Jelang TKA 2026, Khofifah Tenangkan 438 Ribu Murid Jatim

Minggu, 25 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan dukungan kepada murid yang akan mengikuti Tes Kemampuan Akademik 2026. (Dok. Ho/Pemprov Jawa Timur/RadarBangsa.co.id).

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan dukungan kepada murid yang akan mengikuti Tes Kemampuan Akademik 2026. (Dok. Ho/Pemprov Jawa Timur/RadarBangsa.co.id).

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan doa dan motivasi kepada 438.126 murid SMA, SMK, SLB, dan sederajat di Jawa Timur yang telah terdaftar dalam sistem Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026. Menjelang pelaksanaan asesmen mulai Senin (26/10/2026), para murid diminta tetap tenang, percaya diri, menjunjung tinggi kejujuran, serta tidak lupa memohon doa dan restu orang tua.

Khofifah menegaskan, TKA merupakan kesempatan bagi murid untuk menunjukkan hasil belajar sekaligus mengenali kemampuan diri. Karena itu, peserta diharapkan mengerjakan soal dengan sungguh-sungguh tanpa dibebani kecemasan berlebihan terhadap hasil ujian.

“Untuk anak-anakku tercinta, para pelajar Jawa Timur, selamat mengikuti Tes Kemampuan Akademik. Hadapilah dengan tenang, penuh semangat, dan percaya diri. Percayalah pada kemampuan kalian serta proses belajar yang telah dijalani bersama bapak dan ibu guru. Awali dengan berdoa, jangan lupa memohon doa dan restu kedua orang tua. Insya Allah, ikhtiar yang sungguh-sungguh akan membawa hasil terbaik,” pesan Khofifah.

Ia mengingatkan bahwa masa depan murid tidak semata-mata ditentukan oleh angka hasil asesmen. Setiap anak memiliki kecerdasan, kelebihan, dan potensi berbeda yang perlu terus dikembangkan melalui proses belajar secara tekun dan berkelanjutan.

“Jangan pernah merasa bahwa masa depan kalian hanya ditentukan oleh angka hasil ujian. Setiap anak memiliki kecerdasan, kelebihan, dan potensi yang berbeda. Yang terpenting adalah berusaha sungguh-sungguh, mengerjakan dengan jujur, dan memberikan kemampuan terbaik. Ibu percaya anak-anak Jawa Timur mampu menunjukkan prestasi yang membanggakan,” ujarnya.

Khofifah juga mengajak orang tua mendampingi anak dengan kasih sayang, doa, dan dukungan positif. Menurutnya, tekanan berlebihan terkait nilai justru perlu dihindari agar murid dapat menjalani asesmen dengan pikiran lebih tenang.

“Kepada bapak dan ibu, para orang tua, mari kita dampingi anak-anak dengan doa, kasih sayang, dan kalimat-kalimat yang menguatkan. Jangan membebani mereka dengan tuntutan nilai yang berlebihan. Yakinkan bahwa kita bangga atas perjuangan dan kesungguhan mereka dalam belajar,” tuturnya.

Selain dukungan keluarga, peran guru dan sekolah juga diperlukan untuk memastikan murid memahami tata tertib, jadwal, dan sesi tes yang harus diikuti. Khofifah mengimbau peserta menjaga kesehatan, beristirahat cukup, sarapan sebelum berangkat, menyiapkan kebutuhan tes, serta hadir tepat waktu.
Berdasarkan data Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur yang merujuk pada dasbor pusat TKA Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dengan batas pemutakhiran 16 Oktober 2026, sebanyak 438.126 murid atau sekitar 94,54 persen dari total 463.397 calon peserta telah terdaftar dalam sistem.

Dari total 4.863 satuan pendidikan yang terdata, sebanyak 4.546 satuan pendidikan telah berstatus terdaftar final.

Berdasarkan moda pelaksanaan, sebanyak 3.518 satuan pendidikan menggunakan moda daring penuh (full online), sedangkan 1.028 satuan pendidikan menggunakan moda semi daring (semi online).

Pemilihan moda disesuaikan dengan kondisi geografis dan ketersediaan jaringan internet di setiap wilayah. Penyesuaian tersebut ditujukan untuk mendukung kelancaran asesmen sesuai kesiapan infrastruktur masing-masing sekolah.

Pelaksanaan TKA untuk jenjang SMA, SMK, SLB, dan sederajat dijadwalkan berlangsung pada 26 Oktober hingga 8 November 2026 secara bertahap sesuai pembagian gelombang.

Menghadapi agenda tersebut, Khofifah meminta Dinas Pendidikan Jawa Timur, seluruh cabang dinas, dan kepala sekolah memastikan kesiapan administrasi maupun teknis. Perangkat komputer, jaringan internet, pasokan listrik, ruang tes, serta kesiapan proktor dan teknisi perlu diperiksa kembali.

“Saya minta Dinas Pendidikan bersama seluruh cabang dinas dan kepala sekolah mengecek kembali kesiapan pelaksanaan TKA. Pastikan komputer, jaringan internet, pasokan listrik, ruang tes, serta proktor dan teknisi benar-benar siap. Siapkan langkah antisipasi dan jalur pelaporan yang jelas agar setiap kendala dapat segera ditangani,” tegasnya.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai menyampaikan bahwa persiapan TKA terus dimatangkan, mulai dari pendataan peserta, kesiapan sarana pendukung, hingga petugas penyelenggara.

Koordinasi juga dilakukan untuk mengantisipasi gangguan teknis yang berpotensi menghambat pelaksanaan asesmen.

“Sesuai arahan Ibu Gubernur Khofifah, kami ingin memastikan pelaksanaan TKA berjalan lancar, tertib, dan memberikan rasa nyaman kepada seluruh murid. Sekolah harus memastikan anak-anak bisa berkonsentrasi mengerjakan soal tanpa dibebani kekhawatiran terhadap kendala teknis,” ujar Aries.

Untuk mengantisipasi gangguan kelistrikan, sekolah penyelenggara mandiri diminta menyiagakan perangkat uninterruptible power supply (UPS) bagi server maupun komputer proktor. Penyediaan generator set (genset) juga diharapkan dapat dilakukan apabila memungkinkan.

Proktor dan teknisi diminta memahami prosedur penanganan gangguan serta memastikan jalur komunikasi dengan helpdesk cabang dinas maupun provinsi dapat diakses ketika dibutuhkan.

Dinas Pendidikan Jawa Timur juga telah berkoordinasi melalui surat kepada PLN dan Telkom wilayah Jawa Timur untuk meminta penundaan pemeliharaan jaringan yang berpotensi mengganggu pasokan listrik maupun konektivitas selama jam pelaksanaan TKA.

Apabila terjadi kendala di lapangan, petugas diminta segera mencatat dan melaporkannya melalui helpdesk agar penanganan dapat dilakukan sesuai prosedur.

“Apabila terjadi gangguan listrik atau internet, murid tidak perlu panik. Petugas sekolah telah disiapkan untuk melakukan penanganan. Kami juga memastikan setiap kendala ditindaklanjuti sesuai prosedur agar hak murid untuk mengikuti TKA tetap terlindungi,” tegas Aries.

Aries menjelaskan bahwa hasil TKA tidak hanya memberikan gambaran capaian akademik murid, tetapi juga dapat menjadi bahan evaluasi bagi penyelenggara pendidikan.

Informasi tersebut diharapkan membantu pemetaan kebutuhan pembelajaran, penyusunan pelatihan guru yang lebih tepat sasaran, serta penguatan kompetensi murid sesuai kebutuhan setiap satuan pendidikan.

Evaluasi capaian akademik juga diharapkan mendukung pemerataan mutu pendidikan, baik di wilayah perkotaan maupun daerah pelosok. Dengan demikian, perbaikan proses pembelajaran dapat dirancang berdasarkan kebutuhan nyata di lapangan.

“TKA bukan semata-mata tentang mendapatkan nilai tinggi. Bagi kami, hasilnya juga menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kualitas pembelajaran agar semakin banyak anak Jawa Timur memiliki kompetensi yang unggul dan mampu bersaing di masa depan,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

TKA SMKN 8 Malang Diikuti 391 Murid, Khofifah Turun Langsung
Kapolres Lamongan Ajak Pelajar SMPN 1 Jauhi Narkoba Lewat POLIDIK
Wakili Almarhumah Kakak, Senator Cantik Lia Istifhama Dampingi Keponakan di Wisuda DKV ITS
5.000 Anak PAUD Meriahkan Festival ASI BERLIAN di Sidoarjo
Khofifah Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 132 Murid, Tinjau Program SIKAP di Pacitan
Hari Santri 2026, Senator Cantik Anggota DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama Ajak Mahasiswa Bangun Peradaban dari Timur
140 Peserta Ikuti Musabaqah Kaligrafi Pegon, Lamongan Rawat Warisan Santri
Hari Santri 2026, Khofifah Dorong Santri Kuasai AI dan Ekonomi Digital

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:21

TKA SMKN 8 Malang Diikuti 391 Murid, Khofifah Turun Langsung

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:15

Kapolres Lamongan Ajak Pelajar SMPN 1 Jauhi Narkoba Lewat POLIDIK

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:57

Jelang TKA 2026, Khofifah Tenangkan 438 Ribu Murid Jatim

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:33

Wakili Almarhumah Kakak, Senator Cantik Lia Istifhama Dampingi Keponakan di Wisuda DKV ITS

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:23

5.000 Anak PAUD Meriahkan Festival ASI BERLIAN di Sidoarjo

Berita Terbaru