HUT ke-3 Komppak Pasuruan Meriah, Jamu Gratis dan Kuliner Tradisional Serbu Alun-alun Bangil

Rabu, 10 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pengunjung menikmati Festival Jamu, Pesona Kuliner dan Kriya yang digelar KOMPPAK Kabupaten Pasuruan di Alun-alun Bangil dalam rangka HUT ke-3 komunitas tersebut. Minggu, 7 Juni 2026 (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pengunjung menikmati Festival Jamu, Pesona Kuliner dan Kriya yang digelar KOMPPAK Kabupaten Pasuruan di Alun-alun Bangil dalam rangka HUT ke-3 komunitas tersebut. Minggu, 7 Juni 2026 (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Komunitas Pengusaha Perempuan Aktif dan Kreatif (KOMPPAK) Kabupaten Pasuruan merayakan hari jadinya yang ketiga dengan menggelar Festival Jamu, Pesona Kuliner dan Kriya di Alun-alun Bangil, Minggu (7/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi ajang pelestarian budaya sekaligus upaya memperkuat ekonomi kreatif dan pemberdayaan pelaku UMKM lokal.

Ratusan pengurus dan anggota KOMPPAK Kabupaten Pasuruan turut memeriahkan kegiatan yang dibuka langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo.

Beragam minuman tradisional berbahan dasar empon-empon disajikan secara gratis kepada pengunjung. Tak hanya itu, aneka jajanan pasar dan pangan lokal seperti kentang rebus, singkong, ubi jalar, kacang rebus hingga pisang kukus turut dihadirkan untuk memperkenalkan kembali kekayaan kuliner tradisional kepada masyarakat.

Ketua KOMPPAK Kabupaten Pasuruan, Rusdi Widayati mengatakan, Festival Jamu, Pesona Kuliner dan Kriya digelar sebagai bentuk komitmen melestarikan warisan budaya sekaligus memperluas pemasaran produk anggota KOMPPAK.

“Jamu, jajanan pasar dan kriya merupakan warisan nenek moyang yang harus terus dijaga. Kebetulan banyak anggota kami yang memproduksi berbagai produk tersebut, sehingga melalui festival ini kami ingin mengenalkannya lebih luas kepada masyarakat,” katanya di sela kegiatan.

Menurutnya, keterlibatan generasi muda sangat penting agar budaya mengonsumsi produk tradisional tidak tergerus oleh tren makanan dan minuman modern.

“Kita bisa mengganti minuman kekinian seperti shake atau boba dengan jamu yang lebih segar dan menyehatkan,” ujarnya.

Selain menghadirkan puluhan produk unggulan, panitia juga menyediakan berbagai hadiah doorprize bagi pengunjung, mulai dari paket makanan dan minuman hingga hadiah utama berupa mesin cuci dan sepeda gunung.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo, mengapresiasi perjalanan tiga tahun KOMPPAK yang dinilainya telah menjadi wadah pemberdayaan perempuan sekaligus penggerak ekonomi daerah.

“Saya melihat KOMPPAK tidak hanya menjadi komunitas, tetapi juga ruang bagi perempuan untuk saling menguatkan, belajar, berjejaring, dan mengembangkan usaha yang dimiliki,” ungkapnya.

Merita menilai keberadaan KOMPPAK memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah melalui penguatan UMKM dan ekonomi kreatif.

Ia berharap KOMPPAK terus menjadi mitra pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelaku UMKM, memperluas akses pemasaran, memanfaatkan teknologi digital, serta meningkatkan daya saing produk lokal.

“Festival ini bukan sekadar ajang promosi produk, tetapi juga bentuk nyata pelestarian budaya dan penguatan ekonomi lokal. KOMPPAK harus terus tumbuh dan menjadi bagian penting dalam kemajuan UMKM Kabupaten Pasuruan,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Dua Kali Didatangi Pagi Hari, LSM BPPI Soroti Kantor Desa Rancahan
Kisruh Dana dan Data, MBG di Empat Sekolah Lamongan Terhenti
Dulu Belajar Beralaskan Karpet, Murid TK Kartika Lamongan Kini Bertambah
Jombang Berangkatkan 289 Atlet, Dua Medali Emas Sudah Diraih Sebelum POPDA Dibuka
Jombang Raih ATM Award 2026, Inovasi Skrining TBC Jadi Salah Satu Sorotan
Jembatan Sentong Sudah Dibuka, Hak Pekerja Justru Tertinggal: Upah Sebulan Diduga Belum Dibayar
Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi
Dua Inovasi Banyuwangi Tekan Pengangguran dan Anak Tidak Sekolah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 19:23

Dua Kali Didatangi Pagi Hari, LSM BPPI Soroti Kantor Desa Rancahan

Jumat, 6 November 2026 - 17:15

Kisruh Dana dan Data, MBG di Empat Sekolah Lamongan Terhenti

Jumat, 6 November 2026 - 15:59

Jombang Berangkatkan 289 Atlet, Dua Medali Emas Sudah Diraih Sebelum POPDA Dibuka

Jumat, 6 November 2026 - 15:47

Jombang Raih ATM Award 2026, Inovasi Skrining TBC Jadi Salah Satu Sorotan

Jumat, 6 November 2026 - 15:39

Jembatan Sentong Sudah Dibuka, Hak Pekerja Justru Tertinggal: Upah Sebulan Diduga Belum Dibayar

Berita Terbaru