BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan memastikan perbaikan ruas Jalan Tunjung–Binoh akan direalisasikan pada 2026. Kepastian ini menjadi angin segar bagi warga dan pengguna jalan yang selama bertahun-tahun mengeluhkan kondisi jalan rusak parah di jalur alternatif penghubung tiga kecamatan.
Jalan Tunjung–Binoh memiliki peran strategis sebagai akses alternatif yang menghubungkan Kecamatan Burneh, Tanah Merah, dan Arosbaya. Kondisi jalan yang berlubang dan rusak berat tidak hanya mengganggu mobilitas warga, tetapi juga berdampak pada distribusi ekonomi dan keselamatan pengguna jalan.
Pada 2024, Pemkab Bangkalan baru mampu melakukan perbaikan terbatas dari Desa Tunjung hingga Desa Kapor. Sementara ruas lanjutan dari Desa Kapor ke Desa Binoh belum tertangani akibat keterbatasan anggaran daerah.
Bupati Bangkalan H. Lukman Hakim, S.IP., M.H. menegaskan bahwa rencana perbaikan jalan tersebut bukan dipicu oleh viralnya keluhan warga di media sosial, melainkan murni karena perencanaan anggaran.
“Bukan karena viral. Sebenarnya sejak 2025 sudah kami usulkan dan coba anggarkan, tetapi karena kondisi finansial daerah terbatas, maka realisasinya baru bisa dilakukan pada 2026,” ujar Lukman Hakim, Selasa (6/1/2026).
Ia juga meminta masyarakat tetap tenang dan bersabar. Menurutnya, Pemkab Bangkalan berkomitmen menjadikan pembangunan infrastruktur sebagai prioritas utama, meski dilakukan secara bertahap menyesuaikan kemampuan anggaran.
“Saya minta masyarakat tenang. Infrastruktur tetap menjadi prioritas kami. Insyaallah tahun 2026, Jalan Tunjung–Binoh dan ruas Binoh–Plakaran akan mulai diperbaiki,” tegasnya.
Dengan masuknya Jalan Tunjung–Binoh dalam agenda prioritas 2026, Pemkab Bangkalan diharapkan mampu meningkatkan konektivitas wilayah serta memperkuat aktivitas ekonomi warga. Masyarakat kini menanti realisasi konkret dari janji pembangunan tersebut.
Penulis : Lan
Editor : Zainul Arifin


















Komentar