LAMONGAN, RadarBangsa.co.id — Rencana survei seismik 2D Lamturo PT Pertamina EP bersama PT BGP Indonesia memasuki tahap sosialisasi di Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan. Kegiatan survei tersebut direncanakan mulai Oktober 2026 dan mencakup 11 desa.
Sosialisasi tingkat kecamatan digelar di Pendopo Kecamatan Laren, Kamis (17/9/2026), mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai. Sekitar 50 peserta hadir dalam kegiatan tersebut, mulai dari unsur kepolisian, TNI, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, hingga perwakilan perusahaan.
Kapolsek Laren AKP Anang Purwo Widodo, S.H., hadir bersama anggota. Hadir pula Sekretaris Kecamatan Laren Sunadyan, S.Kom., M.M., yang mewakili Camat Laren, Serda Hidayat yang mewakili Danramil 0812/19 Laren, serta Kepala Humas PT BGP Indonesia Ir. Rajendra Yahya Undap bersama tim.
Sebanyak 11 desa yang masuk dalam wilayah kegiatan turut diwakili kepala desa, sekretaris desa, dan ketua BPD. Desa tersebut meliputi Tejoasri, Pelangwot, Bulutigo, Siser, Mojoasem, Pesanggrahan, Keduyung, Centini, Durikulon, Jabung, dan Gelap.
Sosialisasi menjadi forum untuk menyampaikan rencana kegiatan kepada pemerintah desa dan unsur terkait di tingkat kecamatan. Tim PT BGP Indonesia juga memberikan penjelasan mengenai rencana survei seismik 2D Lamturo.
Sekcam Laren Sunadyan mengatakan, penyampaian informasi sejak awal diperlukan agar pemerintah desa dapat mengetahui rencana kegiatan dan mempersiapkan koordinasi di wilayah masing-masing.
“Melalui sosialisasi ini, diharapkan informasi mengenai rencana survei seismik dapat tersampaikan kepada pemerintah desa sehingga persiapan kegiatan dapat dikoordinasikan dengan baik,” ujar Sunadyan.
Dalam pemaparan tersebut, tim PT BGP Indonesia menjelaskan rencana pelaksanaan survei kepada peserta. Forum kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab sehingga para undangan dapat menyampaikan pertanyaan terkait kegiatan yang akan berlangsung di wilayah mereka.
Berdasarkan keterangan dalam sosialisasi, survei di Kecamatan Laren diperkirakan mulai Oktober 2026. Pengerjaannya diperkirakan berlangsung selama lima hingga enam bulan.
Dari unsur kepolisian, Kapolsek Laren AKP Anang Purwo Widodo menekankan pentingnya komunikasi antarpihak selama tahapan kegiatan berlangsung.
“Kami berharap seluruh pihak dapat menjalin komunikasi dan koordinasi dengan baik, sehingga setiap tahapan kegiatan berjalan tertib, aman, dan kondusif,” tegasnya.
Rangkaian sosialisasi diawali dengan pembukaan dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Setelah pemaparan dan tanya jawab, kegiatan ditutup dengan doa, foto bersama, dan ramah tamah.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di Pendopo Kecamatan Laren dilaporkan aman dan kondusif.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar