Lia Istifhama, Senator Muda dari PMII yang Menjiwai Gerak Nyata Pergerakan

Sabtu, 21 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ning Lia menyapa kader PMII di Surabaya, Selasa, 21 Februari 2026 (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Ning Lia menyapa kader PMII di Surabaya, Selasa, 21 Februari 2026 (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Kiprah Dr. Lia Istifhama di kancah politik nasional sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI terus menarik perhatian publik. Senator asal Jawa Timur ini dikenal aktif turun ke tengah masyarakat sambil tetap menyumbangkan ide kritis, membuktikan bahwa politisi perempuan dapat anggun, tegas, dan progresif dalam bersikap.

Lia, yang meraih gelar Doktoral dari UIN Sunan Ampel Surabaya, menegaskan bahwa fondasi idealismenya terbentuk sejak aktif sebagai aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di bangku kuliah.

“Saya memiliki jiwa PMII yang kuat karena pengalaman di PMII Surabaya Selatan. Tempaan dinamika di sana membentuk mahasiswa dengan kemampuan retorika, kepercayaan diri tinggi, dan komunikasi piawai. Salam pergerakan PMII harus dijiwai sebagai stimulus membentuk pribadi progresif,” ujar Lia dalam forum Sekolah Kader KOPRI PMII baru-baru ini.

Sosok yang akrab disapa Ning Lia ini dikenal sebagai alumni PMII yang rajin menyapa dan membimbing juniornya. M. Arif, alumni PMII asal Lumajang, menuturkan, “Ning Lia paling aktif mengisi forum adek-adek PMII, termasuk KOPRI. Aktivitas ini sudah dimulai jauh sebelum ia menjadi anggota DPD RI.”

Kiprah Ning Lia sebagai aktivis sosial sudah terlihat sejak kuliah. Junaidi, alumni PMII asal Madura, menyebutnya sebagai figur yang terkenal di Jawa Timur. “Siapa yang saat itu sebagai aktivis PMII jika tidak kenal Ning Lia, kurang lengkap,” ujarnya sembari tersenyum.

Keaktifan Ning Lia tidak hanya sebatas hadir dalam acara formal. Muzammil, kader PMII Surabaya, menekankan, “Beliau sering berdialog langsung, memberi masukan, dan membantu menyelesaikan kendala kader. Itu memberi energi baru bagi alumni dan kader PMII.”

Menurut Muzammil, sosok senator ini menjadi bukti bahwa kader PMII mampu menembus level nasional tanpa kehilangan identitas pergerakan. “Beliau tetap sederhana dan terbuka. Kader merasa dekat karena itu,” tambahnya.

Keberhasilan Lia Istifhama sebagai senator, keponakan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, menegaskan bahwa pengalaman di jalur pergerakan mahasiswa dapat menjadi modal penting di panggung politik nasional. Salam pergerakan PMII, kata Lia, tidak hanya simbol, tetapi nyata dalam tindakan dan pelayanan publik.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Homecare dan Wadul Gus’e Bawa Jember Raih CNN Indonesia Awards 2026
Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 20:34

Homecare dan Wadul Gus’e Bawa Jember Raih CNN Indonesia Awards 2026

Jumat, 6 November 2026 - 10:12

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Berita Terbaru