Lamongan – Gresik Resmikan Revitalisasi 400 Sekolah Jatim, Gubernru Khofifah–Pak Yes Tekankan Mutu dan PHBS

Kamis, 5 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jatim Khofifah dan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat peresmian revitalisasi sekolah di SMAN 2 Lamongan, Rabu (4/3). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Gubernur Jatim Khofifah dan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat peresmian revitalisasi sekolah di SMAN 2 Lamongan, Rabu (4/3). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Provinsi Jawa Timur meresmikan revitalisasi, rehabilitasi, dan pembangunan sarana prasarana SMA, SMK, serta SLB negeri dan swasta di wilayah Lamongan dan Gresik, Rabu (4/3). Peresmian dipusatkan di SMAN 2 Lamongan dan dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Lamongan Yuhronur Efendi.

Program ini menjadi bagian dari revitalisasi sekitar 400 sekolah di Jawa Timur. Pemerintah menilai penguatan infrastruktur pendidikan mendesak dilakukan untuk menjawab tantangan peningkatan mutu pembelajaran dan daya saing sumber daya manusia.

Bupati Yuhronur Efendi atau Pak Yes menegaskan, rehabilitasi sekolah tidak berhenti pada pembangunan fisik, melainkan harus berdampak langsung pada kualitas proses belajar mengajar.

“Peresmian rehabilitasi sekolah ini menjadi momentum penting untuk mendorong peningkatan kualitas pendidikan. Bukan hanya memperbaiki gedungnya, tetapi juga memastikan proses belajar mengajar berjalan lebih optimal dan nyaman bagi siswa maupun guru,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pembangunan pendidikan di Lamongan dilakukan secara komprehensif. Selain infrastruktur, peningkatan mutu pembelajaran juga menjadi prioritas. Hal itu, menurutnya, tercermin dari capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Lamongan tahun 2025 yang mencapai 76,81.

“Di Lamongan terus kita dorong tidak hanya pembenahan sarana prasarana, tetapi juga kualitas pembelajaran. IPM kita sudah di angka 76,8, ini berada di atas rata-rata target dan menjadi indikator bahwa kualitas SDM kita terus meningkat,” jelasnya.

Untuk memperluas akses pendidikan, Pemkab Lamongan menjalankan sejumlah program strategis. Beasiswa Perintis telah membiayai hampir 8 ribu anak dari keluarga kurang mampu. Selain itu, Program Aksi Bina Pendidikan Inklusif dan Responsif (Aksi Biru) menyasar anak putus sekolah agar kembali mengenyam pendidikan, serta Gertak Desa (Gerakan Kesetaraan Belajar) yang digelar di tingkat desa.

“Motivasi kami jelas, jangan sampai ada anak Lamongan yang tidak sekolah hanya karena keterbatasan biaya. Melalui Beasiswa Perintis hampir 8 ribu anak telah kami biayai. Aksi Biru membantu anak-anak yang sempat berhenti sekolah untuk kembali belajar, dan Gertak Desa memperluas akses kesetaraan pendidikan di desa-desa,” tegas Pak Yes.

Sementara itu, Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa total sekitar 400 sekolah di Jawa Timur mendapatkan revitalisasi dan rehabilitasi pada tahap ini. Ia berharap program tersebut memperkuat daya dukung lingkungan sekolah, termasuk penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

“Kita berharap revitalisasi ini benar-benar menguatkan daya dukung sekolah. Lingkungan belajar harus aman, nyaman, dan sehat. PHBS harus menjadi budaya di setiap lembaga pendidikan,” ujarnya.

Khofifah juga menekankan pentingnya komitmen bersama dalam menjaga fasilitas yang telah dibangun. “Fasilitas yang sudah kita perbaiki dan bangun harus dirawat bersama. Dengan sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten, kita ingin memastikan penguatan sarana prasarana sejalan dengan peningkatan mutu pembelajaran,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Target PAD Lamongan Rp1 Triliun, Yuhronur : Bukan untuk Tambah Beban Masyarakat
Dari Warung hingga Bengkel, BAZNAS Kendal Ubah Zakat Jadi Modal Kemandirian
Gus Fawait Rombak Pejabat Pemkab Jember, Target Percepatan RPJMD Jadi Alasan
Harhubnas 2026, Trans Jatim Gratis Sehari di 8 Koridor, Gubernur Khofifah Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik
Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 14:27

Target PAD Lamongan Rp1 Triliun, Yuhronur : Bukan untuk Tambah Beban Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 - 11:42

Dari Warung hingga Bengkel, BAZNAS Kendal Ubah Zakat Jadi Modal Kemandirian

Kamis, 17 September 2026 - 09:14

Gus Fawait Rombak Pejabat Pemkab Jember, Target Percepatan RPJMD Jadi Alasan

Kamis, 17 September 2026 - 09:06

Harhubnas 2026, Trans Jatim Gratis Sehari di 8 Koridor, Gubernur Khofifah Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Berita Terbaru