Prof Nuh Puji Muslimat NU, Sebut Kepemimpinan Khofifah Jadi Kunci Sukses Atasi Kemiskinan

- Redaksi

Minggu, 4 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prof Nuh bersama Khofifah Indar Parawansa dalam acara orientasi Pimpinan Pusat Muslimat NU 2025–2030 (hmas)

Prof Nuh bersama Khofifah Indar Parawansa dalam acara orientasi Pimpinan Pusat Muslimat NU 2025–2030 (hmas)

JAKARTA, RadarBangsa.co.id — Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Prof Mohammad Nuh menilai Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) telah menjelma menjadi pelopor dalam gerakan yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Pernyataan ini ia sampaikan dalam acara orientasi Pimpinan Pusat Muslimat NU Masa Khidmat 2025–2030, yang digelar pada Minggu (4/5/2025).

“Dengan spirit cinta dan bangga menjadi NU, Muslimat NU menjadi pelopor gerakan pemberi manfaat,” ujar Prof Nuh dalam sambutannya.

Menurut dia, kontribusi Muslimat NU bukan hanya klaim semata. Karakter pengabdian yang melekat kuat dalam organisasi perempuan terbesar di dunia itu menjadi fondasi lahirnya gerakan yang memberi dampak nyata di tengah masyarakat.

“Muslimat memiliki kader yang expert, pembelajar sejati, koheren, dan militan. Mereka bukan hanya penggerak, tetapi juga pelopor, penerus, dan penyempurna. Ini karena Muslimat berhasil membentuk pribadi kader yang penuh kemanfaatan,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya pengabdian sebagai bentuk investasi sosial. “Untuk meraih kesuksesan, kita harus membangun deposito kebaikan. Salah satunya adalah pengabdian untuk agama dan kemaslahatan umat, dan Muslimat telah menunjukkan peran nyata dalam sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan dakwah,” ujar Nuh.

Lebih lanjut, Prof Nuh menilai capaian Muslimat NU tidak lepas dari sosok Khofifah Indar Parawansa yang selama ini memimpin organisasi tersebut. Kepemimpinan Khofifah dinilai berkontribusi besar, tidak hanya bagi organisasi, tetapi juga dalam penanggulangan kemiskinan di Jawa Timur.

“Kalau kita bicara kemanfaatan untuk masyarakat, kita harus apresiasi langkah cerdas Ibu Khofifah sebagai Gubernur Jawa Timur sekaligus tokoh Muslimat dalam mengatasi persoalan kemiskinan,” tegasnya.

Pujian terhadap Khofifah juga datang dari Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul. Dalam pernyataan tertulisnya pada Jumat (2/5/2025), ia mengapresiasi sinergi Gubernur Khofifah dengan kepala daerah di Jawa Timur dalam upaya menurunkan angka kemiskinan.

“Saya bersyukur karena Ibu Gubernur bersama bupati/wali kota yang baru ini memiliki upaya keras untuk menyesuaikan dengan visi dan misi Bapak Presiden,” kata Gus Ipul.

Presiden Prabowo Subianto, lanjut dia, menargetkan kemiskinan ekstrem turun menjadi nol persen pada 2026 dan angka kemiskinan menyusut hingga 25 persen pada 2029. Untuk mencapai target tersebut, Presiden telah menerbitkan dua instruksi presiden, yakni Inpres Nomor 4 tentang Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dan Inpres Nomor 8 tentang Optimalisasi Pengentasan Kemiskinan Ekstrem.

“Ini adalah langkah strategis Presiden agar semua kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah bisa bersinergi, menghilangkan ego sektoral,” ucapnya.

Khofifah sendiri menegaskan komitmennya untuk mendorong kolaborasi lintas sektor guna mempercepat penurunan angka kemiskinan ekstrem di Jatim.

“Ini merupakan arahan Bapak Presiden agar semua elemen bersinergi. Salah satu langkah yang kita ambil hari ini adalah dengan harmonisasi bersama pilar-pilar sosial untuk menyatukan tujuan,” ujar Khofifah.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Zainul Arifin Kembali Percayakan Oki Rinenggo Basuki Pimpin Perwakilan Radar Bangsa Jateng–DIY
JNE Luncurkan Program Ramadan 1447 H ‘BERGEMA’, Promo Mudik hingga Diskon Ongkir 80 Persen
Try Sutrisno Wafat, Khofifah Instruksikan Bendera Setengah Tiang Dua Hari di Jawa Timur
Piala Kapolri 2026 Digelar di Tangerang, Karate Bhayangkara Presisi Buka Jalan Atlet Menuju Level Nasional
Mohamad Feriadi Bawa JNE Tembus Indonesia Best CEO 2025 di Tengah Ketidakpastian Global
Jatim Sabet 13 Sertifikat Nasional, Khofifah Dinobatkan Pembina Pengelolaan Sampah Terbaik 2026
Raih IDSD 3,81, Lamongan Perkuat Posisi sebagai Daerah Berdaya Saing Tinggi
Senator Jatim Anggota DPD RI Lia Istifhama Borong dan Bagikan Kipas Khofifah–Emil di Wonocolo, Apresiasi Setahun Kepemimpinan Pemprov Jatim

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 16:04 WIB

Zainul Arifin Kembali Percayakan Oki Rinenggo Basuki Pimpin Perwakilan Radar Bangsa Jateng–DIY

Rabu, 4 Maret 2026 - 17:45 WIB

JNE Luncurkan Program Ramadan 1447 H ‘BERGEMA’, Promo Mudik hingga Diskon Ongkir 80 Persen

Senin, 2 Maret 2026 - 10:41 WIB

Try Sutrisno Wafat, Khofifah Instruksikan Bendera Setengah Tiang Dua Hari di Jawa Timur

Jumat, 27 Februari 2026 - 16:46 WIB

Piala Kapolri 2026 Digelar di Tangerang, Karate Bhayangkara Presisi Buka Jalan Atlet Menuju Level Nasional

Jumat, 27 Februari 2026 - 14:09 WIB

Mohamad Feriadi Bawa JNE Tembus Indonesia Best CEO 2025 di Tengah Ketidakpastian Global

Berita Terbaru

Hukum - Kriminal

Lubuk Linggau, Polisi Tangkap Residivis Sabu dengan Barang Bukti Lengkap

Jumat, 6 Mar 2026 - 15:22 WIB