Khofifah Minta Doa Khusus Cicit Syekh Abdul Qadir Al-Jailani: Demi Jawa Timur dan Indonesia yang Damai

Minggu, 4 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Khofifah bersama Cicit Syekh Abdul Qadir Al-Jailani memimpin doa bersama dengan 20.000 jamaah Muslimat NU di Masjid Al-Akbar Surabaya (hms)

Gubernur Khofifah bersama Cicit Syekh Abdul Qadir Al-Jailani memimpin doa bersama dengan 20.000 jamaah Muslimat NU di Masjid Al-Akbar Surabaya (hms)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id — Sekitar 20.000 jamaah Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) larut dalam doa bersama untuk bangsa, yang dipimpin langsung oleh cicit Syekh Abdul Qadir Al-Jailani, yaitu Syekh Afeefuddin Al-Jailani. Acara ini digelar dalam rangka Hari Lahir (Harlah) ke-79 Muslimat NU dan peringatan Hari Kartini di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya (MAS) beberapa hari lalu.

Kehadiran Syekh Afeefuddin, yang merupakan cicit ke-33 Nabi Muhammad SAW dan keturunan ke-19 dari Syekh Abdul Qadir Al-Jailani, menambah kekhusyukan majelis doa yang juga dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur sekaligus Ketua Umum Dewan Pembina Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa.

“Alhamdulillah, hadir di tengah-tengah kita tamu kehormatan yang kita muliakan, Maulana Syekh Afeefuddin Al-Jailani. Beliau adalah dari garis Sayyidina Hasan dan Husain, serta cicit dari Syekh Abdul Qadir Al-Jailani,” ujar Khofifah dalam sambutannya.

Doa bersama yang berlangsung khidmat turut diisi dengan lantunan manaqib, shalawat Nabi, Mahallul Qiyam, tausiyah, hingga ijazah Dala’ilul Khairat. Ketika Mahallul Qiyam dilantunkan, para jamaah menyambungkan bait “Ya Jaddal Hasan wal Husain” sebagai bentuk penghormatan kepada Syekh Afeefuddin yang berasal dari garis keturunan tersebut.

Khofifah dalam kesempatan itu juga mengajak seluruh jamaah Muslimat NU dan Syekh Afeefuddin untuk mendoakan kedamaian dan kesejahteraan bagi Jawa Timur dan Indonesia secara umum.

“Kita panjatkan doa agar bangsa ini diberikan keberkahan, rakyat hidup damai dan sejahtera, serta Jawa Timur terus mendapat kemajuan,” ujarnya.

Syekh Afeefuddin dalam tausiyahnya mengaku merasa terhormat berada di tengah puluhan ribu jamaah Muslimat NU. Ia menyebut kehadiran ibu-ibu Muslimat bukan sekadar sebagai peserta majelis, melainkan lautan cinta yang menyebarkan kedamaian.

“Saya tidak melihat ibu-ibu, saya melihat lautan cinta. Kita belajar cinta dari para ibu. Hanya mereka yang mampu menumbuhkan cinta yang tulus,” ucapnya.

Syekh Afeefuddin juga menceritakan peran sentral ibu dalam perjalanan keilmuan Syekh Abdul Qadir Al-Jailani, yang memperoleh restu dari sang ibu untuk menimba ilmu ke Baghdad.

“Jadi, kehadiran kalian di sini bukan hanya karena cinta kepada Rasulullah dan Syekh Abdul Qadir, tapi juga karena cinta kepada ibunda beliau. Bahkan saya datang ke sini untuk mencari berkah dari para ibu, bukan sebaliknya,” kata dia.

Dalam penutup tausiyahnya, Syekh Afeefuddin turut mendoakan para tokoh perempuan di Indonesia, termasuk Gubernur Khofifah, serta mengenang jasa Raden Ajeng Kartini yang dianggap sebagai pelopor pendidikan dan pencerahan kaum perempuan.

“Saya tahu buku Kartini telah diterjemahkan dalam berbagai bahasa. Kita doakan beliau bersama para pendiri Nahdlatul Ulama. Terima kasih kepada Ibu Khofifah, semoga Allah memberikan keberkahan bagi Indonesia dan khususnya Jawa Timur,” ujarnya.

Turut hadir dalam acara ini Ketua PW Muslimat NU Jawa Timur Masruroh Wahid, serta Ketua PWNU Jawa Timur KH Abdul Hakim Mahfudz.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Menaker Yassierli: Indonesia Siap Jadi Mitra Dialog Pekerja ASEAN di Tengah Gejolak Global
Kapolri Tekankan Integritas Personel serta Pelayanan Humanis untuk Perkuat Kepercayaan Publik
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub hingga 30 Oktober, Ini Jadwal Seleksi Peserta
Kemnaker Buka InaSkills 2026, Bidik Talenta untuk Kompetisi Dunia
Kemnaker Umumkan Pemenang Anugerah Informasi Publik 2026
Kemnaker Perpanjang Pendaftaran Mitra MagangHub hingga 29 Oktober
Menaker Paparkan Regulasi Baru untuk Perkuat Pelindungan Pekerja
Senator Cantik Anggota DPD RI Lia Istifhama Ajak Ibu LDII Lindungi Anak di Ruang Digital

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:18

Menaker Yassierli: Indonesia Siap Jadi Mitra Dialog Pekerja ASEAN di Tengah Gejolak Global

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:02

Kapolri Tekankan Integritas Personel serta Pelayanan Humanis untuk Perkuat Kepercayaan Publik

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:39

Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub hingga 30 Oktober, Ini Jadwal Seleksi Peserta

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:23

Kemnaker Buka InaSkills 2026, Bidik Talenta untuk Kompetisi Dunia

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:08

Kemnaker Umumkan Pemenang Anugerah Informasi Publik 2026

Berita Terbaru