LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Kerusakan jembatan di Dusun Godog, Desa Talunrejo, Kecamatan Bluluk, menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Lamongan setelah struktur penghubung tersebut ambles akibat hujan deras dan longsor. Jembatan itu merupakan jalur utama yang menghubungkan Desa Talunrejo di Lamongan dengan Desa Kedung di Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro.
Dinas PU Bina Marga bersama BPBD Lamongan langsung turun ke lokasi sesaat setelah laporan kerusakan diterima. Kepala Dinas PU Bina Marga, Andhy Kurniawan, mengatakan pihaknya memprioritaskan penanganan darurat agar mobilitas warga tidak terhenti terlalu lama.
“Kami sudah menyiapkan material jembatan darurat bersama BPBD Lamongan. Usulan penanganan juga telah kami kirim ke BPBD Provinsi dan BNPB agar penanganannya bisa lebih cepat,” ujar Andhy Kurniawan, Minggu (23/11/2025).
Selain meninjau kondisi jembatan, tim gabungan berdialog dengan warga setempat untuk mengidentifikasi kebutuhan mendesak. Menurut Andhy, pemerintah desa meminta agar pembangunan jembatan permanen segera dimasukkan ke dalam rencana anggaran tahun berikutnya.
Di lokasi kejadian, warga mengaku khawatir karena akses terputus membuat aktivitas ekonomi terganggu. Seorang petani setempat, Saman (52), menuturkan bahwa jembatan tersebut dipakai warga untuk mengangkut hasil panen dan menuju fasilitas publik.
“Kalau jalur ini putus, kami harus memutar jauh. Biaya dan waktu jadi lebih besar,” ungkapnya.
Kerusakan jembatan ini menambah daftar titik rawan bencana di wilayah Lamongan bagian selatan. Pemerintah berharap pembangunan jembatan darurat dapat segera dipercepat agar aktivitas masyarakat kembali normal dan suplai barang tidak terhambat.
Lainnya:
- Jembatan Putus Muratara Lumpuhkan Akses, Wagub Sumsel Janji Bangun Permanen
- Pelayanan Publik Asahan Disorot, DPR RI dan Ombudsman Turun Tangan
- Khofifah Resmikan Karantina Terpadu Jatim, Ekspor-Impor Kini Dipercepat
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








