SURABAYA, RadarBangsa.co.id — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menganugerahkan Tanda Kehormatan Republik Indonesia Satyalancana Karya Satya kepada 469 aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Provinsi Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa (13/10). Khofifah meminta para penerima penghargaan menjaga integritas dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Penganugerahan yang berlangsung dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Jawa Timur tersebut diberikan kepada ASN dengan masa pengabdian 10, 20, dan 30 tahun.
Dari total 469 penerima, sebanyak 244 ASN menerima penghargaan pada sesi pertama, sedangkan 225 ASN lainnya pada sesi kedua.
Pada sesi pertama, penghargaan diberikan kepada tiga ASN dengan masa pengabdian 30 tahun, satu ASN dengan masa pengabdian 20 tahun, dan 240 ASN dengan masa pengabdian 10 tahun.
Sementara itu, pada sesi kedua, penerima terdiri atas satu ASN dengan masa pengabdian 30 tahun, dua ASN dengan masa pengabdian 20 tahun, serta 222 ASN dengan masa pengabdian 10 tahun.
Dalam amanatnya, Khofifah menyampaikan apresiasi atas dedikasi para ASN yang dinilai telah berkontribusi bagi kemajuan Jawa Timur. Ia mengingatkan bahwa penghargaan tersebut harus menjadi motivasi untuk terus menjalankan tugas secara bertanggung jawab.
“Terima kasih banyak sudah memberikan dedikasi dan pengabdian yang terbaik, sehingga Presiden Republik Indonesia memberikan tanda kehormatan kepada panjenengan semua. Jadikan penghargaan ini sebagai motivasi untuk bekerja dengan penuh integritas, penuh tanggung jawab serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Khofifah.
Menurut Khofifah, pengabdian ASN perlu diwujudkan melalui pekerjaan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia juga mengajak para penerima penghargaan mempertahankan prestasi dan komitmen yang telah dibangun selama menjalankan tugas.
“Jaga seluruh prestasi, integritas dan pengabdian yang sudah bapak ibu lakukan selama ini dan teruslah memberikan yang terbaik bagi masyarakat bangsa dan negara khususnya bagi Jawa Timur,” katanya.
Khofifah turut mengingatkan bahwa tidak semua kerja baik mendapatkan pengakuan secara langsung. Meski demikian, ia meminta para ASN tetap bekerja secara profesional dan menjaga ketulusan dalam memberikan pelayanan.
“Mungkin dari sekian banyak kerja baik kita tidak terpotret oleh manusia, tetapi malaikat akan selalu memotret catatan-catatan kebaikan itu. Maka teruslah bekerja secara profesional, menjaga integritas, serta memperkuat kerja kolektif, sinergi, dan kolaborasi yang sudah dibangun selama ini,” katanya.
Ia berharap pengabdian para ASN terus memberikan dampak positif bagi masyarakat sekaligus mendukung kemajuan Jawa Timur.
“Semoga semua yang kita lakukan berdampak dan berkah bagi Jawa Timur,” pungkasnya.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar