Mas Kaji Hadir di Tengah Aksi Warga Tunggulsari, Tolak Tambang Galian C

- Redaksi

Selasa, 17 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

DPRD Kendal Muhammad Arif Abidin dalam mediasi Menyatakan siap mengawal persoalan tambang galian C Desa Tunggulsari Brangsong Kendal.(RadarBangsa.co.id).

DPRD Kendal Muhammad Arif Abidin dalam mediasi Menyatakan siap mengawal persoalan tambang galian C Desa Tunggulsari Brangsong Kendal.(RadarBangsa.co.id).

KENDAL,RadarBangsa.co.id – Ratusan warga Desa Tunggulsari, Kecamatan Brangsong, Kabupaten Kendal, turun ke jalan dalam aksi damai menolak rencana pembukaan tambang galian C, Senin (16/6/2025).

Mereka menilai proyek tersebut tidak melalui mekanisme musyawarah desa (musdes) dan mengancam ketenteraman lingkungan.

Aksi yang berlangsung di depan Balai Desa Tunggulsari itu diikuti sekitar 200 orang, dengan membawa berbagai spanduk penolakan. Mereka meminta Kepala Desa Tunggulsari segera membatalkan rencana tersebut dan lebih mengedepankan aspirasi masyarakat.

Menariknya, Anggota DPRD Kabupaten Kendal, Haji Muhammad Arif Abidin, atau yang akrab disapa Mas Kaji, turut hadir langsung di tengah kerumunan massa. Kehadiran Mas Kaji mendapat sambutan hangat dari warga, yang berharap aspirasinya benar-benar diperjuangkan di parlemen.

“Saya hadir sebagai wakil rakyat. Desa Tunggulsari adalah bagian dari dapil saya, dan saya siap mengawal setiap aspirasi warga, selama itu untuk kemaslahatan bersama,” ujar Mas Kaji di hadapan para pengunjuk rasa.

Dalam ruang mediasi bersama tokoh masyarakat dan perangkat desa, Mas Kaji juga menyampaikan rasa prihatin atas munculnya keresahan warga. Ia menegaskan pentingnya menjaga ketentraman desa dan tidak mengorbankan lingkungan demi kepentingan sesaat.

“Tempat tinggal kami juga dekat dengan Tunggulsari. Karena kecintaan saya kepada warga di sini, kami bahkan telah mengupayakan bantuan penerangan jalan dan fasilitas umum lainnya. Jangan sampai desa yang sudah adem dan rukun ini rusak karena tambang,” tegasnya.

Tak hanya Mas Kaji, Ketua Komisi C DPRD Kendal, Sisca Meritania, juga menyatakan sikap tegas akan mengawal penolakan warga. Ia menilai pembangunan harus mengedepankan prinsip keberlanjutan dan partisipasi publik.

“Kami dari Komisi C akan terus mengawasi dan memastikan kebijakan pembangunan tidak merugikan masyarakat,” kata Sisca.

Penulis : Rob

Editor : Rob

Sumber Berita: Zainul Arifin

Berita Terkait

Anggota DPD RI Lia Istifhama : Edu School and Campus Expo 2026 Jadi Ruang Generasi Muda Menyiapkan Masa Depan
Samuel Wattimena Soroti Sisa Anggaran Ekraf Rp13,9 Miliar, Minta Transparansi dan Dampak Nyata
Gerindra Pasuruan Laporkan Akun ‘Rachel Rachel’, Diduga Sebar Kebencian terhadap Prabowo
Mahasiswa Bongkar Tiga PR Besar Bangkalan, Jalan Rusak hingga Layanan Kesehatan Disorot
700 Paket Kurban Dibagikan PAN Sidoarjo, Ojol dan Warga Terbantu
HJL ke-457 Disorot, DPRD Lamongan Tegaskan Budaya Tak Boleh Pudar
PKB Sidoarjo Tebar Daging Kurban, 3 Sapi dan 20 Kambing Disalurkan
Warga Burneh dan Tanah Merah Sampaikan Keluhan ke DPRD Bangkalan Saat Reses III

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:42 WIB

Anggota DPD RI Lia Istifhama : Edu School and Campus Expo 2026 Jadi Ruang Generasi Muda Menyiapkan Masa Depan

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:10 WIB

Samuel Wattimena Soroti Sisa Anggaran Ekraf Rp13,9 Miliar, Minta Transparansi dan Dampak Nyata

Rabu, 3 Juni 2026 - 00:00 WIB

Gerindra Pasuruan Laporkan Akun ‘Rachel Rachel’, Diduga Sebar Kebencian terhadap Prabowo

Senin, 1 Juni 2026 - 09:23 WIB

Mahasiswa Bongkar Tiga PR Besar Bangkalan, Jalan Rusak hingga Layanan Kesehatan Disorot

Minggu, 31 Mei 2026 - 07:56 WIB

700 Paket Kurban Dibagikan PAN Sidoarjo, Ojol dan Warga Terbantu

Berita Terbaru