Jelang Ramadan, Gubernur Khofifah Perkuat Intervensi Harga Lewat Pasar Murah di Jember

Senin, 19 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau langsung pelaksanaan Pasar Murah di Kecamatan Sumbersari, Jember. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau langsung pelaksanaan Pasar Murah di Kecamatan Sumbersari, Jember. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus memperkuat intervensi harga pangan melalui program Pasar Murah sebagai respons atas fluktuasi harga kebutuhan pokok. Upaya ini diarahkan untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengendalikan inflasi daerah, terutama menjelang periode rawan kenaikan konsumsi rumah tangga.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggelar Pasar Murah di Kelurahan Tegalgede, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Minggu (18/1). Kegiatan ini menjadi pelaksanaan kelima sepanjang 2026 dan merupakan bagian dari agenda rutin Pemprov Jatim dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok.

Khofifah menegaskan, pasar murah dirancang agar masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan logistik harian dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar tradisional.

“Kita ingin memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga dan kebutuhan pokok bisa diakses dengan harga yang jauh lebih rendah dari harga pasar,” ujar Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Timur, saat meninjau langsung lokasi kegiatan.

Menurut Khofifah, fluktuasi harga pangan merupakan tantangan yang terus dihadapi, terutama pada komoditas strategis rumah tangga. Karena itu, Pemprov Jatim memilih intervensi langsung melalui pasar murah di berbagai daerah.

“Konsistensi pasar murah ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat,” kata Khofifah.

Berbagai komoditas dijual di bawah harga pasar, antara lain beras premium Rp14.000 per kilogram, beras medium Rp11.000 per kilogram, MinyaKita Rp13.000 per liter, telur ayam Rp22.000 per kilogram, gula pasir Rp14.000 per kilogram, serta daging ayam ras Rp30.000 per kilogram.

“Harga telur di pasar bisa Rp29.000 hingga Rp30.000 per kilogram, di sini Rp22.000. Gula HET Rp17.800, kita jual Rp14.000. Beras SPHP yang biasanya Rp13.500, di sini Rp11.000 per kilogram,” jelasnya.

Khofifah menekankan bahwa pasar murah juga menjadi langkah antisipatif menjelang Ramadan dan Idulfitri, saat permintaan bahan pokok cenderung meningkat signifikan.

“Ketika permintaan naik dan pasokan terbatas, harga mudah terdorong naik. Karena itu, kita lakukan penetrasi pasar agar inflasi tetap terkendali dan harga terjangkau,” ungkap Khofifah.

Selain penjualan bahan pokok, Pemprov Jatim juga menyalurkan bantuan beras kepada lansia serta telur untuk ibu hamil sebagai bagian dari penguatan perlindungan sosial.

Warga menyambut positif kegiatan tersebut. Riyandi (60), warga setempat, mengaku terbantu dengan bantuan beras yang diterimanya. “Alhamdulillah, bisa buat stok di rumah,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Wiwik (62) yang berharap program ini terus berlanjut. “Sangat membantu, terutama bagi masyarakat kecil yang kesulitan membeli kebutuhan pokok,” katanya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan
Pelatihan Pelinting Rokok di Bangkalan, 30 Warga Burneh Ikuti Pembekalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22

Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Berita Terbaru