KENDAL,RadarBangsa.co.id – Ketua Bidang Sinergi Antar Lembaga dan Komunitas PD Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kendal, Arif Fajar Hidayat, menilai rancangan regulasi kawasan hiburan dan rekreasi di Kabupaten Kendal perlu disusun dengan mempertimbangkan karakter sosial, budaya, dan kondisi lingkungan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Arif dalam public hearing yang digelar untuk menyerap masukan dan aspirasi masyarakat terhadap rancangan regulasi kawasan hiburan dan rekreasi di Kabupaten Kendal.
Menurut Arif, regulasi yang disusun tidak hanya perlu memberikan ruang bagi perkembangan investasi dan industri, tetapi juga harus mampu menjaga nilai sosial dan budaya yang berkembang di tengah masyarakat Kendal.
“Pengembangan kawasan hiburan dan rekreasi perlu mempertimbangkan karakter sosial dan budaya masyarakat Kendal,” ujar Arif, kepada RadarBangsa.co.id, Selasa (18/8/2026).
Ia juga menyoroti pengaturan zonasi kawasan hiburan dan rekreasi. Menurutnya, setiap wilayah memiliki karakteristik dan fungsi yang berbeda sehingga penetapan zonasi perlu dilakukan secara tepat.
Salah satu wilayah yang menjadi perhatian adalah kawasan atas, seperti Kecamatan Limbangan. Wilayah tersebut dinilai memiliki fungsi penting sebagai kawasan tangkapan air sehingga perlu mendapatkan perlindungan dalam penyusunan regulasi.
“Untuk itu, perlu dipertegas zonasi kawasan tempat hiburan dan rekreasi di daerah atas sebagai zonasi tempat hiburan dan rekreasi konservasi,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, PD MES Kendal juga menyampaikan sejumlah masukan lainnya, termasuk terkait zonasi kawasan hiburan dan rekreasi religi maupun adat serta kejelasan zonasi tempat hiburan dengan risiko sosial tinggi.
MES Kendal turut mendorong agar aturan mengenai peredaran minuman beralkohol diperjelas, termasuk penataan lokasi dengan mempertimbangkan jarak dari tempat ibadah dan lembaga pendidikan.
Arif berharap berbagai masukan tersebut dapat menjadi bahan penyempurnaan rancangan regulasi. Dengan demikian, regulasi yang dihasilkan nantinya dapat mengakomodasi perkembangan investasi dan industri di Kendal tanpa mengesampingkan nilai sosial, budaya, religi, serta kelestarian lingkungan.
Penulis : Tim
Editor : Arifin Zaenul


















Komentar