Temui Menteri, Wabup Sidoarjo Gaungkan Jenggala dan Stabilitas Politik

- Redaksi

Rabu, 29 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wabup Sidoarjo bertemu Menteri Kebudayaan di Jakarta, Senin (27/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)
Meta description: Wabup Sidoarjo dorong

Wabup Sidoarjo bertemu Menteri Kebudayaan di Jakarta, Senin (27/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id) Meta description: Wabup Sidoarjo dorong

SIDOARJO, RadarBangsa.co.id – Upaya menghidupkan kembali warisan budaya Jenggala mengemuka dalam pertemuan Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, dengan Menteri Kebudayaan di Jakarta, Senin (27/4/2026). Agenda ini menyoroti akar sejarah Sidoarjo sekaligus relevansinya terhadap tata kelola pemerintahan modern.

Pertemuan tersebut juga melibatkan mantan Anggota DPR RI, Rahmat Muhajirin, dengan fokus pada pelestarian budaya serta penguatan identitas daerah berbasis nilai sejarah.

Dalam pertemuan itu, Mimik menegaskan bahwa Sidoarjo memiliki keterkaitan kuat dengan Kerajaan Jenggala yang berdiri pada 1042 M oleh Raja Airlangga. Kerajaan tersebut lahir dari pembagian kekuasaan guna menghindari konflik dengan Panjalu.

Menurutnya, nilai historis tersebut tidak sekadar menjadi catatan masa lalu, melainkan relevan untuk menjawab dinamika politik dan pemerintahan saat ini. Ia menyoroti pentingnya pembagian peran dalam birokrasi agar tidak memicu konflik internal.

Rahmat Muhajirin menambahkan, kekayaan budaya Jenggala perlu diangkat kembali sebagai identitas khas Sidoarjo. Tradisi seperti jaranan, wayang, hingga budaya pesisir dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan dan diperkenalkan secara luas.

Ia juga menyinggung bahwa meski peninggalan fisik Kerajaan Jenggala terbatas, jejak historisnya masih hidup dalam tradisi masyarakat, termasuk penggunaan nama “Jenggolo” yang masih melekat hingga kini.

“Kita ingin budaya Sidoarjo tidak hanya hidup, tetapi berkembang dan dikenal luas,” ujar Rahmat Muhajirin.

Sementara itu, Mimik menegaskan, “Saya ingin menghentikan konflik. Prinsipnya berbagi peran untuk kepentingan rakyat.”

Langkah ini dinilai strategis karena tidak hanya mengangkat budaya lokal, tetapi juga berpotensi meredam ketegangan politik di tingkat daerah. Pendekatan berbasis sejarah dinilai mampu menjadi landasan harmonisasi pemerintahan.

Selain itu, kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah membuka peluang program konkret dalam pelestarian budaya sekaligus penguatan identitas Sidoarjo di tingkat nasional.

Mimik memastikan hasil pertemuan akan ditindaklanjuti dalam bentuk kerja sama program dengan Kementerian Kebudayaan. “Pelestarian ini butuh sinergi pusat dan daerah agar warisan Jenggala benar-benar hidup kembali,” pungkasnya.

Lainnya:

Penulis : Rino

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Sempat Dicurhati Ojol, DPD RI Lia Istifhama Syukuri Langkah Cepat Prabowo Pangkas Potongan Aplikasi
Gebrakan PKB Lamongan, Kantor Fraksi Resmi Dibuka untuk Warga, Keluhan Ditangani Langsung
Gebrakan Baru PKB Sidoarjo: Kantor Dpc Dibuka Tiap Jumat, Aduan Warga Ditampung Langsung
Digital Melesat, Literasi Tertinggal? DPD RILia Istifhama Ingatkan Bahaya Serius
Jangan Jadi Penonton, Anggota DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama Minta Perempuan Kuasai Ruang Digital
Politisi Muda Lia Istifhama: Perempuan Kunci Literasi, Penentu Masa Depan Indonesia 2045
Guntur Wahono Turun ke Blitar, Ajak Generasi Muda Bentengi Diri dengan Nilai-Nilai Pancasila
Duta Parlemen Muda Disorot, Anggota DPD RI Lia Istifhama Tekankan Demokrasi Sehat

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:42 WIB

Sempat Dicurhati Ojol, DPD RI Lia Istifhama Syukuri Langkah Cepat Prabowo Pangkas Potongan Aplikasi

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:03 WIB

Gebrakan PKB Lamongan, Kantor Fraksi Resmi Dibuka untuk Warga, Keluhan Ditangani Langsung

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:46 WIB

Gebrakan Baru PKB Sidoarjo: Kantor Dpc Dibuka Tiap Jumat, Aduan Warga Ditampung Langsung

Jumat, 1 Mei 2026 - 06:32 WIB

Digital Melesat, Literasi Tertinggal? DPD RILia Istifhama Ingatkan Bahaya Serius

Kamis, 30 April 2026 - 19:28 WIB

Jangan Jadi Penonton, Anggota DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama Minta Perempuan Kuasai Ruang Digital

Berita Terbaru