Langkah Strategis Probolinggo Cetak Remaja Berkualitas Lewat Duta GenRe

Jumat, 8 Agustus 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua TP PKK Kota Probolinggo, dr. Evariani, menyematkan selempang kepada salah satu finalis Duta GenRe 2025 dalam Grand Final yang digelar di Gedung Puri Manggala Bhakti, Kamis (7/8/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa)

Ketua TP PKK Kota Probolinggo, dr. Evariani, menyematkan selempang kepada salah satu finalis Duta GenRe 2025 dalam Grand Final yang digelar di Gedung Puri Manggala Bhakti, Kamis (7/8/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa)

PROBOLINGGO, RadarBangsa.co.id – Kota Probolinggo kembali menegaskan komitmennya dalam membina generasi muda lewat ajang Pemilihan Duta Generasi Berencana (GenRe) 2025. Lebih dari sekadar kontes tahunan, kegiatan yang digelar Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) ini menjadi ruang strategis pencetakan agen perubahan remaja yang tangguh dan berwawasan.

Bertempat di Gedung Puri Manggala Bhakti, Kamis (7/8), grand final berlangsung semarak. Tak hanya dihadiri finalis dan keluarga, hadir pula Ketua TP PKK Kota Probolinggo dr. Evariani dan Kepala Dinkes P2KB dr. NH Hidayati, yang memberi dukungan penuh terhadap upaya penguatan kapasitas remaja dalam pembangunan sosial dan keluarga.

Menurut dr. Hidayati, ajang ini bukan semata-mata seleksi duta, melainkan bentuk investasi jangka panjang. “Kami ingin membentuk figur remaja yang tidak hanya berprestasi, tapi juga menjadi rujukan di lingkungannya—dalam isu-isu strategis seperti kesehatan reproduksi, perencanaan keluarga, hingga pencegahan pernikahan dini dan penyalahgunaan narkoba,” ungkapnya.

Pesan tersebut tampak nyata dalam seluruh rangkaian acara, termasuk saat para finalis tampil mengenakan busana batik khas Probolinggo dalam segmen “Desk Berencana Itu Keren.” Penampilan mereka bukan hanya simbol keberanian tampil, tapi juga penegasan bahwa remaja mampu membawa pesan edukatif lewat cara yang dekat dengan budaya.

Proses seleksi Duta GenRe tahun ini dimulai dari 50 peserta yang kemudian disaring menjadi 20 finalis melalui serangkaian tahapan seleksi, mulai dari tes tertulis hingga sesi live talk. Para finalis juga mengikuti pelatihan intensif selama tiga hari, dengan materi mencakup public speaking, edukasi gizi, hingga pendalaman program Bangga Kencana.

Momen paling mendebarkan datang saat pengumuman pemenang. Di kategori putra, Muhammad Fabian Erlangga dari SMKN 1 Probolinggo dinobatkan sebagai juara pertama. Sementara itu, Rara Keyla Putri Annazir dari SMAN 1 Probolinggo tampil sebagai juara utama di kategori putri.

“Saya sangat terharu. Ini bukan hanya tentang menang, tapi tentang tanggung jawab ke depan. Saya siap menjadi jembatan komunikasi antara remaja dan pemangku kebijakan,” ujar Rara usai pengumuman.

Para pemenang menerima apresiasi berupa uang pembinaan, trofi, serta produk kosmetik. Namun lebih dari itu, mereka membawa mandat moral untuk menjadi figur teladan—menyuarakan isu-isu penting dengan pendekatan sebaya yang efektif.

Dalam sambutannya, dr. Evariani menggarisbawahi pentingnya peran remaja sebagai duta nilai-nilai luhur bangsa. “Duta GenRe bukan hanya simbol, tapi agen moral yang diharapkan mampu menularkan semangat positif, akhlak mulia, dan nilai-nilai Pancasila di tengah dinamika remaja saat ini,” tuturnya.

Pemilihan Duta GenRe 2025 menjadi bukti bahwa Kota Probolinggo tak tinggal diam dalam menyambut bonus demografi. Dengan pendekatan edukatif dan partisipatif, program ini mempertegas bahwa membina remaja bukan tugas sampingan, melainkan kunci menuju kota yang sehat, berdaya, dan berkarakter.

Penulis : Nanang

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh
PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Rabu, 16 September 2026 - 18:13

Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga

Berita Terbaru