Khofifah Resmikan Revitalisasi 45 Sekolah di 3 Daerah, Rp46,9 Miliar Digelontorkan untuk Pendidikan Jatim

Jumat, 15 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan revitalisasi 45 SMA, SMK, dan SLB di Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan. Kamis, 14 Mei 2026 (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan revitalisasi 45 SMA, SMK, dan SLB di Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan. Kamis, 14 Mei 2026 (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

TULUNGAGGUNG, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelontorkan anggaran Rp46,9 miliar untuk merehabilitasi dan merevitalisasi 45 SMA, SMK, dan SLB negeri maupun swasta di Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan. Program ini disorot sebagai langkah serius memperbaiki kualitas pendidikan sekaligus menciptakan ruang belajar yang aman dan layak bagi ribuan siswa di wilayah selatan Jatim.

TULUNGAGUNG, RadarBangsa.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan rehabilitasi dan revitalisasi puluhan SMA, SMK, dan SLB negeri maupun swasta di Kabupaten Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan, Kamis (14/5). Peresmian dipusatkan di SMKN 1 Tulungagung.

Total terdapat 45 sekolah yang selesai direhabilitasi dengan nilai anggaran mencapai Rp46,9 miliar. Rinciannya, Kabupaten Tulungagung memperoleh alokasi Rp23,2 miliar untuk 20 lembaga pendidikan, Trenggalek Rp8,5 miliar untuk 11 lembaga, dan Pacitan Rp15,1 miliar untuk 13 lembaga.

Revitalisasi itu mencakup pembangunan ruang kelas baru, laboratorium, perpustakaan, toilet, ruang praktik siswa hingga ruang keterampilan bagi SLB. Kondisi sarana pendidikan yang sebelumnya dinilai kurang layak kini mulai diperbaiki untuk menunjang proses belajar mengajar yang lebih aman dan nyaman.

Khofifah menegaskan, pembangunan sektor pendidikan tidak boleh dilakukan setengah hati. Menurutnya, kualitas sumber daya manusia Jawa Timur ditentukan dari lingkungan belajar yang sehat dan memadai.

“Perhatian kita terhadap dunia pendidikan tidak setengah-setengah. Siswa Jawa Timur harus belajar di ruang yang aman, sehat, dan memuliakan martabat mereka sebagai generasi penerus bangsa,” kata Khofifah.

Ia menilai revitalisasi sekolah bukan hanya persoalan memperbaiki gedung rusak atau mengecat ulang bangunan lama. Lebih jauh, langkah tersebut disebut sebagai upaya menghadirkan harapan baru bagi siswa, khususnya di daerah.

“Revitalisasi sekolah bukan sekadar mengecat dinding kusam atau mengganti fasilitas rusak. Lebih dari itu, ini adalah ikhtiar menghadirkan harapan baru bagi anak-anak Jawa Timur,” ujarnya.

Program rehabilitasi itu juga dipandang penting di tengah tantangan pendidikan dan kesenjangan fasilitas sekolah yang masih terjadi di sejumlah wilayah. Pemerintah provinsi berharap pembangunan sarana pendidikan mampu mendorong peningkatan mutu belajar sekaligus memutus rantai kemiskinan.

“Setiap rupiah yang kita keluarkan untuk pendidikan sejatinya bukan biaya belanja, melainkan investasi terbaik bagi masa depan anak-anak kita,” tegasnya.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai menambahkan, pembangunan sarana pendidikan harus dilakukan berkelanjutan agar sekolah mampu menciptakan ekosistem belajar yang berkualitas.

“Bukan sekadar memperbaiki fisik, tetapi membangun ekosistem pendidikan yang lebih baik agar siswa semangat belajar dan tumbuh menjadi generasi produktif,” tandasnya.

Dalam kesempatan itu, juga dilakukan penandatanganan prasasti revitalisasi sekolah serta penyerahan bantuan biaya pendidikan kepada 30 siswa SMA dan SMK dari Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan. “Langkah tersebut diharapkan menjadi penguat akses pendidikan bagi pelajar di daerah”, pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Sidak Proyek RSUD Notopuro, Wakil Bupati Sidoarjo Tekankan Transparansi Material
TKA SMKN 8 Malang Diikuti 391 Murid, Khofifah Turun Langsung
Kapolres Lamongan Ajak Pelajar SMPN 1 Jauhi Narkoba Lewat POLIDIK
Jelang TKA 2026, Khofifah Tenangkan 438 Ribu Murid Jatim
Polres Kendal Mutasi 14 Pejabat, Ini Daftar Pergantiannya
Wakili Almarhumah Kakak, Senator Cantik Lia Istifhama Dampingi Keponakan di Wisuda DKV ITS
5.000 Anak PAUD Meriahkan Festival ASI BERLIAN di Sidoarjo
Hari Jadi ke-495 Bangkalan, Bupati Tekankan Pengentasan Kemiskinan dan Lapangan Kerja

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:32

Sidak Proyek RSUD Notopuro, Wakil Bupati Sidoarjo Tekankan Transparansi Material

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:21

TKA SMKN 8 Malang Diikuti 391 Murid, Khofifah Turun Langsung

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:15

Kapolres Lamongan Ajak Pelajar SMPN 1 Jauhi Narkoba Lewat POLIDIK

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:57

Jelang TKA 2026, Khofifah Tenangkan 438 Ribu Murid Jatim

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:49

Polres Kendal Mutasi 14 Pejabat, Ini Daftar Pergantiannya

Berita Terbaru