia. Mari kita wujudkan tata kelola pemerintahan yang bebas korupsi,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Cegah Abrasi, Jejak Bumi dan BP-GMN Tanam Mangrove di Pesisir Kendal
BSU 2026 Rp900 Ribu Dibayar Sekaligus, Ini Syarat Penerimanya
Menaker Yassierli Ungkap 3 Karakter SDM yang Dibutuhkan di Era AI
SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah
Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan
Kemnaker-IWIP Perkuat SDM Lokal, 80 Persen Peserta Magang Masuk Kawasan Industri
Lia Istifhama Turun Langsung, Donor Darah HUT DPD RI di Jatim Tembus 100 Orang
Kemnaker Fasilitasi 100 Pekerja Musik, Dorong Kompetensi dan Pelindungan Profesi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 22:00

Cegah Abrasi, Jejak Bumi dan BP-GMN Tanam Mangrove di Pesisir Kendal

Kamis, 5 November 2026 - 20:53

BSU 2026 Rp900 Ribu Dibayar Sekaligus, Ini Syarat Penerimanya

Kamis, 5 November 2026 - 10:47

Menaker Yassierli Ungkap 3 Karakter SDM yang Dibutuhkan di Era AI

Rabu, 4 November 2026 - 18:30

SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah

Selasa, 3 November 2026 - 19:42

Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan

Berita Terbaru