Kemnaker–Shopee Cetak Afiliator dari BLK, 100 Instruktur Disiapkan Dorong Ledakan Cuan Digital di Daerah

- Redaksi

Kamis, 12 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menaker Yassierli membuka pelatihan ToT Shopee Affiliate bagi instruktur BLK di BBPVP Bekasi, Rabu (11/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Menaker Yassierli membuka pelatihan ToT Shopee Affiliate bagi instruktur BLK di BBPVP Bekasi, Rabu (11/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BEKASI, RadarBangsa.co.id — Pemerintah mulai memetakan jalur baru penciptaan penghasilan masyarakat berbasis ekonomi digital. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menggandeng Shopee Indonesia melatih 100 instruktur Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP/BLK) melalui program Training of Trainers (ToT) Shopee Affiliate di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bekasi pada 11–13 Februari 2026.

Program ini tidak sekadar pelatihan teknis, tetapi disiapkan sebagai strategi memperbanyak pengajar affiliate di daerah. Para instruktur yang dilatih akan menularkan kembali keterampilan digital marketing dan skema pemasaran berbasis komisi tersebut kepada peserta BLK, mulai dari pencari kerja, lulusan sekolah, hingga masyarakat umum yang ingin memiliki penghasilan tambahan dari internet.

Langkah kolaborasi pemerintah dan platform e-commerce ini menjadi perhatian karena menyasar tren kerja fleksibel yang tengah berkembang, yakni promosi produk digital melalui konten media sosial. Skema affiliate dinilai mudah diakses karena tidak membutuhkan stok barang maupun modal besar, namun berpotensi menghasilkan pendapatan jika dikelola dengan strategi pemasaran yang tepat.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan bahwa pemerintah melihat affiliate marketing sebagai salah satu pintu masuk ekonomi digital yang paling realistis bagi masyarakat luas. Ia menekankan bahwa pelatihan tidak boleh berhenti pada tataran teori, melainkan harus dapat dipraktikkan dan diajarkan ulang secara aplikatif.

“Kami ingin instruktur tidak hanya memahami konsep affiliate marketing, tetapi mampu mengajarkannya kembali kepada generasi muda, pencari kerja, dan peserta BLK agar mereka dapat membuka peluang usaha dan sumber penghasilan mandiri,” ujar Yassierli saat membuka pelatihan, Rabu (11/2/2026).

Ia menggambarkan dampak ekonomi program tersebut bisa meluas melalui efek berantai. Menurutnya, satu instruktur yang aktif melatih dapat melahirkan ratusan afiliator baru di daerah.

“Kebahagiaan terbesar instruktur adalah saat menghasilkan 600 afiliator. Jika satu afiliator menopang satu keluarga berisi empat orang, maka manfaatnya bisa dirasakan sekitar 2.400 orang dalam setahun,” katanya.

Pelatihan menghadirkan pengajar dari Kampus UMKM Shopee yang telah tersertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Materi dirancang praktis dan aplikatif, mencakup pemahaman dasar pemasaran digital, strategi pembuatan konten promosi, optimalisasi media sosial, hingga teknik meningkatkan konversi penjualan melalui tautan affiliate.

Model pembelajaran berbasis praktik ini diharapkan membuat instruktur tidak hanya memahami sistem, tetapi mampu menyesuaikan metode pelatihan dengan karakter peserta di daerah masing-masing. Kemnaker menilai banyak masyarakat sebenarnya telah aktif di media sosial, namun belum mampu mengubah aktivitas tersebut menjadi sumber penghasilan.

Melalui program ini, pemerintah juga mendorong transformasi fungsi BLK agar tidak hanya menjadi pusat pelatihan kerja konvensional, tetapi berkembang sebagai pusat talenta ekonomi digital. Instruktur lulusan ToT akan membuka kelas affiliate di balai pelatihan daerah, termasuk di wilayah nonperkotaan, guna memperluas pemerataan akses keterampilan digital.

Yassierli menilai kolaborasi pemerintah dan sektor swasta menjadi faktor kunci percepatan pengembangan kompetensi tenaga kerja nasional. Menurutnya, penguatan keterampilan digital akan berdampak langsung pada penciptaan kerja baru, peningkatan produktivitas, dan pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif.

Dari sisi industri, Shopee memandang kerja sama ini sebagai investasi jangka panjang dalam membangun ekosistem talenta digital Indonesia. Deputy Director of Public Affairs Shopee Indonesia, Radynal Nataprawira, menyatakan bahwa balai pelatihan vokasi memiliki posisi strategis dalam menjangkau masyarakat hingga ke daerah.

“Melalui pelatihan ini kami berharap para instruktur dapat menjadi ujung tombak penyebaran keterampilan affiliate marketing secara luas,” ujarnya.

Shopee menargetkan hingga akhir 2026 sebanyak 1.000 peserta mengikuti rangkaian pelatihan Shopee Affiliate. Target tersebut diharapkan mempercepat lahirnya afiliator baru sekaligus memperkuat kapasitas pengajar vokasi di berbagai wilayah.

Program ini juga diperkuat rekam jejak Kampus UMKM Shopee yang sejak 2021 telah memberikan pendampingan kepada jutaan pelaku usaha di Indonesia. Hingga kini, lebih dari 350.000 jam pelatihan telah diselenggarakan dengan dukungan ratusan modul pembelajaran, termasuk materi affiliate yang menjadi salah satu topik paling diminati karena relevan dengan tren ekonomi digital.

Fenomena afiliator yang mampu menghasilkan pendapatan dari konten ulasan produk turut mendorong viralnya skema ini di masyarakat. Pemerintah melihat tren tersebut sebagai peluang strategis untuk memperluas sumber penghasilan baru, bukan sekadar fenomena sesaat di media sosial.

Melalui sinergi berkelanjutan, Kemnaker dan Shopee berharap talenta digital Indonesia tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga pelaku ekonomi aktif yang mampu memanfaatkan peluang pasar digital secara produktif.

“Kami berharap kolaborasi ini benar-benar membuka jalan masyarakat untuk belajar, bekerja, dan berkembang di era digital,” tutup Yassierli.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Lamongan Tancap Gas Reformasi Birokrasi, 34 Pejabat Resmi Dilantik
Bupati Lamongan Lantik 34 Pejabat, Dorong Percepatan Layanan Publik dan Birokrasi Efektif
1.239 Jemaah Haji Sidoarjo Berangkat, Wabup Tekankan Kesehatan
Sidoarjo Genjot Senam Jantung Sehat, 140 Instruktur Disiapkan Tekan Risiko
Medsos Dibatasi Usia 16 Tahun, NTB Dukung Perlindungan Anak Digital
Gebrak Rutilahu Diluncurkan, Wali Kota Lubuk Linggau Kejar Perbaikan 255 Rumah
DPRD Musi Rawas Gaspol 4 Raperda Krusial Dibahas, Dari Tata Ruang hingga Ketertiban Daerah
Banjir Sidoarjo Tak Kunjung Usai, Pemkab Gandeng BNPB Gaspol Rp209 M

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:18 WIB

Bupati Lamongan Tancap Gas Reformasi Birokrasi, 34 Pejabat Resmi Dilantik

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:12 WIB

Bupati Lamongan Lantik 34 Pejabat, Dorong Percepatan Layanan Publik dan Birokrasi Efektif

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:44 WIB

1.239 Jemaah Haji Sidoarjo Berangkat, Wabup Tekankan Kesehatan

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:37 WIB

Sidoarjo Genjot Senam Jantung Sehat, 140 Instruktur Disiapkan Tekan Risiko

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:11 WIB

Gebrak Rutilahu Diluncurkan, Wali Kota Lubuk Linggau Kejar Perbaikan 255 Rumah

Berita Terbaru

Wabup Sidoarjo Mimik Idayana melepas jemaah haji di Sidoarjo, Selasa (5/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

1.239 Jemaah Haji Sidoarjo Berangkat, Wabup Tekankan Kesehatan

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:44 WIB