Konflik Dualisme Yayasan SMP Bhakti dan SMK Turen, Bupati Malang Siapkan Opsi Relokasi Siswa

Sabtu, 17 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, M.M., bersama Forkopimda memimpin rapat koordinasi penyelesaian konflik yayasan sekolah di Kecamatan Turen. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, M.M., bersama Forkopimda memimpin rapat koordinasi penyelesaian konflik yayasan sekolah di Kecamatan Turen. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

MALANG, RadarBangsa.co.id – Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, M.M., bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Malang menggelar rapat koordinasi dan mediasi terkait konflik dualisme yayasan pengelola SMP Bhakti dan SMK Turen. Rapat berlangsung di Kantor Kecamatan Turen, Sabtu (17/1) pagi, dengan fokus utama menjaga hak siswa agar proses pendidikan tetap berjalan aman dan kondusif.

Rapat koordinasi tersebut membahas sengketa pengelolaan sekolah antara Yayasan Pendidikan Teknologi Turen (YPTT) dan Yayasan Pendidikan Teknologi Waskito Turen (YPTWT). Konflik yang belum tuntas dikhawatirkan berdampak langsung terhadap stabilitas kegiatan belajar mengajar serta kenyamanan siswa di lingkungan sekolah.

Bupati Malang yang akrab disapa Abah Sanusi menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan membiarkan konflik kelembagaan mengganggu hak dasar peserta didik. Menurutnya, keselamatan dan keberlangsungan pendidikan siswa menjadi prioritas utama.

“Kita semua sepakat bahwa kegiatan pendidikan harus tetap berjalan sebagaimana mestinya. Tujuan utama kita adalah menyelamatkan hak anak-anak agar mendapatkan pendidikan yang aman dan nyaman,” ujar Sanusi dalam forum tersebut.

Sanusi menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Malang akan kembali mempertemukan kedua pihak yayasan dalam mediasi lanjutan yang dijadwalkan berlangsung di Gedung DPRD Kabupaten Malang pada Senin mendatang. Mediasi tersebut akan difasilitasi langsung oleh pemerintah daerah dengan melibatkan aparat keamanan.

“Hari Senin besok kita bertemu lagi dengan kedua belah pihak di DPRD Kabupaten Malang untuk membuat kesepakatan bersama. Pemerintah daerah akan menjadi mediator sekaligus saksi bersama Kapolres dan Dandim,” kata Sanusi.

Ia menambahkan, kedua yayasan telah menyatakan komitmen agar kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung normal selama proses penyelesaian konflik berjalan.

Apabila proses mediasi tidak menghasilkan kesepakatan, Pemkab Malang menyiapkan langkah tegas berupa relokasi sementara kegiatan belajar mengajar ke lokasi lain. Langkah ini dinilai perlu untuk mencegah potensi gangguan keamanan maupun psikologis siswa.

“Saya analogikan seperti musibah. Jika sekolah mengalami masalah, maka yang kita selamatkan terlebih dahulu adalah muridnya. Seperti kejadian di Kalipare, saat gedung sekolah ambruk, siswa dipindahkan sementara ke tempat lain,” jelas Sanusi.

Rapat koordinasi ini turut dihadiri Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdianto, Dandim 0818/Malang-Batu Letkol Czi Bayu Nugroho, Ketua DPRD Kabupaten Malang Darmadi, perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Cabang Kabupaten Malang, serta kedua yayasan yang bersengketa. Pemerintah Kabupaten Malang menegaskan komitmennya untuk mengawal penyelesaian konflik secara adil demi menjamin hak pendidikan siswa tetap terlindungi.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Dari Kampus ke Kampus, Anggota DPD RI Asal Jawa Timur Lia Istifhama Ajak Mahasiswa Belajar Pengabdian
Biro Adpim Jatim Raih Penghargaan, Literasi Digital Santri Jadi Perhatian
Polres Lamongan Gelar Apel Satgas Polisi Jogo Sekolah
SMPN 1 Bangsalsari Jember Kembangkan Gulat, Siapkan Atlet Pelajar ke Popda Jatim
Festival Film Santriwati Warnai Penutupan HSN 2026 di Lamongan
Program SIKAP Jatim Raih Penghargaan Nasional, 1.548 Sekolah Jadi Penggerak Ketahanan Pangan
TKA SMKN 8 Malang Diikuti 391 Murid, Khofifah Turun Langsung
Kapolres Lamongan Ajak Pelajar SMPN 1 Jauhi Narkoba Lewat POLIDIK

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:41

Dari Kampus ke Kampus, Anggota DPD RI Asal Jawa Timur Lia Istifhama Ajak Mahasiswa Belajar Pengabdian

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:14

Biro Adpim Jatim Raih Penghargaan, Literasi Digital Santri Jadi Perhatian

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:08

Polres Lamongan Gelar Apel Satgas Polisi Jogo Sekolah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:22

SMPN 1 Bangsalsari Jember Kembangkan Gulat, Siapkan Atlet Pelajar ke Popda Jatim

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:54

Festival Film Santriwati Warnai Penutupan HSN 2026 di Lamongan

Berita Terbaru