LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Akses utama warga di Dusun Godog, Desa Talunrejo, Kecamatan Bluluk, kembali lumpuh setelah jembatan penghubung di wilayah tersebut ambrol akibat hujan deras yang memicu longsor beberapa hari lalu. Jembatan itu selama ini menjadi jalur vital yang menghubungkan Bluluk, Kabupaten Lamongan, dengan Desa Kedung di Kecamatan Kedungadem, Bojonegoro. Kerusakan tersebut langsung berdampak pada pergerakan warga maupun distribusi kebutuhan ekonomi.
Untuk mengatasi kondisi darurat tersebut, Polsek Bluluk bersama berbagai elemen masyarakat menggelar kerja bakti pembangunan jembatan darurat pada Minggu pagi (23/11) mulai pukul 06.00 WIB. Kapolsek Bluluk IPTU Sukardi memimpin langsung kegiatan yang melibatkan anggota kepolisian, organisasi masyarakat, perangkat desa, hingga relawan setempat.
Menurut Sukardi, langkah cepat diperlukan agar aktivitas warga tidak berlarut-larut terganggu. “Kami tidak bisa menunggu terlalu lama karena jembatan ini urat nadi masyarakat. Kerja bakti ini menjadi solusi sementara agar mobilitas warga tetap berjalan dan aktivitas ekonomi tidak macet,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembangunan jembatan darurat merupakan wujud nyata gotong royong yang masih mengakar kuat di wilayah pedesaan. “Kolaborasi ini menunjukkan bahwa ketika infrastruktur rusak, masyarakat bisa bersatu untuk mencari jalan keluar. Kami mengapresiasi semangat semua pihak,” katanya.
Sejumlah warga berharap pemerintah daerah segera melakukan perbaikan permanen mengingat jembatan tersebut digunakan untuk aktivitas pasar, sekolah, dan jalur pertanian. “Kalau jembatan ini lama dibiarkan, dampaknya besar bagi ekonomi warga,” ungkap Sunaryo, salah satu warga yang ikut kerja bakti.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin









