MALANG, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Malang menjajaki peluang kerja sama investasi, perdagangan bilateral, dan pendidikan dengan Amerika Serikat. Penjajakan itu dibahas saat Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, M.M. menerima kunjungan Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Ruang Kerja Peringgitan Pendopo Kabupaten Malang, Senin (10/8/2026) siang.
Pertemuan tersebut menjadi kesempatan bagi Pemkab Malang untuk memperkenalkan berbagai potensi unggulan daerah yang dapat dikembangkan melalui kerja sama internasional. Sejumlah sektor yang ditawarkan meliputi pendidikan, investasi, pariwisata, industri, pertanian, perikanan, dan peternakan.
“Pertemuan ini merupakan kesempatan yang baik untuk memperkenalkan berbagai potensi yang dimiliki Kabupaten Malang. Kami berharap ke depan ada kerja sama konkret yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam peningkatan investasi, perdagangan dan pendidikan,” ujar Sanusi.
Pada sektor pertanian dan perkebunan, Kabupaten Malang memiliki sejumlah komoditas unggulan, seperti kopi Dampit, ketela pohon, jeruk, pisang, dan alpukat. Komoditas tersebut dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan tidak hanya bagi kebutuhan pasar domestik, tetapi juga pasar ekspor.
Potensi serupa terdapat pada sektor perikanan. Kabupaten Malang memiliki sumber daya kelautan dengan komoditas ikan dan udang. Produk perikanan daerah tersebut juga telah memiliki pasar ekspor, termasuk komoditas ikan tuna.
Sanusi turut memperkenalkan sektor industri, termasuk industri rokok yang menjadi salah satu sektor ekonomi daerah. Beragam potensi tersebut menjadi bagian dari penjajakan peluang investasi dan perdagangan internasional.
Sektor pariwisata juga menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut. Kabupaten Malang memiliki bentang alam mulai kawasan pegunungan hingga pesisir selatan yang terus dikembangkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan kerja masyarakat.
“Malang memiliki laut dan gunung. Potensi pariwisatanya sangat besar dan masih bisa dikembangkan lebih luas. Kami terbuka terhadap investasi yang dapat mendukung pengembangan pariwisata secara berkelanjutan,” jelasnya.
Pembahasan juga mencakup bidang pendidikan. Pemkab Malang mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai program, termasuk memperkenalkan keberadaan SMA Taruna Nusantara di Kabupaten Malang dan program Sekolah Rakyat yang baru berjalan sekitar dua minggu.
Sanusi juga memperkenalkan kegiatan Subuh Keliling yang dilaksanakan setiap Jumat di berbagai desa. Kegiatan tersebut menjadi sarana komunikasi pemerintah dengan masyarakat sekaligus menyerap aspirasi secara langsung.
Sebagai tindak lanjut penjajakan kerja sama, Sanusi telah menginstruksikan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Malang untuk menjadwalkan kembali pertemuan dengan pihak Konsulat Jenderal Amerika Serikat.
Pertemuan lanjutan tersebut diarahkan untuk membahas peluang kerja sama secara lebih mendalam dan konkret. Pemkab Malang berharap komunikasi yang telah terbangun dapat berkembang menjadi kerja sama yang memberi manfaat bagi masyarakat melalui peningkatan investasi, perdagangan, pariwisata, dan pendidikan.
“Kami ingin potensi Kabupaten Malang tidak hanya dikenal secara nasional, tetapi juga semakin terbuka untuk kerja sama internasional. Yang terpenting, setiap investasi dan kerja sama harus memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung pembangunan Kabupaten Malang yang maju dan berkelanjutan,” pungkas Sanusi.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar