Khofifah Pastikan Jatim Makin Kokoh di Puncak FLS3N Nasional

- Redaksi

Senin, 24 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA. RadarBangsa.co.id – Jawa Timur kembali menunjukkan superioritasnya di panggung pendidikan nasional setelah resmi dinobatkan sebagai Juara Umum Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) 2025 tingkat pendidikan menengah. Ajang yang berlangsung di Jakarta pada 17–23 November 2025 ini mempertemukan talenta muda terbaik dari 37 provinsi serta Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN). Namun, siswa Jawa Timur kembali tampil meyakinkan dengan dominasi raihan 18 medali, terdiri dari 7 medali emas, 4 medali perak, dan 7 medali perunggu.

Prestasi tersebut diumumkan pada malam puncak FLS3N 2025 di Jakarta, Sabtu (22/11). Penghargaan diberikan oleh Kepala Pusat Prestasi Nasional Maria Veronica Irene Herdjiono kepada wakil Gubernur Jawa Timur, Any Saulina, yang hadir mewakili Khofifah Indar Parawansa. Hasil ini memperkuat posisi Jawa Timur sebagai daerah dengan tradisi prestasi seni dan sastra paling konsisten dalam satu dekade terakhir.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut dan menegaskan bahwa prestasi ini merupakan wujud nyata dari keseriusan Jawa Timur dalam membangun pendidikan berbasis karakter, inovasi, dan kompetensi. “Kemenangan ini bukan sekadar angka medali, tetapi bukti bahwa pelajar Jawa Timur terbiasa bekerja keras, berkompetisi sehat, dan menampilkan karya terbaiknya di hadapan publik nasional,” ujarnya di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (24/11).

Khofifah menjelaskan bahwa prestasi FLS3N 2025 semakin memperkuat rekam jejak kemenangan Jawa Timur di berbagai ajang nasional lainnya. Sebelumnya, Jatim juga menjadi Juara Umum LKS Nasional tiga tahun berturut-turut, serta mencatat hasil gemilang di OPSI dan O2SN. Menurutnya, keberhasilan ini bukan kebetulan, namun hasil dari fondasi pembinaan pendidikan yang kuat dan terarah. “Jawa Timur bergerak secara sistematis. Pembinaan dimulai sejak sekolah hingga ke tingkat provinsi, sehingga siswa terbiasa berkompetisi pada level tertinggi,” tandasnya.

Ia menambahkan, FLS3N juga menjadi ruang strategis untuk menumbuhkan karakter generasi muda di tengah percepatan perubahan zaman. “Seni mengasah kepekaan rasa, kreativitas menajamkan kecerdasan, dan kompetisi menumbuhkan mental juara. Inilah bekal yang harus dimiliki pelajar kita untuk menghadapi tantangan global,” tegasnya.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menyampaikan bahwa kompetisi FLS3N 2025 menjadi salah satu yang paling ketat sepanjang penyelenggaraan. Tahun ini, jumlah pendaftar mencapai 89.241 siswa dari seluruh Indonesia dan hanya 855 siswa yang berhak tampil sebagai finalis nasional. Artinya, hanya 0,9 persen atau satu dari setiap 104 siswa yang berhasil menembus babak final. “Tingkat persaingan tahun ini sangat ketat. Siswa tidak hanya dituntut kreatif, tetapi juga harus mampu menampilkan karya yang matang secara konsep, teknik, ide, dan relevansi,” katanya.

Aries menjelaskan, Jawa Timur mengirim 23 finalis untuk bertarung pada 16 cabang lomba, mulai dari monolog, musik tradisional, desain komunikasi visual, menulis cerpen, hingga lukis digital. Menurutnya, hasil yang diperoleh menunjukkan keberhasilan sistem pembinaan. “Kami menerapkan pembinaan berjenjang dan terpadu, melibatkan sekolah, guru pembina, orang tua, dan pemerintah daerah. Kolaborasi ini menjadi kunci utamanya,” jelasnya.

Prestasi besar ini menjadi bukti bahwa daerah yang memiliki program pembinaan terstruktur mampu melahirkan talenta unggul secara berkelanjutan. Aries berharap prestasi ini menjadi pemantik semangat siswa lain untuk menekuni potensi terbaiknya. “Seni dan sastra tidak hanya bicara bakat, tetapi ketekunan. Kami ingin siswa Jawa Timur menyadari bahwa karya mereka bisa membawa nama daerah dihormati secara nasional,” tambahnya.

Di sisi lain, Kepala Pusat Prestasi Nasional Maria Veronica Irene Herdjiono menyebut FLS3N 2025 mencatat peningkatan tren minat seni dan sastra di kalangan siswa. Jumlah peserta meningkat 37 persen dibanding tahun sebelumnya. Proses seleksi juga dilakukan secara berlapis untuk memastikan kualitas kompetisi terjaga. “Mereka yang tampil di final adalah siswa terbaik dari puluhan ribu peserta, sehingga kompetisi berlangsung sangat kompetitif dan berkualitas,” ucapnya.

Tidak hanya meraih juara umum, Jawa Timur juga memperoleh apresiasi khusus dari Institut Kesenian Jakarta (IKJ). Rektor IKJ, Prof. Dr. Ir. M. Syamsul Maarif, memberikan satu beasiswa penuh kepada Jawa Timur sebagai provinsi juara umum FLS3N 2025. Selain itu, seluruh juara 1, 2, 3, dan juara harapan memperoleh fasilitas bebas tes masuk IKJ. “Kami menyaksikan penampilan finalis Jawa Timur dan melihat dedikasi yang luar biasa. Seni membutuhkan totalitas, dan peserta dari Jawa Timur menunjukkannya,” ujarnya.

Gubernur Khofifah berharap prestasi ini menjadi inspirasi bagi seluruh sekolah di Jawa Timur. Ia menegaskan bahwa ruang prestasi bagi generasi muda sangat luas dan harus terus dimaksimalkan. “Kami ingin siswa Jawa Timur bukan hanya menjadi juara nasional, tetapi juga pemain global. Hari ini panggungnya nasional, ke depan panggungnya dunia,” ujarnya.

Prestasi FLS3N 2025 menjadi bukti bahwa Jawa Timur bukan hanya berprestasi di ruang akademik, tetapi juga memimpin dalam pembinaan seni dan budaya yang menjadi kekuatan identitas bangsa.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Hardiknas 2026: Anak SD Jadi Komandan Paskibra, Murid SR Mojokerto Pidato 5 Bahasa di Depan Khofifah
Khofifah Buat Sejarah di Hardiknas 2026: Paskibra SD Pimpin Upacara, Siswa SR Pidato 5 Bahasa
Kapolres Lamongan Ganjar Anggota Berprestasi, Pesan Keras: Kerja Bukan Cari Pujian
May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
May Day 2026 di Lamongan: BPJS Ketenagakerjaan Fokus pada Perlindungan Pekerja
Hari Buruh 2026 di Jember, BPJS Ketenagakerjaan Ingatkan Pentingnya Jaminan bagi Pekerja Rentan
Dewan Pers: Jurnalisme Berkualitas Jadi Pilar Masa Depan Damai dan Adil
Tak Ada Demo Ricuh, May Day Jember 2026 Berubah Jadi Panggung Harmoni Buruh dan Pengusaha

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 21:38 WIB

Hardiknas 2026: Anak SD Jadi Komandan Paskibra, Murid SR Mojokerto Pidato 5 Bahasa di Depan Khofifah

Senin, 4 Mei 2026 - 21:26 WIB

Khofifah Buat Sejarah di Hardiknas 2026: Paskibra SD Pimpin Upacara, Siswa SR Pidato 5 Bahasa

Senin, 4 Mei 2026 - 12:28 WIB

Kapolres Lamongan Ganjar Anggota Berprestasi, Pesan Keras: Kerja Bukan Cari Pujian

Senin, 4 Mei 2026 - 11:41 WIB

May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan

Senin, 4 Mei 2026 - 11:30 WIB

May Day 2026 di Lamongan: BPJS Ketenagakerjaan Fokus pada Perlindungan Pekerja

Berita Terbaru