KWT di Kota Batu Dapat ‘Bonus’ Sertifikasi Halal dan Pelatihan Digital dari Wawali

- Redaksi

Rabu, 28 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto berdialog dengan anggota Kelompok Wanita Tani di Pasar Kuliner Mojorejo (Dok Istimewa)

Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto berdialog dengan anggota Kelompok Wanita Tani di Pasar Kuliner Mojorejo (Dok Istimewa)

KOTA BATU, RadarBangsa.co.id – Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Batu dalam mendukung pemberdayaan perempuan melalui Kelompok Wanita Tani (KWT) se-Kota Batu. Komitmen itu disampaikannya saat melakukan kunjungan kerja ke sentra Pasar Kuliner Desa Mojorejo, Kecamatan Junrejo, Rabu (28/5/2025).

Didampingi Ketua Bidang II TP PKK Kota Batu, Ridha Agustha Heli Suyanto, Wawali menyampaikan bahwa Pemkot Batu terus mendorong pertumbuhan ekonomi keluarga melalui pelatihan, pendampingan usaha, serta kemudahan akses permodalan bagi KWT.

“Dengan adanya KWT di Kota Batu, kami berharap para perempuan bisa berperan aktif dalam membantu meningkatkan ketahanan pangan serta memperkuat perekonomian keluarga. Keseriusan dan sinergi antar-KWT sudah terlihat, terutama dari sektor usaha kecil yang mulai menunjukkan pertumbuhan positif,” ujar Heli Suyanto di hadapan lebih dari 140 anggota KWT.

Dalam kesempatan tersebut, Heli juga melakukan dialog langsung dengan para anggota KWT. Ia memaparkan program strategis Pemkot Batu dalam mendukung UMKM, termasuk fasilitasi penerbitan sertifikasi halal gratis bagi produk olahan.

Program tersebut, menurutnya, akan dijalankan melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Diskumdag) Kota Batu, yang turut menyediakan stand oleh-oleh bagi pelaku UMKM lokal.

Sementara itu, Ridha Agustha memberikan edukasi kepada para anggota KWT terkait sistem pembayaran digital menggunakan QRIS. Menurutnya, adaptasi teknologi ini penting untuk memperluas pangsa pasar dan mempermudah transaksi jual-beli produk UMKM binaan KWT.

“Kami ingin ibu-ibu KWT bisa mandiri dan melek digital. Dengan sistem QRIS, transaksi bisa lebih cepat, mudah, dan pastinya menjangkau pasar yang lebih luas,” ujar Ridha.

Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Batu, perwakilan kepala Dinas Koperasi dan Perdagangan (Diskumdag), serta Kepala Desa Mojorejo, Rujito, beserta jajaran perangkat desa.

Pemkot Batu berharap melalui program terpadu lintas dinas dan peran aktif PKK, eksistensi KWT dapat semakin diperkuat dan memberikan dampak nyata bagi pembangunan ekonomi lokal berbasis komunitas perempuan.

Lainnya:

Penulis : Heru Iswanto

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Jembatan Putus Muratara Lumpuhkan Akses, Wagub Sumsel Janji Bangun Permanen
Pelayanan Publik Asahan Disorot, DPR RI dan Ombudsman Turun Tangan
Khofifah Resmikan Karantina Terpadu Jatim, Ekspor-Impor Kini Dipercepat
Gubernur Khofifah Resmikan Karantina Terpadu Jatim, Ekspor-Impor Kini Lebih Cepat
Sertifikasi Halal IKM Blitar Disorot, Pelaku Usaha Didorong Segera Urus
16 Sapi Terjangkit Cacing di Blitar Disorot, Jelang Idul Adha Warga Diminta Waspada
Layanan Vaksin Internasional RSUD Grati Pasuruan Dibuka, Jamaah Haji Tak Perlu ke Kota Besar
Dukcapil Bangkalan Disorot Nasional, Perekaman KTP-el Tembus 100 Persen

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:03 WIB

Jembatan Putus Muratara Lumpuhkan Akses, Wagub Sumsel Janji Bangun Permanen

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:30 WIB

Khofifah Resmikan Karantina Terpadu Jatim, Ekspor-Impor Kini Dipercepat

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:54 WIB

Gubernur Khofifah Resmikan Karantina Terpadu Jatim, Ekspor-Impor Kini Lebih Cepat

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:41 WIB

Sertifikasi Halal IKM Blitar Disorot, Pelaku Usaha Didorong Segera Urus

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:28 WIB

16 Sapi Terjangkit Cacing di Blitar Disorot, Jelang Idul Adha Warga Diminta Waspada

Berita Terbaru