Lamongan Disuntik Rp 7,2 M Bansos, Khofifah Tambah 300 Drum Aspal untuk Jalan Rusak

Rabu, 4 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Khofifah Indar Parawansa menyalurkan Sapa Bansos Rp 7,2 miliar di Lamongan, Rabu (4/3). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Gubernur Khofifah Indar Parawansa menyalurkan Sapa Bansos Rp 7,2 miliar di Lamongan, Rabu (4/3). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Khofifah Indar Parawansa menyalurkan bantuan sosial senilai Rp 7,2 miliar dalam program Sapa Bansos Amaliyah Ramadan 1447 Hijriah di Kabupaten Lamongan, Rabu (4/3). Penyaluran di Pendopo Lokatantra ini menjadi titik ke-9 pelaksanaan Sapa Bansos tingkat Provinsi Jawa Timur.

Bantuan tersebut menyasar kelompok rentan dan penggerak sosial, meliputi Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASDP), lansia penerima PKH Plus, KIP Putri Jawara, bantuan kemiskinan ekstrem, zakat produktif, operasional pendamping PKH Plus, tali asih TKSK dan Tagana, santunan jaminan kematian BPJS Ketenagakerjaan bagi ahli waris Tagana, pemberdayaan BUMDes dan program Desa Berdaya Jatim Puspa, bantuan keuangan desa, hingga program pembinaan jalan kabupaten.

“Penyerahan bansos khusus Lamongan dari Dinsos Jatim sebesar Rp 7,2 miliar,” ujar Kepala Dinas Sosial Jatim, Restu Novi Widiyani.

Selain bansos, Gubernur Khofifah menyerahkan 300 drum aspal untuk perbaikan jalan kabupaten. Skemanya berbagi peran dengan pemerintah daerah. “Sering ada laporan jalan rusak, apalagi saat musim hujan. Kami siapkan materialnya, kabupaten menyiapkan tenaga. Semoga memberi manfaat,” kata Khofifah.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyampaikan apresiasi atas dukungan tersebut. Menurutnya, kehadiran gubernur tidak sekadar menyerahkan bantuan, tetapi memastikan pemerintah hadir di tengah masyarakat menghadapi tekanan sosial-ekonomi.

Program Sapa Bansos menjadi instrumen penguatan jaring pengaman sosial daerah, terutama menjelang dan selama Ramadan, saat kebutuhan rumah tangga meningkat. Bantuan ini diharapkan memperkuat daya tahan keluarga prasejahtera sekaligus menjaga stabilitas sosial di tingkat desa.

“Bagi penerima manfaat, ini menjadi penguat dan penyambung harapan di tengah tantangan yang kita hadapi bersama,” ujar Yuhronur.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan
Pelatihan Pelinting Rokok di Bangkalan, 30 Warga Burneh Ikuti Pembekalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22

Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Berita Terbaru