Jangan Jadi Penonton, Anggota DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama Minta Perempuan Kuasai Ruang Digital

Kamis, 30 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Perempuan Indonesia didorong tidak lagi sekadar menjadi konsumen informasi di era digital. Mereka diminta naik kelas sebagai produsen pengetahuan yang mampu memengaruhi arah pemikiran publik dan masa depan bangsa.

Pesan ini disampaikan anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, saat menjadi narasumber podcast di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jawa Timur, Rabu (29/4). Momentum Hari Kartini dimanfaatkan untuk menegaskan pentingnya peran perempuan dalam membangun peradaban berbasis literasi.

Menurut Lia, derasnya arus informasi global membuat siapa pun kini bisa membentuk opini publik, bahkan lintas negara. Namun tanpa literasi yang kuat, ruang digital justru berisiko dipenuhi informasi dangkal hingga menyesatkan.

“Nitizen hari ini bisa memengaruhi dunia. Perempuan harus hadir membawa narasi yang mencerahkan, bukan hanya menjadi penonton,” tegasnya.

Ia menilai, kemampuan membaca dan menulis menjadi fondasi utama agar perempuan mampu berperan sebagai agen perubahan. Buku tidak hanya memperkaya wawasan, tetapi juga membentuk cara berpikir kritis dan menghasilkan gagasan yang berdampak.

“Pena lebih tajam dari pedang. Dari literasi, lahir ide yang bisa mengubah cara pandang dan tindakan masyarakat,” ujarnya.

Dari sisi dampak publik, penguatan literasi perempuan dinilai berpengaruh langsung pada kualitas keluarga hingga masyarakat. Perempuan yang melek literasi cenderung mampu mendidik generasi lebih kritis, adaptif, dan siap bersaing di era global.

Namun, Lia mengingatkan bahwa rendahnya minat baca di Indonesia masih menjadi tantangan serius. Tanpa intervensi nyata, bonus demografi justru berpotensi menjadi beban, bukan kekuatan pembangunan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jawa Timur, Tiat S. Suwardi, menegaskan bahwa literasi merupakan kunci utama menuju Indonesia Emas 2045.

“Ketika perempuan kuat secara intelektual, keluarga akan kuat, masyarakat cerdas, dan bangsa punya daya saing global,” katanya.

Ia menambahkan, pemerintah terus mendorong akses literasi melalui berbagai program, termasuk ruang baca dan kegiatan edukasi publik. Harapannya, perempuan tidak hanya aktif membaca, tetapi juga menulis dan menyebarkan pengetahuan.

Dengan penguatan literasi berbasis perempuan, pemerintah berharap lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan mampu menghadapi tantangan global.

“Perempuan harus menjadi penggerak perubahan, bukan sekadar pengguna informasi,” pungkas Lia.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Baihaki Sirajt Ungkap Alasan Lia Istifhama Dinilai Positif di Jawa Timur
LP2B Jatim Capai 87,34 Persen, Khofifah Dorong Sinkronisasi Lahan Pertanian dan Industrialisasi
Sosialisasi Empat Pilar di Probolinggo, Senator Cantik Anggota DPD RI Lia Istifhama Ajak Pemuda Aktif Kawal Regulasi
Bahas RUU Pertanahan, Lia Istifhama Cairkan Suasana Rapat Komite I DPD RI dengan Pantun
Senator Anggota DPD RI Lia Istifhama Dorong RUU Pertanahan Lindungi Masyarakat dari Sengketa dan Mafia Tanah
Anggota DPD Lia Istifhama Apresiasi Perhatian Pemprov Jatim terhadap Pendidikan Al-Qur’an
Defisit Fiskal Disorot DPRD Ngawi, Perda Perubahan APBD 2026 Disahkan
Anggota DPR RI Lia Istifhama Apresiasi Gresik Hajj Fest, Dorong Layanan Jemaah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 19:17

Baihaki Sirajt Ungkap Alasan Lia Istifhama Dinilai Positif di Jawa Timur

Selasa, 15 September 2026 - 18:30

LP2B Jatim Capai 87,34 Persen, Khofifah Dorong Sinkronisasi Lahan Pertanian dan Industrialisasi

Selasa, 15 September 2026 - 14:12

Sosialisasi Empat Pilar di Probolinggo, Senator Cantik Anggota DPD RI Lia Istifhama Ajak Pemuda Aktif Kawal Regulasi

Selasa, 15 September 2026 - 10:21

Bahas RUU Pertanahan, Lia Istifhama Cairkan Suasana Rapat Komite I DPD RI dengan Pantun

Selasa, 15 September 2026 - 10:05

Senator Anggota DPD RI Lia Istifhama Dorong RUU Pertanahan Lindungi Masyarakat dari Sengketa dan Mafia Tanah

Berita Terbaru