Malang Siapkan Peresmian Museum Tragedi Kanjuruhan di Gate 13

Minggu, 1 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Malang Sanusi bersama Forkopimda dan keluarga korban meninjau Gate 13 Stadion Kanjuruhan, Sabtu (28/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Malang Sanusi bersama Forkopimda dan keluarga korban meninjau Gate 13 Stadion Kanjuruhan, Sabtu (28/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

MALANG, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Malang terus mematangkan rencana peresmian Monumen dan Museum Tragedi Kanjuruhan sebagai bagian dari upaya penghormatan terhadap korban sekaligus pengingat tragedi sepak bola nasional yang terjadi pada 2022 lalu. Pembahasan lanjutan dilakukan melalui pertemuan Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, M.M bersama Kapolres Malang Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana, Forkopimda Kabupaten Malang, serta perwakilan keluarga korban di Gate 13 Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Sabtu (28/2/2026) pagi.

Pertemuan tersebut menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam memastikan pembangunan museum tidak hanya bersifat simbolik, tetapi juga memberi manfaat sosial bagi keluarga korban dan masyarakat luas.

Bupati Malang yang akrab disapa Abah Sanusi menegaskan, Museum Tragedi Kanjuruhan di Gate 13 nantinya difungsikan sebagai ruang memorial sekaligus tempat doa bagi keluarga korban. Lokasi tersebut dipilih karena memiliki nilai historis sebagai titik utama tragedi.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Malang, kami bersyukur keluarga korban terus memberikan dukungan sejak renovasi stadion hingga pembangunan museum dan monumen ini,” ujar Sanusi usai kegiatan yang ditutup doa bersama.

Ia menjelaskan, area Gate 13 tidak diperbolehkan untuk aktivitas perdagangan. Karena itu, Pemkab Malang menyiapkan fasilitas food court di kawasan stadion sebagai ruang pemberdayaan ekonomi bagi keluarga korban melalui unit usaha UMKM.

Dalam kesempatan yang sama, rombongan juga meninjau langsung lokasi food court yang dirancang menjadi pusat aktivitas ekonomi baru bagi keluarga terdampak tragedi.

Sementara itu, Kapolres Malang Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana menyampaikan bahwa museum akan diisi berbagai barang milik korban, lengkap dengan identitas serta dokumentasi foto yang akan dipajang di bagian dalam bangunan. Konsep tersebut mengacu pada proposal Yayasan Keadilan Tragedi Kanjuruhan.

Menurutnya, museum diharapkan menjadi pengingat kolektif agar tragedi serupa tidak kembali terjadi di masa mendatang, sekaligus memperkuat edukasi keselamatan dalam penyelenggaraan pertandingan sepak bola.

Putu Kholis menambahkan, pembahasan pembangunan museum sebenarnya telah dimulai sejak pertemuan pemerintah daerah dan keluarga korban pada 28 Mei 2024. Saat itu disepakati perlunya monumen dan museum sebagai simbol penghormatan permanen bagi para korban.

“Monumen dan museum ini menjadi simbol bersama bagi keluarga korban. Mereka juga telah menyatakan kesiapan untuk mengisi museum dengan foto serta barang milik korban,” ungkapnya.

Ke depan, Pemkab Malang bersama unsur Forkopimda dan keluarga korban akan terus menyempurnakan konsep pengelolaan museum sebelum peresmian resmi dilakukan.

“Harapannya, tempat ini menjadi ruang refleksi bersama agar tragedi kemanusiaan seperti Kanjuruhan tidak pernah terulang kembali,” pungkas Sanusi.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan
Pelatihan Pelinting Rokok di Bangkalan, 30 Warga Burneh Ikuti Pembekalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22

Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Berita Terbaru