Kapolsek Laren Turun ke Sawah, Panen Raya Bawang Merah di Lamongan

Jumat, 11 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Panen raya bawang merah di Desa Pelangwot, Kecamatan Laren, Lamongan, Kamis (10/9/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Panen raya bawang merah di Desa Pelangwot, Kecamatan Laren, Lamongan, Kamis (10/9/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id — Panen raya bawang merah di Desa Pelangwot, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan, menjadi momentum memperkuat sinergi antara petani, pemerintah, penyuluh pertanian, serta unsur TNI-Polri dalam mendukung ketahanan pangan.

Kegiatan yang berlangsung Kamis (10/9/2026) itu digelar di lahan milik Ketua Kelompok Tani (Poktan) Ikhlas Jaya Makmur, Edy Siswoso. Panen dimulai sekitar pukul 08.30 WIB dan diikuti sekitar 60 orang dari berbagai unsur terkait.

Kapolsek Laren AKP Anang Purwo Widodo, S.H., hadir bersama jajaran Forkopimcam Laren dan sejumlah pejabat terkait. Mereka turut melakukan panen bawang merah secara simbolis di lahan tersebut.

Anang mengatakan, keberhasilan petani dalam menghasilkan komoditas pertanian perlu diiringi kerja sama lintas sektor. Menurutnya, dukungan pemerintah, aparat dan penyuluh dibutuhkan agar kegiatan pertanian masyarakat berlangsung aman sekaligus terus berkembang.

“Panen raya ini menjadi momentum yang baik untuk memperkuat sinergi antara petani, penyuluh, pemerintah, dan seluruh unsur terkait dalam mendukung ketahanan pangan,” ujar Anang.

Ia berharap hasil panen bawang merah tersebut memberikan dampak positif bagi petani, baik dari sisi peningkatan produktivitas maupun terhadap perekonomian masyarakat desa.

Sekcam Laren Sunadyan, S.Kom, M.M., yang mewakili Camat Laren, turut mengapresiasi kerja keras kelompok tani serta pendampingan yang dilakukan para penyuluh pertanian.

“Panen raya ini menunjukkan bahwa sektor pertanian di Kecamatan Laren terus bergerak dan memiliki potensi yang harus dikembangkan secara bersama-sama,” kata Sunadyan.

Menurut Sunadyan, keberlanjutan produksi pertanian tidak terlepas dari kerja sama antara petani, penyuluh dan pemerintah. Pendampingan di lapangan juga diperlukan untuk membantu petani menghadapi berbagai tantangan dalam proses budidaya.

Dari unsur pertanian, kegiatan tersebut dihadiri Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lamongan, Kepala UPT Pelaksana Penyuluhan Pertanian Solokuro Abas Sholeh, S.P., serta Koordinator BPP Kecamatan Laren Bakir, S.P., bersama para penyuluh pertanian lapangan.

Ketua Poktan Ikhlas Jaya Makmur Edy Siswoso menyebut panen raya tersebut menjadi dorongan bagi petani untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan hasil pertanian.

“Bagi kami, panen ini bukan hanya soal hasil yang didapat, tetapi juga menjadi penyemangat agar petani terus meningkatkan kualitas dan produktivitas pertanian,” tutur Edy.

Unsur TNI-Polri juga hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Pelda Suhadi Prayitno selaku Batuud Koramil 0812/19 Laren yang mewakili Danramil, Sertu Suharjo, dan Bripda Ilham Fahrudin.

Sementara dari Pemerintah Desa Pelangwot hadir Arief Hidayatullah, S.Pd., Kasi Pelayanan Desa Pelangwot yang mewakili kepala desa.

Rangkaian panen raya kemudian dilanjutkan dengan sambutan sejumlah pejabat, doa, foto bersama, dan ramah tamah. Seluruh kegiatan berlangsung tertib, lancar, aman, dan kondusif.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen
Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi
Panen Padi MT II Capai 11,3 Ton per Hektare, Petani Truni Lamongan Siap Percepat MT III
Harga Tembakau Lamongan Tembus Rp52 Ribu per Kilogram, Petani Dapat Kabar Baik

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 13:00

Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:38

Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Rabu, 16 September 2026 - 09:32

Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya

Rabu, 16 September 2026 - 09:27

Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen

Berita Terbaru