Jembatan Liar Hambat Normalisasi Sungai, Pemkab Sidoarjo Siapkan Penertiban

Selasa, 13 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sidoarjo Subandi meninjau kondisi sungai di sekitar proyek betonisasi Jalan Gedangan–Betro dan menjelaskan kendala penataan sungai kepada petugas di lokasi, Senin (12/10/2026). (Dok. RadarBangsa.co.id)

Bupati Sidoarjo Subandi meninjau kondisi sungai di sekitar proyek betonisasi Jalan Gedangan–Betro dan menjelaskan kendala penataan sungai kepada petugas di lokasi, Senin (12/10/2026). (Dok. RadarBangsa.co.id)

SIDOARJO, RadarBangsa.co.id — Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menyoroti keberadaan jembatan tanpa izin yang menghambat pekerjaan normalisasi sungai di sekitar proyek betonisasi Jalan Gedangan–Betro. Bupati Sidoarjo Subandi meminta jembatan yang menghalangi akses alat berat segera ditertibkan agar penataan jalan dan sungai dapat berjalan beriringan.

Persoalan itu disorot Subandi saat melakukan inspeksi mendadak di lokasi proyek, Senin (12/10/2026). Betonisasi jalan tersebut memiliki nilai anggaran Rp23 miliar dan berada di sisi sungai yang membutuhkan penataan.

Subandi menegaskan, pembangunan jalan harus diikuti penanganan sungai agar infrastruktur yang dibangun dapat berfungsi secara optimal.

“Kalau masih ada jembatan-jembatan seperti ini, normalisasi sungai tidak akan bisa berjalan. Kita ingin jalan selesai dengan kualitas bagus, tetapi normalisasi sungai juga harus tetap berjalan seiring,” ujarnya.

Sejumlah jembatan beton kecil yang dibangun secara mandiri oleh warga maupun pelaku usaha untuk akses pribadi disebut menghalangi ruang gerak alat berat. Hambatan tersebut menyulitkan pengerukan sedimentasi yang menumpuk di dasar sungai.

Sedimentasi dan penyempitan aliran dapat mengurangi kapasitas sungai dalam menampung air. Kondisi itu berpotensi meningkatkan risiko genangan hingga banjir ketika hujan deras terjadi.

Karena itu, Subandi meminta pekerjaan pembangunan jalan tidak mengabaikan fungsi saluran air. Ia mengingatkan bahwa jalan yang telah dibangun dengan baik tetap berisiko menghadapi persoalan genangan apabila sungai di sekitarnya tidak tertata.

“Perencanaan harus kita ikuti. Jangan sampai jalannya sudah bagus dan mulus, tetapi sungainya justru terbengkalai dan tidak tertata,” kata Subandi.

Sebagai tindak lanjut, Pemkab Sidoarjo meminta Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air berkoordinasi dengan Satpol PP serta pihak kecamatan untuk menertibkan jembatan yang melanggar ketentuan dan menghambat normalisasi.

Subandi juga meminta masyarakat tidak membangun akses penyeberangan secara ilegal dan mengarahkan warga menggunakan jembatan umum yang tersedia di jalur utama.

Penertiban tersebut diharapkan dapat membuka akses pekerjaan normalisasi sungai sekaligus mendukung penataan kawasan di sekitar proyek. Pelaksanaannya tetap perlu memperhatikan status masing-masing jembatan, ketentuan perizinan, dan prosedur penertiban yang berlaku.

Penulis : Tom

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Khofifah Siapkan Opsi Sumur Bor di Sumenep pada Awal 2027
Aktivasi IKD di Probolinggo Baru 18 Persen, Ina Minta Dipercepat
Dinas PUPR Bangkalan Mengucapkan Selamat Hari Jadi Kabupaten Bangkalan Ke-495 ‘Langkah Maju, Prospek Baru’
Pudam Sumber Sejahtera Bangkalan Mengucapkan Selamat Hari Jadi Kabupaten Bangkalan Ke-495 ‘Langkah Maju, Prospek Baru’
Sapa Bansos Sumenep, Khofifah Tekankan Kolaborasi di Tengah Efisiensi
PISEW Lamongan 2026 Garap Lima Ruas Jalan Perdesaan
TPST Dadapan Lamongan Ditarget Olah 50 Ton Sampah per Hari
Sriatun Subandi Dorong Perempuan Sidoarjo Berani Memimpin

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:23

Khofifah Siapkan Opsi Sumur Bor di Sumenep pada Awal 2027

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:12

Aktivasi IKD di Probolinggo Baru 18 Persen, Ina Minta Dipercepat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:06

Pudam Sumber Sejahtera Bangkalan Mengucapkan Selamat Hari Jadi Kabupaten Bangkalan Ke-495 ‘Langkah Maju, Prospek Baru’

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:31

Sapa Bansos Sumenep, Khofifah Tekankan Kolaborasi di Tengah Efisiensi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:15

PISEW Lamongan 2026 Garap Lima Ruas Jalan Perdesaan

Berita Terbaru

Pemerintahan

Dandim Kendal Tekankan Sinergi TNI dan Pers, Ini Tujuannya

Kamis, 15 Okt 2026 - 08:20