Kapolsek Tikung Serahkan Bantuan Rehal untuk Ponpes SPMAA Turi Lamongan

Senin, 5 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolsek Tikung AKP Anang Purwo Widodo menyerahkan bantuan Rehal kepada Gus Arbi Putra  (IST)

Kapolsek Tikung AKP Anang Purwo Widodo menyerahkan bantuan Rehal kepada Gus Arbi Putra (IST)

LAMONGAN, RaadarBangsa.co.id – Kapolsek Tikung, AKP Anang Purwo Widodo, SH., menyerahkan bantuan  Eehal bangku kecil khusus tempat menaruh Alquran  kepada Pondok Pesantren Sumber Pendidikan Mental Agama Allah (SPMAA) yang terletak di Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan, Senin (5/5/2025).

Penyerahan bantuan tersebut diterima langsung oleh Gus Arbi Putra, salah satu putra dari almarhum KH Muhammad Abdullah Muchtar, pendiri pondok pesantren sekaligus Yayasan SPMAA yang berdiri sejak tahun 1961.

Bantuan ini merupakan bagian dari program kepedulian sosial Polsek Tikung terhadap lembaga pendidikan keagamaan dan masyarakat sekitar. Dalam kesempatan itu, AKP Anang menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar seremonial, tetapi bentuk nyata kepedulian Polri terhadap lembaga yang turut membina karakter dan spiritualitas masyarakat.

“Kami hadir untuk memperkuat sinergi antara kepolisian dan pondok pesantren, karena kami menyadari pesantren adalah mitra strategis dalam menjaga ketertiban sosial dan membina generasi bangsa,” ujar AKP Anang di sela-sela penyerahan bantuan.

Menurutnya, Ponpes SPMAA memiliki peran penting dalam pendidikan moral dan spiritual, tidak hanya bagi warga Lamongan, tetapi juga bagi masyarakat luas, mengingat kiprah yayasan ini telah menembus berbagai wilayah di Indonesia melalui program-program kemanusiaan dan dakwah.

Gus Arbi Putra yang menerima bantuan itu mengapresiasi kepedulian Polsek Tikung. Ia menyampaikan terima kasih atas perhatian jajaran kepolisian yang menurutnya sangat berarti, terutama di tengah berbagai tantangan sosial dan ekonomi yang dihadapi lembaga keagamaan saat ini.

“Bantuan ini bukan hanya soal materi, tapi menunjukkan bahwa silaturahmi antara aparat dan pesantren tetap terjalin erat. Kami berharap kerja sama seperti ini bisa terus berlanjut,” ujar Gus Arbi.

Ponpes SPMAA, yang didirikan oleh KH Muhammad Abdullah Muchtar pada 1961, dikenal sebagai salah satu pesantren dengan pendekatan dakwah sosial dan pembangunan masyarakat. Tidak hanya menekankan pada pendidikan agama, pesantren ini juga menjalankan program-program pemberdayaan, lingkungan hidup, hingga tanggap bencana melalui jaringan relawan di bawah yayasan SPMAA.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Target PAD Lamongan Rp1 Triliun, Yuhronur : Bukan untuk Tambah Beban Masyarakat
Dari Warung hingga Bengkel, BAZNAS Kendal Ubah Zakat Jadi Modal Kemandirian
Gus Fawait Rombak Pejabat Pemkab Jember, Target Percepatan RPJMD Jadi Alasan
Harhubnas 2026, Trans Jatim Gratis Sehari di 8 Koridor, Gubernur Khofifah Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik
Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 14:27

Target PAD Lamongan Rp1 Triliun, Yuhronur : Bukan untuk Tambah Beban Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 - 11:42

Dari Warung hingga Bengkel, BAZNAS Kendal Ubah Zakat Jadi Modal Kemandirian

Kamis, 17 September 2026 - 09:14

Gus Fawait Rombak Pejabat Pemkab Jember, Target Percepatan RPJMD Jadi Alasan

Kamis, 17 September 2026 - 09:06

Harhubnas 2026, Trans Jatim Gratis Sehari di 8 Koridor, Gubernur Khofifah Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Berita Terbaru