SURABAYA, RadarBangsa.co.id — Menjelang Hari Raya Idulfitri, Anggota DPD RI Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama, memberikan motivasi kepada pegawai UPT Asrama Haji Embarkasi Sukolilo Surabaya, Rabu (18/3/2026). Kegiatan ini berlangsung di Masjid Al-Mabrur dan diikuti staf serta jajaran pengelola asrama haji.
Kehadiran senator yang akrab disapa Ning Lia tersebut menjadi bagian dari penguatan semangat kerja di tengah bulan suci Ramadan, sekaligus menyongsong puncak layanan haji dan Lebaran.
Dalam sambutannya, Lia Istifhama mengapresiasi produktivitas pegawai yang tetap terjaga meski menjalankan ibadah puasa. Ia menekankan pentingnya menjaga semangat kerja sebagai bentuk tanggung jawab profesional dan ibadah.
Menurutnya, manajemen waktu dan kesehatan menjadi kunci utama dalam menjaga kualitas kerja. Ia mengingatkan bahwa dua hal tersebut kerap diabaikan, padahal memiliki dampak besar terhadap kinerja individu.
Selain itu, Lia juga mengulas konsep kebutuhan dalam Islam yang terbagi menjadi tiga kategori, yakni daruriyyat (primer), hajjiyat (sekunder), dan tahsiniyyat (tersier). Penjelasan ini disampaikan sebagai panduan bagi pegawai dalam mengelola keuangan dan kebutuhan hidup secara bijak.
Ia mencontohkan bahwa kebutuhan tersier tetap dapat dipenuhi selama memiliki nilai peningkatan diri dan mendukung profesionalitas, termasuk dalam konteks pekerjaan tambahan seperti berdakwah.
Kegiatan yang berlangsung sekitar dua jam itu berlangsung interaktif. Lia juga mengajak peserta bersholawat bersama, menciptakan suasana religius sekaligus mempererat kebersamaan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala UPT Asrama Haji Sukolilo, Hj. Fentin Istifa’iyah, yang baru dilantik pada awal 2026. Kehadirannya menandai fase baru dalam pengelolaan fasilitas haji di Surabaya.
“Senang sekali bertemu dengan panjenengan semua yang tetap semangat bekerja secara produktif di tengah puasa,” ujar Lia Istifhama.
Ia menambahkan, “Kita harus menjadi manajer terbaik atas waktu dan keuangan yang kita miliki. Semua harus didasari tanggung jawab.”
Momentum Ramadan dan jelang Lebaran menjadi periode krusial bagi pelayanan publik, termasuk persiapan penyelenggaraan ibadah haji. Penguatan mental dan motivasi pegawai dinilai penting untuk menjaga kualitas layanan kepada calon jemaah.
Di sisi lain, UPT Asrama Haji Sukolilo tengah menyiapkan sejumlah langkah strategis pasca pergantian kepemimpinan. Di antaranya rencana pembangunan gedung baru empat lantai pada 2027 serta renovasi total bangunan lama.
Langkah ini dilakukan untuk menjawab kebutuhan peremajaan fasilitas yang sebagian telah berusia lebih dari 40 tahun. Peningkatan sarana tersebut diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan dan pelayanan bagi jemaah haji.
Dengan dorongan motivasi dan pembenahan fasilitas, Asrama Haji Sukolilo Surabaya diharapkan semakin siap menghadapi lonjakan layanan, baik saat musim haji maupun momentum Lebaran yang padat aktivitas.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar