Kinerja Tahun Pertama, Bupati Jember Catat Ekonomi Tumbuh Tertinggi dan Kemiskinan Terendah

Selasa, 31 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Jember menyampaikan LKPJ 2025 di DPRD Kabupaten Jember. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id,) Selasa, 31 Maret 2026

Bupati Jember menyampaikan LKPJ 2025 di DPRD Kabupaten Jember. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id,) Selasa, 31 Maret 2026

JEMBER, RadarBangsa.co.id – Bupati Jember memaparkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Jember, Selasa (31/03/2026). Laporan ini menjadi cerminan kinerja tahun pertama kepemimpinannya dengan hasil yang menunjukkan tren positif di berbagai sektor.

Kinerja pembangunan Kabupaten Jember pada 2025 menunjukkan peningkatan signifikan. Pertumbuhan ekonomi tercatat 5,47 persen, tertinggi dalam lima tahun terakhir, melampaui rata-rata Jawa Timur dan nasional. Pendapatan Asli Daerah (PAD) melonjak 135 persen menjadi Rp 1,058 triliun dibanding Rp 774,16 miliar tahun sebelumnya, tanpa menaikkan pajak maupun retribusi daerah.

Investasi juga mengalami lonjakan 70,2 persen, dari Rp 1,51 triliun menjadi Rp 2,57 triliun, melebihi target RPJMD 139 persen, dengan serapan tenaga kerja hampir 10 ribu orang. Upaya penanggulangan kemiskinan berhasil menekan angka menjadi 8,67 persen, terendah dalam satu dekade, sementara pengangguran terbuka turun menjadi 3,07 persen.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 71,57, didorong perbaikan pendidikan, kesehatan, dan daya beli masyarakat. Penanganan stunting menunjukkan kemajuan dengan prevalensi turun menjadi 20,1 persen. Stabilitas ekonomi terjaga dengan inflasi 2,77 persen, sedangkan tata kelola pemerintahan meraih kategori A dalam Indeks Reformasi Birokrasi. Efisiensi investasi tercermin dari ICOR 0,74.

Program Prioritas Masyarakat:

Beberapa program prioritas berdampak langsung bagi warga Jember.
Beasiswa Cinta Bergema: Menjangkau 7.037 mahasiswa, termasuk santri dan keluarga kurang mampu, dengan sistem tunggal hingga lulus tanpa proses pendaftaran berulang.

Cinta Petani, Nelayan, dan UMKM: Penyaluran pupuk mencapai 64 juta kg urea dan 56 juta kg NPK, asuransi jiwa bagi 1.971 nelayan, bantuan 2.458 gerobak UMKM, serta pengurangan retribusi pasar hingga 75 persen. Infrastruktur air diperbaiki pada 107 kelompok tani dengan luasan 4.410 hektar.

Insentif Masyarakat: Sebanyak 21.399 guru ngaji, kader posyandu, ketua RT, dan RW menerima insentif yang mudah dicairkan dengan jaminan BPJS Ketenagakerjaan.

Pembangunan Infrastruktur: Jalan mantap sepanjang 2.105 km, 4.236 titik PJU terpasang, Dusun Bandealit kini tersambung listrik, revitalisasi 124 sekolah rusak dengan dana APBN, dan reaktivasi Bandara Jember membuka rute ke Jakarta dan Bali, meningkatkan kunjungan wisatawan menjadi 1,8 juta orang.

Program UHC: Cakupan JKN mencapai 99,46 persen dengan keaktifan 82,15 persen, memberikan akses pengobatan gratis di seluruh fasilitas kesehatan.

Wadul Gus’e: Kanal pengaduan masyarakat menerima 10.412 laporan dengan 86 persen tindak lanjut, didukung program Bunga Desaku dan Guse Menyapa yang mengunjungi 60 desa untuk menyerap aspirasi warga.

“Capaian ini adalah hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat. Ini menjadi fondasi kuat untuk membawa Jember naik ke level berikutnya,” ujar Bupati Jember.

Keberhasilan ini menandai fondasi kuat bagi pembangunan Jember yang inklusif dan berkelanjutan. Ekonomi tumbuh, kemiskinan menurun, serta kualitas hidup meningkat menjadi sinyal positif bagi stabilitas sosial dan investasi daerah. Intervensi berbasis data, konektivitas infrastruktur, dan program sosial yang menyentuh masyarakat langsung menunjukkan pemerintahan yang adaptif dan responsif.

“Kami menyadari masih banyak tantangan ke depan. Namun dengan fondasi yang telah dibangun, kami optimis Jember akan terus bergerak maju, lebih sejahtera, dan berdaya saing,”tutup Bupati.

Penulis : Herry

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru